Wonderkid: Marcos Antonio, Berlian Mentah Baru Brasil yang Sedang Diasah Shakhtar

19 Oktober 2020, 08:30 WIB
Penulis: Dini Wulandari
Editor: Dini Wulandari
Cover Wonderkid Marcos Antonio /Grafis Yusuf/Skor.id

  • Gelandang muda Shakhtar Donetsk, Marcos Antonio menjadi pemain terbaik di laga kontra Wolfsburg musim lalu.
  • Marcos Antonio memperlihatkan keahliannya sebagai calon pengumpan jitu di masa depan.
  • Shakhtar sedang menempa dan mengasah sang gelandang agar harganya bisa menjulang.

SKOR.id - Sukses Shakhtar Donetsk melaju ke semifinal Liga Europa 2019-2020 mencuatkan beberapa pemain, salah satunya adalah Marcos Alonso.

Remaja asal Brasil itu tampil mengesankan dan dinobatkan sebagai pemain terbaik saat Shakhtar mengandaskan Wolfsburg VfL di leg pertama 16 besar Liga Europa.

Di laga yang digelar sebelum jeda kompetisi akibat pandemi Covid-19 itu, Antonio menyumbang satu gol dalam kemenangan 2-1 timnya atas wakil dari Jerman tersebut.

Bukan hanya itu, di usianya yang baru 19 tahun, pemain mungil itu mampu menjadi konduktor permainan Shakhtar.

Kekuatan terbesar Antonio adalah passing-nya. Melawan Wolfsburg, pemain dengan tinggi 166 cm dan berat 63 kg tersebut melepaskan 65 operan dengan akurasi mencapai 94,5 persen.

Catatan tersebut merupakan yang tertinggi di antara rekan setimnya yang lain. Tak pelak, sejak saat itu nama Marcos Antonio mulai menjadi perbincangan, terutama di bursa transfer.

Namun, Shakhtar bergerak cepat. Pada 4 agustus 2020, klub raksasa Ukraina itu langsung memagari sang gelandang dengan kontrak baru hingga 2025.

Untuk saat ini, nilai pasaran pemain kelahiran Bahia itu memang belum menembus dua digit, tapi Shakhtar punya keyakinan asetnya akan melonjak dalam beberapa tahun ke depan.

Marcos Antonio dinilai sebagai berlian mentah yang akan ditempa dan diasah Shakhtar hingga harganya menjulang seperti para pendahulunya yang asal Brasil.

Sebut saja Fred, Alex Teixera, Fernandinho, Willian, dan Douglas Costa, yang masih menempati lima besar rekor penjualan klub berjulukan Hirnyky tersebut.

Para pemain Shakhtar Donetsk merayakan gol ke gawang FC Basel pada perempat final Liga Europa, di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Selasa (11/8/2020).
Para pemain Shakhtar Donetsk merayakan gol ke gawang FC Basel pada perempat final Liga Europa, di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Selasa (11/8/2020). (Twitter Shakhtar Donetsk)

Dari pelepasan lima pemain itu saja, Shakhtar berhasil mengantongi hingga 214 juta euro (sekitar Rp3,7 triliun), padahal mereka hanya mengeluarkan total 50,8 juta euro saat mendatangkan para pemain tersebut.

Di luar aspek investasi, Shakhtar dan pesepak bola asal Brasil memang telah terjalin hubungan unik yang berlangsung hampir 15 tahun terakhir.

Simbiosis mutualisme antara Shakhtar dan pesepak bola Brasil telah membuahkan banyak hasil, bukan hanya materi tapi juga prestasi.

Shakhtar seolah menjadi kawah candradimuka bagi para anak-anak muda asal Amerika Selatan. Mereka berkesempatan mengasah permainan agar menjadi pusat perhatian sambil mencicipi kompetisi bergengsi Eropa, seperti Liga Europa atau Liga Champions.

Musim ini saja ada 13 pemain asal Brasil yang mengisi skuat Shakhtar asuhan pelatih berkebangsaan Portugal, Luis Castro. Antonio sendiri merupakan pemain ke-31 yang direkrut Shakhtar.

Bersama Castro lah, Antonio mendapatkan banyak kesempatan tampil dibandingkan saat Shakhtar masih ditukangi Paulo Fonseca.

Sejak didatangkan dari klub divisi dua Liga Portugal, Estoril FC, pada Februari 2019, Antonio jarang dimainkan sebagai starter. Total hingga akhir musim hanya ada 9 laga yang dikumpulkannya.

Suka Casemiro dan Coutinho

Antonio telah menjadi sorotan para pengintai dan pakar sepak bola muda setelah tampil mengesankan di Piala Dunia U-17, saat Brasil menempati posisi ketiga pada 2017.

Produk akademi Club Athletico Paranaense ini paling nyaman bermain sebagai gelandang bertahan, berada di depan empat bek. Namun, ia sama mahirnya dalam menembus garis dan tampil di area penalti lawan.

"Saya suka penampilan Casemiro dan (Philippe) Coutinho. Operan mereka luar biasa, tembakan hebat, kecepatan dan kemampuan mencetak gol adalah atribut terbaik dari pemain mana pun," katanya Antonio saat ditanya pemain mana yang menjadi rujukan permainannya.

Mungkin memilih dua pemain yang sangat berbeda dengan sempurna merangkum kualitas yang ada pada permainan Antonio.

Pemain bernomor punggung 8 ini pengumpan metronomik saat menguasai bola, ia jarang mencoba sesuatu yang terlalu sulit saat menguasai bola.

Sebaliknya dengan tubuh mungilnya, Antonio memiliki kecepatan terutama kala menerima bola lalu melepaskannya ke rekan satu tim. Kualitas ini yang membuatnya paling menonjol dibanding gelandang muda di usia yang sama.

Permainan dan postur Antonio bahkan kadang disebut menyerupai Andres Iniesta, gelandang brilian Spanyol. Seperti Iniesta, Antonio selalu terlihat berada di tempat yang tepat dan mengumpan dengan sangat akurat.

Permainan menekan Antonio juga mengesankan penonton. Fonseca bahkan sempat memintanya mengisi peran sebagai striker sentral meski hanya sebentar.

Antonio diperintahkan Fonseca berdiri di tepi area penalti ketika pihak lawan tampak bermain jauh ke belakang. Dia kemudian akan turun kembali jika tidak bisa mengambil bola.

Setelah musim lalu tampil dalam 31 pertandingan Shakhtar dan mengoleksi tiga gol plus dua assist, kemampuan Antonio kian menjanjikan musim ini.

Liga Ukraina baru berjalan lima pekan, Antonio sudah mencetak satu gol dan dua assist dan berperan dalam keberadaan Shakhtar di posisi ketiga klasemen sementara.

Profil singkat Marcos Antonio

Nama lengkap: Marcos Antonio Silva Santos
Lahir: Pocoes, Brasil, 13 Juni 2000
Posisi: gelandang tengah, gelandang serang
Karier:

Estoril (2018)
Shakhtar Donetsk (2019-...)

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Wonderkid lainnya:

Wonderkid: Pedri, Penggemar Iniesta yang Memilki DNA Barcelona

Wonderkid: Aaron Hickey, Remaja Skotlandia dengan Segudang Talenta

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga Inggris

Senin, 21 September 2020

Wonderkid: Eric Garcia, Remaja Karismatik yang Tua Sebelum Waktunya

Bek muda Manchester City, Eric Garcia Martret, memiliki karisma luar biasa selain skill tinggi. Tak heran Barcelona meminatinya.

Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2020

Wonderkid Borussia Dortmund Bisa Torehkan Sejarah di Liga Champions

Striker belia Borussia Dortmund, Youssoufa Moukoko , berpeluang cetak sejarah di Liga Champions.

Bola Internasional

Kamis, 15 Oktober 2020

Wonderkid Malaysia Cetak Gol Kemenangan di Belgia

Wonderkid Malaysia ini baru saja membuat gol kemenangan bagi timnya pada kompetisi U-21 di Belgia.

Terbaru

Liga Italia

Sabtu, 31 Oktober 2020

Cristiano Ronaldo Kirim Ucapan Ultah Tak Biasa kepada Diego Maradona

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo mengirimi ucapan selamat ulang tahun (ultah) yang lucu kepada Diego Maradona.

Liga Inggris

Sabtu, 31 Oktober 2020

Link Live Streaming Sheffield United vs Manchester City di Liga Inggris

Link live streaming pertandingan Liga Inggris: Sheffield United vs Manchester City.

Liga Inggris

Sabtu, 31 Oktober 2020

Kontra Newcastle, Serangan Everton Terancam Berantakan Tanpa James dan Richarlison

Serangan Everton terancam berantakan saat melawan Newcastle United menyusul cedera yang dialami James Rodriguez dan skorsing Richarlison.

Liga Spanyol

Sabtu, 31 Oktober 2020

Link Live Streaming Alaves vs Barcelona di Liga Spanyol

Laga Liga Spanyol antara Alaves dan Barcelona bisa disaksikan secara langsung melalui live streaming BeIN Sports.

Liga Spanyol

Sabtu, 31 Oktober 2020

Real Madrid vs Huesca: Zinedine Zidane Enggan Remehkan Tim Promosi

Zidane Zidane enggan menganggap enteng Huesca yang akan menjadi lawan Real Madrid malam nanti.

Liga Champions

Sabtu, 31 Oktober 2020

Impian Besar Gelandang Sassuolo: Tampil di Liga Champions

Manuel Locatelli memiliki harapan besar untuk bisa tampil di ajang Liga Champions.

Bola Internasional

Sabtu, 31 Oktober 2020

Legenda Sepak Bola Prancis Sarankan Kylian Mbappe Gabung Real Madrid

Robert Pires menilai karier Kylian Mbappe akan semakin bersinar jika bergabung dengan Real Madrid.

Liga Inggris

Sabtu, 31 Oktober 2020

Rapor Edouard Mendy: Pemain Terbaik di Tengah Tidak Konsistennya Chelsea

Edouard Mendy makin menunjukkan kualitas diri sebagai rekrutan anyar Chelsea musim 2020-2021.

Liga Italia

Sabtu, 31 Oktober 2020

Link Live Streaming Liga Italia: Inter Milan vs Parma

Inter Milan berusaha mencuri poin penuh dari Parma dalam duel Liga Italia, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB.

Liga Inggris

Sabtu, 31 Oktober 2020

Jose Mourinho: Sosok Gareth Bale pada 2020 Berbeda dengan 2013

Jose Mourinho melihat sisi lain dari gelombang kritik terhadap salah satu pemain asuhannya, Gareth Bale.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X