Yuichi Komano, Bek yang Awet Bersama Sanfrecce Hiroshima dan Jubilo Iwata

12 Juli 2021, 21:25 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Legenda timnas Jepang, Yuichi Komano, saat membela Jubilo Iwata di J.League.
Legenda timnas Jepang, Yuichi Komano, saat membela Jubilo Iwata di J.League. /(© J.LEAGUE - all rights reserved)

SKOR.id - Yuichi Komano adalah pemain yang di J.League identik dengan dua klub kasta teratas Liga Jepang, Sanfrecce Hiroshima dan Jubilo Iwata.

Sebab, Sanfrecce Hiroshima dan Jubilo Iwata merupakan klub Liga Jepang yang sama-sama sewindu dibela Yuichi Komano.

Bakat Yuichi Komano sudah terpantau sejak masih berada di sekolah menengah pertama, dia menjalani sejumlah trial dari klub J.League.

Dia diundang untuk uji coba dari beberapa klub Jepang termasuk Gamba Osaka, JEF United Ichihara, Sanfrecce Hiroshima, dan tim sekolah menengah lokal Hatsushiba Hashimoto.

Namun, Yuichi Komano memutuskan untuk bergabung dengan tim muda Sanfrecce Hiroshima dan masuk ke SMA Yoshida di Hiroshima.

Lalu masuk level senior, Komano telah menjadi bek kanan pilihan pertama untuk Sanfrecce Hiroshima sejak 2001.

Sayang, sejumlah cedera dan sakit mendera Yuichi Komano. Dia mengalami cedera ligamen lutut kiri pada pertandingan melawan Yokohama FC pada 16 Agustus 2003.

Saat berada di rumah sakit, ia menderita trombosis vena. Karena itu, Yuichi Komano absen hingga April 2004.

Kemudian, ia mengalami patah tulang selangka kiri dalam pertandingan Olimpiade melawan Ghana pada Agustus 2004.

Pada September tahun yang sama, ia juga menderita masalah uveitis yang mungkin menyebabkan kebutaan.

Namun selepas semua itu, Yuichi Komano pindah ke Júbilo Iwata untuk musim 2008 setelah Sanfrecce Hiroshima terdegradasi ke J2 League.

Komano bermain sebagai bek kanan reguler dan memainkan 34 pertandingan setiap musim hingga 2013, kecuali musim 2010 karena cedera.

Sayangnya, Júbilo Iwata terdegradasi dari J1 League ke J2 League pada akhir musim 2014.

Dia memainkan banyak pertandingan dalam dua musim di J2 League lalu antar, Júbilo Iwata kembali ke J1 League akhir musim 2015.

Jika saat bersama Sanfrecce Hiroshima selama delapan musim nirgelar, beda dengan saat bermain untuk Jubilo Iwata.

Dia jadi bagian juara saat Jubilo Iwata memenangi J.League Cup 2011 dan itu satu-satunya gelar domestik Yuichi Komano dengan klub ini.

Memasuki 2016, Komano pindah ke FC Tokyo. Tetapi, dia hampir tidak bisa bermain di pertandingan karena ada pemain muda potensial Ryoya Ogawa.

Pada Juli 2016, Komano pindah ke Avispa Fukuoka. Meski telah memainkan banyak pertandingan dengan klub ini, Avispa finis di posisi terbawah pada musim 2016.

Yuichi Komano, legenda timnas Jepang, saat membela Jubilo Iwata di J.League.
Yuichi Komano, legenda timnas Jepang, saat membela Jubilo Iwata di J.League. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Avispa Fukuoka pun terdegradasi ke J2 League. Dia bermain sebagai pemain reguler pada 2017, hanya kesempatannya untuk bermain menurun per 2018.

Yuichi Komano meninggalkan klub pada akhir musim 2018. Pada 2019, Yuichi Komano menandatangani kontrak dengan klub Japan Football League, FC Imabari.

Untuk prestasinya bersama tim nasional, pada Juni 2001, Komano terpilih sebagai bagian dari skuad Jepang U-20 untuk Piala Dunia U-20 2001.

Di turnamen ini, ia bermain penuh waktu untuk semua pertandingan sebagai gelandang kiri dan bek kiri. Agustus 2004, ia jadi bagian Jepang U-23 di Olimpiade 2004.

Komano memainkan 2 pertandingan sebagai bek kiri dan gelandang kiri.

Yuichi Komano membuat debut internasional penuh untuk tim nasional Jepang pada 3 Agustus 2005 dalam pertandingan EAFF East Asian Cup 2005 melawan Cina.

Dia adalah anggota Jepang untuk putaran final Piala Dunia 2006 sebagai cadangan untuk bek pilihan pertama Akira Kaji.

Karena cedera Kaji, Yuichi Komano bermain di pertandingan pembuka Jepang melawan Australia. Dia juga anggota dan main semua laga di putaran final Piala Asia 2007.

Pada 29 Juni 2010, Komano gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti melawan Paraguay saat Jepang kalah 3-5 di putaran kedua Piala Dunia 2010.

Yuichi Komano mencetak gol internasional pertamanya dalam pertandingan persahabatan Jepang melawan Tajikistan pada 11 Oktober 2011 di Stadion Nagai.

Selama membela timnas Jepang, Yuichi Komano memainkan 78 pertandingan dan mencetak satu gol hingga 2013.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita J.League Lainnya:

Pemain-Pemain Terbaik dalam Sejarah J1 League: 6 Pemilik Rekor

Liga 1 Indonesia Bisa Tiru J.League dalam Menggelar Kompetisi saat Pandemi Covid-19

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Bola Internasional

Jumat, 19 Februari 2021

Profil Klub Meiji Yasuda J1 League 2021: Sanfrecce Hiroshima

Berikut ini adalah profil klub Meiji Yasuda J1 League 2021, Sanfrecce Hiroshima.

Bola Internasional

Minggu, 28 Februari 2021

Tonton Gratis J2 League: Ryukyu FC vs Jubilo Iwata - Duel Pemain Thailand vs Legenda Jepang

Laga Meiji Yasuda J2 League, Ryukyu FC vs Jubilo Iwata, bisa disaksikan langsung secara gratis.

Bola Internasional

Minggu, 11 April 2021

Pemberi Kekalahan Perdana Sanfrecce Hiroshima Musim Ini Mengaku Bahagia

Bek Shonan Bellmare, Satoshi Tanaka, mengaku bahagia bisa membawa timnya menang lawang Sanfrecce Hiroshima.

Bola Internasional

Sabtu, 29 Mei 2021

Tonton Gratis Sekarang! J2 League: Jubilo Iwata vs Zweigen Kanazawa - Demi Tiket Promosi

Berikut ini adalah siaran langsung ;aga Jubilo Iwata vs Zweigen Kanazawa di Meiji Yasuda J2 League.

Terbaru

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Klasemen Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Prancis dan Argentina Juru Kunci

Berikut ini adalah klasemen cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X