Timnas Indonesia Disebut Dua Kali, saat FIFA Tulis Sejarah Sepak Bola Kamboja

4 Mei 2021, 07:50 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Suporter timnas Kamboja saat memberikan dukungan kepada skuad kebanggaan negeri mereka. /FIFA.com

SKOR.id - Kamboja salah satu negara lemah kekuatan sepak bolanya di Asia, tetapi FIFA mengulas sejarah panjangnya dan "ada" timnas Indonesia di dalamnya.

Perkembangan sepak bola semakin pesat dengan dukungan kuat dari FIFA Forward dan olarhara ini tentu saja yang paling populer di Kamboja.

Dari 25 provinsi di negara tropis yang terletak di bagian selatan semenanjung Indochina, permainan ini dimainkan oleh orang-orang dari semua tingkatan umur dan dari semua lapisan masyarakat.

Sepak bola berakar saat pemukim Prancis pertama kali membawa permainan ini ke Kamboja pada awal abad ke-20.

Faktanya, popularitas permainan itu tumbuh begitu cepat sehingga badan pengatur sepak bola negara itu, Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC) mulai dibentuk pada 1933.

Mereka berafiliasi dengan FIFA per 1953 sebelum bergabung dengan AFC empat tahun kemudian.

Namun, tim nasional Kamboja belum dibentuk sampai negara itu memperoleh kemerdekaan pada 1953 setelah berakhirnya penjajahan Prancis.

Timnas Kamboja, yang dijuluki Kouprey, memainkan pertandingan internasional pertama mereka melawan Malaysia pada 1956, di mana mereka kalah 2-9 di Kuala Lumpur.

Olahraga ini mendapatkan momentum di Kamboja selama Pemerintahan Raja Norodom Sihanouk pada 1960-an.

Dikenal sebagai raja pencinta olahraga di Kamboja, dia dinobatkan sebagai Cheat Preah Beidha Keila atau Bapak Olahraga Nasional.

Dengan dukungan kerajaan, generasi emas Kouprey muncul. Dipelopori oleh striker andalan Doeur Sokhom, timnas Kamboja mengguncang tatanan tradisional di Piala Asia 1972 dengan finis di posisi keempat.

Logo Federasi Sepak Bola Kamboja.
Logo Federasi Sepak Bola Kamboja. Ffcambodia.com

Dalam prosesnya, Sokhom mencetak empat gol, termasuk membuka skor dalam kemenangan 4-0 atas Kuwait saat Kamboja tampil mengesankan dalam debut kontinental mereka.

Timnas Kamboja melanjutkan untuk mencicipi kesuksesan internasional perdana dengan mengangkat trofi di Piala Presiden 1973.

Meskipun kalah dari tuan rumah timnas Republik Korea (Korea Selatan) dengan skor 0-6 pada pertandingan pembuka, mereka mengalahkan tim seperti Indonesia dan Malaysia untuk melaju ke final.

Di mana, mereka bermain imbang tanpa gol melawan Myanmar untuk menyelesaikan kemenangan bersama bersama lawan mereka itu di turnamen ini.

Era keemasan tidak berlangsung lama, dengan kebangkitan Khmer Merah. Itu membuktikan periode belantara sepak bola dan bahkan Sokhom yang ikonik pun terbunuh secara tragis.

Kamboja kembali dari periode yang lama di padang gurun internasional dengan kampanye Kualifikasi Piala Dunia pertama mereka pada 1995.

Mereka berhasil meraih satu poin dalam perjalanan ke Prancis untuk Piala Dunia 1998 meskipun mereka gagal melaju melampaui putaran pertama.

Logo Liga Kamboja dan bola resmi Cambodian League.
Logo Liga Kamboja dan bola resmi Cambodian League. (Facebook.com/officialcambodianleague2005)

Hok Sochetra, pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa negara itu dengan 20 gol, tepat sasaran saat mereka menahan imbang timnas Indonesia dengan skor 1-1.

Terobosan akhirnya datang di Kualifikasi Piala Dunia 2018 ketika timnas Kamboja mencapai putaran kedua setelah mengalahkan Makau melalui dua leg.

Itu membuktikan bukan kebetulan dan timnas Kamboja mengulangi prestasi itu di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan kemenangan agregat putaran pertama melawan Pakistan untuk lolos ke putaran kedua.

Dengan semangat untuk bermain kembali di seluruh negeri, perkembangan sepak bola telah meningkat pesat selama beberapa tahun terakhir.

Yang lebih menonjol adalah apa yang telah dicapai FFC di tingkat infrastruktur dan pendidikan.

Dengan dukungan kuat dari FIFA Forward, serangkaian lapangan sepak bola tingkat modern sedang dibangun dengan fasilitas yang diperlukan.

Logo FIFA di depan kantor pusatnya di Zurich, Swiss.
Logo FIFA di depan kantor pusatnya di Zurich, Swiss. (Ben Sutherland/CC BY 2.0)

Sementara itu, akademi muda didirikan di seluruh provinsi dan program pendidikan serta seminar untuk pelatih, ofisial pertandingan, serta administrator, adalah hal biasa.

"FIFA Forward telah memainkan peran besar dalam pekerjaan pengembangan kami," kata Sekretaris Jenderal FFC Keo Sareth kepada FIFA.com.

"Salah satu pilar dari fokus kami adalah peningkatan lapangan yang layak dan aman di seluruh negara kami," tuturnya.

"Dengan infrastruktur dan fasilitas yang lebih baik, kami berharap dapat mencapai semifinal di SEA Games 2023 saat kami bermain sebagai tuan rumah."

Menurut Keo Sareth, ini adalah rencana strategis mereka bernama Road 2023.

"Untuk memenuhi ambisi kami, Federasi Sepak Bola Kamboja ingin memanfaatkan bantuan FIFA Forward untuk mensinergikan sumber daya guna menyelesaikan pekerjaan konstruksi," ujarnya.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

 

Berita Sepak Bola Kamboja lainnya:

Intip Lawan Bali United di Piala AFC 2021: Boeung Ket FC, Diperkuat Messi dari Kamboja

Klub Liga Kamboja Resmi Kontrak Striker Alumni Premier League

  • Sumber: fifa.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Senin, 8 Maret 2021

    Liga Kamboja 2021 Mulai, Tim Tanpa Pemain Asing Pesta

    Juara bertahan tersungkur pada laga pekan pertama Liga Kamboja 2021 yang dimulai dua hari pada akhir pekan lalu

    Dunia

    Jumat, 26 Maret 2021

    Timnas Kamboja Pisah dengan Pelatih ''Pemberi'' Rekor di SEA Games

    Timnas Kamboja berpisah dengan pelatih kepala mereka asal Argentina, Felix Dalmas yang pernah memberi rekor bagus di SEA Games 2019.

    Dunia

    Kamis, 1 April 2021

    Pendiri Klub Elite Liga Kamboja Ikut Beli Rumah Sakit Khusus Covid-19

    Pendiri Phnom Penh Crown, klub elite Liga Kamboja, mendonasikan dana besar untuk pembelian rumah sakit khusus Covid-19.

    Dunia

    Kamis, 8 April 2021

    Tinggalkan Liga Spanyol, Striker Negeri Matador Ini Sementara Berkuasa Kamboja

    Miguel Ángel Junco Martínez alias Mika yang lama berkiprah di Liga Spanyol meninggalkan Eropa per 2021 dan meneruskan karier di Liga Kamboja.

    Terbaru

    Dunia

    Senin, 17 Mei 2021

    Roberto Mancini Perpanjang Kontrak hingga 2026, FIGC Berharap Italia Juara Piala Eropa dan Piala Dunia

    Roberto Mancini telah memperpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Italia.

    Dunia

    Senin, 17 Mei 2021

    Yasuyuki Konno, Andalan Timnas Jepang yang ''Penting'' Bagi FC Tokyo dan Gamba Osaka di J.League

    Yasuyuki Konno bisa dikatakan identik dengan FC Tokyo, tetapi juga "dekat" Gamba Osaka di J.League dan dia andalan timnas Jepang

    Dunia

    Senin, 17 Mei 2021

    Pelatih Timnas Malaysia Tak Mau Pikirkan Efek dari Mundurnya Korea Utara

    Pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, tak mau terlalu memikirkan dampak mundurnya Korea Utara dari Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Dunia

    Senin, 17 Mei 2021

    VIDEO: Momen Berkesan David Beckham di Piala Dunia

    David Beckham meninggalkan kenangan berkesan selama tiga kali tampil di Piala Dunia berbeda.

    Dunia

    Senin, 17 Mei 2021

    VIDEO: Gol-gol Romelu Lukaku di Piala Dunia

    Romelu Lukaku menyumbang lima gol dalam dua edisi terakhir Piala Dunia.

    Dunia

    Minggu, 16 Mei 2021

    VIDEO: Perjalanan Zidane di Piala Dunia, Juara hingga Tandukan

    Berikut ini video lika-liku perjalanan Zinedine Zidane di Piala Dunia.

    Dunia

    Sabtu, 15 Mei 2021

    Pelatih Timnas Swedia Umumkan Zlatan Ibrahimovic Tidak Dapat Tampil di Piala Eropa 2021

    Cedera yang dialami Zlatan Ibrahimovic membuatnya harus melupakan tampil di Piala Eropa 2020 (2021).

    Dunia

    Sabtu, 15 Mei 2021

    Eks Pemain Asing PSM Makassar Sukses Antarkan Timnya Raih Double Winner di Lebanon

    Kesuksesan menghampiri mantan pemain asing PSM Makassar, Hussein El Dor, bersama tim barunya di Lebanon.

    Dunia

    Sabtu, 15 Mei 2021

    Diabaikan Prancis, Aymeric Laporte Akhirnya Resmi Diizinkan Membela Timnas Spanyol

    Bek Manchester City, Aymeric Laporte, akan diperbolehkan untuk memperkuat timnas Spanyol.

    Dunia

    Jumat, 14 Mei 2021

    ''Saudara'' PSPS Riau Terancam Kena Hukuman dari Operator Liga Malaysia

    Kabar kurang enak menghampiri "saudara" PSPS Riau asal Liga Malaysia, Kelantan FC terkait pemain mereka yang terpapar Covid-19.

    Terpopuler

    menpora

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X