Walau Masih Sedih, Jack Grealish Sempat Memberikan Sepatu kepada Fans Cilik

12 Juli 2021, 22:35 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Jack Grealish (kiri) dan Bukayo Saka tampak kecewa setelah kekalahan dari Italia dalam final Euro 2020, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Jack Grealish (kiri) dan Bukayo Saka tampak kecewa setelah kekalahan dari Italia dalam final Euro 2020, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. /(Twitter Actu Foot)

  • Jack Grealish memberikan sepatu kepada fans cilik meski dalam kekecewaan setelah Inggris kalah dari Italia, Senin (12/7/2021).
  • Jack Grealish dikritik karena seharusnya dia yang maju mengeksekusi penalti.
  • Bintang Aston Villa ini menyanggah dengan mengatakan bahwa dia siap tapi pelatih yang memutuskan.

SKOR.id - Jack Grealish memperlihatkan bahwa masa depan sangat penting, bahkan untuk seorang anak yang menantinya di tribune Stadion Wembley.

Momen itu terlihat ketika dirinya dengan senang hati memberikan sepatunya kepada fans cilik di tribune, setelah final euro 2020 berakhir, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Saat itu, Jack Grealish meninggalkan lapangan setelah semuanya berakhir dan dia berjalan menaiki anak tangga di tribune penonton.

Di sanalahlah dia bertemu dengan fans tersebut dan memberikan sepatu berwarna hijau cerah kepadanya.

Aksi Jack Grealish ini pun mendapatkan banyak pujian dari para warganet. Dalam salah satu video tersebut disebutkan "Ini akan menjadi momen yang akan selalu diingat olehnya (fans cilik)."

Fans kecil itu pun tambah bahagia dengan kemurahan hati Jack Grealish yang memberikan sepatu kepadanya. Tampak dirinya tidak menyangka mendapatkan kejutan tersebut dari bintang Aston Villa itu.

Video itu sendiri beredar setelah keramaian yang terjadi tentang penilaian bahwa Jack Grealish menolak untuk mengambil penalti dalam adu penalti lawan Italia.

Bintang timnas Inggris dan Aston Villa, Jack Grealish, memang tidak terima ketika dirinya disebut tidak mau mengeksekusi penalti.

Melalui media sosial twitter, Jack Grealish memberikan respons terkait penilaian yang menyatakan dia menolak saat pelatih timnas Inggris memintanya untuk menjadi penembak penalti.

Jack Grealish salah satu yang mendapat kritik dari suporter maupun dari pundit sepak bola Inggris.

Seperti diketahui, The Three Lions mengalami kekalahan dari Italia dalam adu penalti final Euro 2020.

Dalam adu penalti tersebut, pemain yang lebih senior seperti Jack Grealish dan Raheem Sterling tidak menjadi eksekutor melainkan pemain belia yaitu Bukayo Saka.

Situasi tersebut yang membuat Jack Grealish kemudian mendapat kritikan di media sosial. Namun, rupanya bintang 25 tahun tersebut tidak terima dan mencoba meluruskan penilaian tersebut.

Aksi Jack Grealish (tengah) dalam laga Inggris vs Denmark di Euro 2020, Kamis (8/7/2021).
Aksi Jack Grealish (tengah) dalam laga Inggris vs Denmark di Euro 2020, Kamis (8/7/2021).

"Saya mengatakan bahwa saya mau mengambil penalti! Pelatih telah membuat keputusan yang selalu tepat sepanjang Euro 2020 ini, begitupun malam ini. Namun, saya tidak ingin orang mengatakan saya tidak mau mengambil penalti karena sebenarnya saya siap melakukannya"

Pernyataan Jack Grealish tersebut sebagai bantahan atau jawaban terkait kalima yang mengatakan "Jika saya adalah Jack Grealish dan Raheem Sterling, saya tidak akan duduk saja sementara seorang anak yang lebih muda (Bukayo Saka) yang melakukannya."

Sejumlah kritik memang bermunculan di media sosial, termasuk dari sejumlah mantan pemain terkenal seperti Roy Keane yang menjadi pundit untuk salah satu televisi.

Pesan tersebut sekaligus untuk Roy Keane, mantan bintang Manchester United dan pemain timnas Republik Irlandia, menyampaikan melalui ITV bahwa Jack Grealish yang seharusnya mengambil penalti ketimbang Bukayo Saka.

Pernyataan Jack Grealish membuatnya menjadi pemain timnas Inggris yang memberikan respons terhadap sejumlah kritik yang muncul setelah kegagalan The Three Lions.

Beberapa media sosial kemudian juga mengunggah momen proses Gareth Southgate menentukan siapa yang menembak penalti.

Dan, terlihat bahwa Gareth Southgate memang memilih Jadon Sancho dan Bukayo Saka ketimbang Jack Grealish.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Piala Eropa lainnya:

6 Momen Paling Menyentuh di Euro 2020

Italia Juara Euro 2020, Leonardo Bonucci Langsung Tenggak Coca-Cola dan Bir Saat Jumpa Pers

  • Sumber: Twitter
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Melalui Instagram, Cristiano Ronaldo Ucapkan Terima Kasih atas Gelar Top Skor Euro 2020

    Cristiano Ronaldo membagi kebahagiannya melalui instagram untuk gelar top scorer yang baru dia raih di Euro 2020.

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Gagal Penalti di Final Euro 2020, Mural Marcus Rashford Dirusak

    Sebuah mural wajah Marcus Rashford dirusak setelah sang pemain gagal mengeksekusi penalti di final Euro 2020.

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Hampir Juara di Euro 2020, Gareth Southgate Ingin Bawa Inggris ke Piala Dunia 2022

    Gareth Southgate berambisi membawa Inggris tampil di Piala Dunia 2022 setelah Euro 2020 berakhir.

    Terbaru

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

    Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

    Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

    Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

    Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

    Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

    Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

    Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

    Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

    Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Klasemen Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Prancis dan Argentina Juru Kunci

    Berikut ini adalah klasemen cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X