Starting XI Pemain Terbaik Copa America 2021, Argentina Penyumbang Terbanyak

14 Juli 2021, 14:00 WIB
Editor: Dini Wulandari
Lionel Messi (atas) bersama timnas Argentina merayakan gelar Copa America 2021.
Lionel Messi (atas) bersama timnas Argentina merayakan gelar Copa America 2021. /(Twitter Copa America)

  • CONMEBOL telah memilih starting XI pemain terbaik pada Copa America 2021.
  • Argentina menjadi tim penyumbang pemain terbanyak dengan empat pemain.
  • Sementara hanya tiga pemain Brasil yang masuk ke dalam daftar tersebut.

SKOR.id - Kompetisi Copa America 2021 telah selesai dihelat. Argentina berhasil menjadi juara turnamen sepak bola kasta teratas antarnegara Amerika Selatan tersebut.

La Albiceleste menang tipis 1-0 atas Brasil pada partai puncak kompetisi. Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak oleh Angel Di Maria.

Setelah kompetisi selesai, CONMEBOL merilis starting XI pemain terbaik di Copa America kemarin.

Kesebelas pemain yang dipilih berasal dari beberapa negara. Namun yang terbanyak tentu Argentina.

Dilansir dari situs resminya, CONMEBOL memilih 4 pemain Argentina, 3 Brasil, 1 Kolombia, 1 Peru, 1 Ekuador, dan 1 Cile ke dalam starting XI pemain terbaik.

Mereka adalah: Emiliano Martinez; Mauricio Isla, Cristian Romero, Marquinhos, Pervis Estupinan; Casemiro, Rodrigo De Paul, Yoshimar Yotn; Luis Diaz, Lionel Messi dan Neymar.

Penjaga Gawang

Emiliano Martínez (Argentina) 

Bermain enam kali, Martinez sukses melalukan empat kali penyelamatan.

Martinez juga hanya kebobolan dua gol dari enam laga yang dimainkan di Copa America 2021. Ia tercatat menyelamatkan 85,7% dari tembakan yang diterimanya.

Pemain belakang:

Mauricio Isla (Cile)

Cile memang hanya terhenti di perempat final, namun penampilan Isla layak diberi kredit.

Ia sukses melakukan 27 operan di lapangan lawan per pertandingan. Bek tersebut juga melepas 15,2 umpan di sepertiga akhir lapangan per laga.

Cristian Romero (Argentina)

Lini depan Argentina memang milik Lionel Messi. Akan tetapi lini belakang La Albiceleste adalah bagian Cristian Romero.

Romero melakukan 4,7 kali pemulihan bola per laga. Gawang Argentina tak pernah kebobolan jika ia bermain.

Marquinhos (Brasil)

Kekuatan lini belakang Brasil tak lepas dari peran Marquinhos. Salah satu kelebihan bek tengah asal PSG itu adalah duel udara.

Bagaimana tidak, Marquinhos sukses memenangkan 2,8 kali duel udara per laga.

Pervis Estupinan (Ekuador)

Estupinan menjadi salah satu pemain Ekuador yang paling disorot. Meski gagal membawa timnasnya ke semifinal, namun statistik bek kanan berusia 23 tahun itu ciamik.

Selain mampu menjadi tembok kokoh, sang pemain juga pandai membanung serangan.

Buktinya, Estupinan mampu membuat 2,4 peluang per laga, paling banyak dibanding pemain belakang lainnya.

Carlos Casemiro saat bermain untuk timnas Brasil di Copa America 2021.
Carlos Casemiro saat bermain untuk timnas Brasil di Copa America 2021. (Twitter Casemiro)

Pemain Tengah

Casemiro (Brasil)

Casemiro memenangkan 36 kali duel udara, paling banyak dibanding pemain lain. Casemiro juga membuat 8,3 kali pemulihan bola per pertandingan.

Rodrigo De Paul (Argentina)

Perbedaan De Paul dengan Lionel Messi adalah soal kreasi peluang. Pemain Atletico Madrid tersebut adalah pemberi umpan dari gol semata wayang Angel Di Maria pada laga final.

Yoshimar Yotun (Peru)

Yotun menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Peru. Yotun melakukan 63 kali pemulihan bola.

Jumlah itu menjadi yang paling banyak dibanding pemain lain. Yotun juga melepas 420 umpan sukses bagi Peru dari semua laga yang dimainkan.

Penyerang

Luis Diaz (Kolombia)

Luis Diaz mengemas 4 gol pada Copa America 2021. Ia menjadi pencetak gol terbanyak bersama Lionel Messi.

Lionel Messi (Argentina)

Penampilan Messi di Copa America 2021 tak perlu diragukan lagi. Ia punya 4 gol, 5 assist, 28 tembakan di mana 11 tepat sasaran.

Messi unggul dari semua indikator sebagai pemain terbaik.

Neymar (Brasil)

Meskipun gagal membawa Tim Samba juara, bukan berarti Neymar tak tampil bagus.

Bintang PSG itu memiliki 3,5 peluang tercipta per pertandingan (pemimpin di antara pemain dengan lebih dari satu pertandingan), 21,6 operan ke sepertiga terakhir (terbaik di antara pemain dengan lebih dari satu pertandingan).

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca Juga:

Gelandang Italia Jadi Rival Terberat Lionel Messi Merebut Gelar Ballon d'Or Ketujuh

Joan Laporta Bersikeras Bahasan Kontrak Lionel Messi Berjalan Baik

  • Sumber: Conmebol
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Dua Bintang Tanpa Klub Jadi Pemain Terbaik di Euro 2020 dan Copa America 2021

    Dua pemain bintang, Lionel Messi dan Gianluigi Donnarumma, yang berstatus tanpa klub terpilih sebagai pemain terbaik di masing-masing ajang besar, yaitu Euro 2020 dan Copa America 2021.

    Dunia

    Selasa, 13 Juli 2021

    Tribute untuk Diego Maradona, Muncul Gagasan Pertandingan Juara Copa America 2021 vs Euro 2020

    Laga Piala Super ini sebagai tribute untuk mendiang Diego Maradona, legenda Argentina dan Napoli.

    Dunia

    Selasa, 13 Juli 2021

    3 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak Juara Euro 2020 dan Copa America 2021

    Ada tiga klub jadi penyumbang terbanyak bagi timnas pemenang Euro 2020 dan Copa America 2021.

    Terbaru

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

    Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

    Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

    Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

    Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

    Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

    Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

    Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

    Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

    Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Klasemen Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Prancis dan Argentina Juru Kunci

    Berikut ini adalah klasemen cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X