Taobao da Serra, Bukti Timpangnya Kompetisi Sepak Bola Putri di Brasil

19 November 2020, 16:00 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Pemain Taboao de Serra, Tauani Gonçalves, saat melakukan pemanasan yang terlihat masih menggunakan sepatu yang sudah rusak. /(Twitter Amanda Perobelli)

  • Baru-baru ini tim sepak bola putri Brasil, Taboao da Serra, menjadi sorotan akibat rentetan hasil buruk yang mereka terima.
  • Pasalnya Taboao da Serra mengalami rentetan kekalahan sangat menyakitkan setelah tumbang dengan hasil 0-29, 0-14, dan 0-16.
  • Dibalik kekalahan tersebut, Taboao da Serra sebagai tim sepak bola putri yang tak terlalu besar masih belum mendapatkan perlakuan yang sama dengan tim-tim putri yang lebih besar.

SKOR.id - Dibalik sorotan tim sepak bola putri Brasil yang alami rentetan kekalahan menyakitkan.

Dunia sepak bola internasional saat ini tengah dihebohkan dengan hasil pertandingan putri di Brasil.

Pasalnya tim sepak bola putri Brasil, Taboao da Serra, baru-baru ini mengalami rentetan kekalahan yang terbilang menyakitkan.

Sebab tim putri tersebut kalah dalam tiga pertandingan terakhir mereka dengan skor 0-29, 0-14, dan 0-16.

Kekalahan 0-29 mereka dapatkan dari laga kontra tim putri Sao Paulo, sementara skor 0-16 didapat dari hasil partai menghadapi Palmeiras, sedangkan satu lainnya didapat dari laga kontra tim putri lainnya.Hasil tersebut jelas menjadi suatu hal yang memalukan bagi para pemain Taboao da Serra.

Akan tetapi jika melihat apa yang mereka alami juga lawan yang mereka hadapi hal itu terhitung wajar.

Pasalnya tim sepak bola putri Taboao da Serra bertanding dengan kondisi kekurangan dukungan, tak seperti tim putri klub elit Brasil, Sao Paulo maupun Palmeiras.

Para pemainnya terkadang harus mengeluarkan modal sendiri untuk berlatih dan bahkan mereka tak mendapatkan bantuan untuk memiliki sepatu yang layak.

Suasana pertandingan tim putri Taboao da Serra menghadapi Palmeiras (kostum hijau-putih), dalam kompetisi sepak bola putri Brasil beberapa waktu lalu.
Suasana pertandingan tim putri Taboao da Serra menghadapi Palmeiras (kostum hijau-putih), dalam kompetisi sepak bola putri Brasil beberapa waktu lalu. (Twitter Murilo Dias)

Hal itu seperti yang ditunjukkan oleh fotografer asal Brasil, Amanda Perobelli, yang menunjukkan salah satu pemain Taboao, Tauano Goncalves, melakukan pemanasan sebelum laga menggunakan sepatu yang sudah rusak.

"Kami kekurangan bantuan, bahkan untuk sepatu saja kami tak mendapatkan apa-apa," ujar gelandang Taboao, Alieni Baciega Roschel.

"Semua pemain harus mengeluarkan uang pribadi mereka untuk membeli perlengkapannya sendiri, bahkan mereka harus mengeluarkan dana pribadi untuk pergi berlatih setiap hari," ucapnya.

Diungkapkan Roschel rekan-rekannya banyak yang harus menjalani perjalanan jauh hanya untuk datang berlatih tiap harinya.

Namun hal tersebut tak menurunkan semangat para pemain Taboao da Serra.

Belum lagi dengan cemoohan bernada seksis yang terlontar terutama pasca mereka mengalami kekalahan seperti yang diungkapkan kapten Taboao da Serra, Lohane Ferreira.

"Banyak yang bilang seluruh anggota tim kami seperti terjangkit Covid-19, atau bahkan ada yang bilang kami tak perlu membuang tenaga untuk bertanding," kata Ferreira.

"Mereka berbicara seolah sepak bola hanya untuk lelaki dan perempuan seharusnya tinggal di rumah, mengurus kebutuhan rumah, dan melayani laki-laki," tuturnya.

Memang Brasil saat ini sedang mengembangkan dunia sepak bola putri mereka.

Negara penghasil pemain-pemain sepak bola berkualitas tersebut jelas ingin ada kesetaraan gender di olahraga paling populer di negerinya.

Namun sayangnya, perbedaan perlakuan di level klub membuat perkembangan sepak bola putri Brasil tersendat.

Banyak klub-klub elit yang dituding tak mau memberikan fasilitas kepada tim putri mereka setara dengan tim putranya.

Salah satu hambatannya adalah faktor dana, klub-klub sepak bola Brasil pun saat ini terdampak pandemi Covid-19 yang berpengaruh ke finansial mereka.

Namun para pemain Taboao da Serra sedikit terbantu dengan solidaritas tim Brasil lainnya, Palmeiras.

Sebab dalam laga Taboao kontra Palmeiras yang berakhir dengan kemenangan Palmeiras 16-0, para pemain Taboao da Serra mendapatkan bantuan berupa jersey latihan. sepatu, juga sebuah buku.

Para pemain putri Taboao da Serra memamerkan bantuan yang diterima dari klub Brasil, Palmeiras.
Para pemain putri Taboao da Serra memamerkan bantuan yang diterima dari klub Brasil, Palmeiras. (Twitter Murilo Dias)

Hal itu jelas membuat semangat para pemain Taboao da Serra terus terjaga untuk bisa tetap bermain sepak bola.

Sejatinya, tim nasional putri Brasil merupakan salah satu dari sekian banyak timnas putri elit di dunia.

Namun jelas dengan kondisi ini, masa depan kompetisi putri Brasil dan timnasnya bisa saja terancam.

Taboao da Serra menjadi salah satu contoh masih perlunya peningkatan kualitas kompetisi tim putri di Brasil.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Brasil lainnya:

Hasil Uruguay vs Brasil: Cavani Kartu Merah, Tim Samba Menang 2-0

Positif Covid-19, Luis Suarez Batal Lawan Brasil dan Barcelona

  • Sumber: Antara, Reuters, Twitter
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Jumat, 13 November 2020

    Neymar Absen, Pelatih Brasil Bakal Geser Posisi Roberto Firmino

    Tite mengungkapkan ada perubahan strategi di tubuh timnya untuk dua laga kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Bola Internasional

    Sabtu, 14 November 2020

    Mario Balotelli Menuju Liga Brasil setelah 4 Bulan menjadi ''Pengangguran''

    Misteri klub anyar Mario Balotelli kini memasuki rumor baru setelah empat bulan "menganggur" tanpa klub.

    Dunia

    Sabtu, 14 November 2020

    Hasil Brasil vs Venezuela: Tim Samba Gusur Argentina dari Puncak Klasemen

    Brasil menang 1-0 atas Venezuela dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol.

    Terbaru

    Dunia

    Kamis, 4 Maret 2021

    Hasil Akhir Musim 2009-2012 dari Yokohama F. Marinos yang Signifikan dengan Slogan Mereka

    Yokohama F. Marinos prestasinya naik dari musim ke musim pada 2009 sampai 2012 utamanya di kompetisi domestik, J.League.

    Dunia

    Kamis, 4 Maret 2021

    Tanpa Karantina, Miftah Anwar Sani Langsung Ikut Latihan di Bosnia

    Miftah Anwar Sani terlihat di lapangan latihan FK Sloboda Tuzla. Tak sekadar menonton, Miftah Anwar Sani juga ikut dalam latihan.

    Dunia

    Kamis, 4 Maret 2021

    Saddil Ramdani Baru Bisa Bela Sabah FC pada Pekan Ketiga Liga Super Malaysia 2021

    Saddil Ramdani diharapkan sudah bisa bermain untuk Sabah FC pada pekan ketiga Liga Super Malaysia 2021.

    Dunia

    Kamis, 4 Maret 2021

    Akhir Pekan Ini, Liga Kamboja 2021 Mulai dan Ini Aturan untuk Penonton

    Liga Kamboja 2021 akan dimulai pada Sabtu ini dengan pertandingan pertama musim baru mempertemukan Soltilo Angkor FC dan mantan juara Phnom Penh Crown FC.

    Dunia

    Rabu, 3 Maret 2021

    Miftah Anwar Sani Resmi Tanda Tangan Kontrak Bersama FK Sloboda Tuzla, Klub Liga Bosnia-Herzegovina

    Miftah Anwar Sani, pemain asal Indonesia, resmi bergabung dengan FK Sloboda Tuzla, klub Liga Bosnia-Herzegovina.

    Dunia

    Rabu, 3 Maret 2021

    5 Gol Terbaik di Pekan Pertama Meiji Yasuda J1 League 2021

    Skor.id menyuguhkan lima gol terbaik yang tersaji pada pekan pertama J1 League 2021.

    Dunia

    Selasa, 2 Maret 2021

    Best XI Pemain yang Ayahnya Mantan Bintang: Dari Joe di Bawah Mistar hingga Eto'o di Lini Depan

    Berikut adalah anak dari mantan para pemain bintang yang ditempatkan di posisi mereka masing-masing dalam Best XI.

    Dunia

    Selasa, 2 Maret 2021

    Liga Vietnam Siap Hidup Lagi Setelah Diganggu Covid-19, Ini Jadwal Barunya

    Liga Vietnam 2021 yang sempat terhenti efek naiknya kasus Covid-19 bakal kembali bergulir bulan ini

    Dunia

    Senin, 1 Maret 2021

    Partner Andik Vermansah Resmi Jadi Pemain Naturalisasi Ketiga Malaysia

    Setelah menunggu lama, partner Andik Vermansah saat meraih Piala Malaysia 2015 resmi menjadi pemain naturalisasi terbaru Negeri Jiran.

    Dunia

    Minggu, 28 Februari 2021

    Ditangani Eks-Pelatih Persija, Klub Ini Kembali Menuju Liga Europa

    Liga Moldova 2020-2021 memasuki pekan ke-23 minggu ini dan catatan bagus diberikan eks-pelatih Persija menatap Liga Europa.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X