Satu Kelemahan Timnas Italia di Piala Eropa 2020 Menurut Didier Deschamps

12 Juni 2021, 21:50 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Irfan Sudrajat
Skuad Italia pada laga melawan Turki di Grup A Piala Eropa 2020 (Euro 2020), Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.
Skuad Italia pada laga melawan Turki di Grup A Piala Eropa 2020 (Euro 2020), Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB. /twitter.com/EURO2020

  • Juru taktik timnas Prancis, Didier Deschamps, memprediksi gelaran Piala Eropa 2002. 
  • Ia memuji timnas Italia asuhan Roberto Mancini
  • Tapi minimnya jam terbang di kompetisi mayor bisa menjadi masalah bagi Gli Azzurri.

SKOR.id - Didier Deschamps melantunkan pujian kepada timnas Italia, namun ia juga memberi bocoran soal kelemahan Gli Azzurri di pentas Piala Eropa 2020.

Italia mengawali kampanye mereka dengan kemenangan 3-0 atas Turki, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.

Gol bunuh diri Merih Demiral membuka keunggulan La Nazionale di awal babak kedua, sebelum aksi Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne memastikan tim mengunci kemenangan krusial. 

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, membuat prediksi turnamen dalam sebuah wawancara dengan Sportweek yang dirilis sebelum pertandingan Italia vs Turki di Stadion Olimpico kemarin.

Mantan gelandang Juventus itu menilai, minimnya pengalaman Gli Azzurri bermain di kompetisi besar merupakan salah satu kelemahan tim Roberto Mandini.

"Italia bisa memiliki ambisi melangkah jauh meski mungkin beberapa pemain mereka tak punya banyak pengalaman internasional,"  aku Deschamps.

"Bagi beberapa pemain Azzurri, ini akan menjadi kompetisi besar pertama. Tapi hal yang sama juga terjadi pada pemain seperti Mbappe atau Pavard di Euro 2018, jadi kami harus berhati-hati." 

Lebih lanjut, Didier Deschamps juga tak segan memuji taktik Roberto Mancini.

Selebrasi pemain timnas Italia, Lorenzo Mancini, usai cetak gol ke gawang timnas Turki.
Selebrasi pemain timnas Italia, Lorenzo Mancini, usai cetak gol ke gawang timnas Turki. (Twitter EURO2020)

"Saya suka Chiesa yang memiliki musim hebat bersama Juventus, juga Barella. Kemudian mereka punya Immobile dan Verratti," imbuh peraih Piala Dunia 2018 dan Euro 2000 ini.

"Mancini telah membangun sesuatu yang menarik, dengan para pemain muda yang meningkat pesat dan meraig hasil penting di Nations League serta kualifikasi Piala Dunia. Selain itu, Italia mengurangi usia rata-rata mereka, mempertahankan beberapa pemain berpengalaman."

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesi

Berita Euro 2020 lainnya

Pesta Pembukaan Euro 2020, Menggunakan Teknologi Hologram

Piala Eropa 2020: Gianluigi Donnarumma Pecahkan Rekor Kiper Termuda Italia

  • Sumber: Football Italia
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Ciro Immobile Ungkap Rahasia Kesuksesan Italia Taklukkan Turki di Euro 2020

    Penyerang timnas Italia, Ciro Immobile, mengungkapkan kunci sukses timnya saat mengalahkan timnas Turki di Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Piala Eropa 2020: Italia Menang atas Turki, Roberto Mancini Tegaskan Perjalanan Masih Panjang

    Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, menegaskan perjalanan timnya masih panjang di Piala Eropa 2020 usai kalahkan timnas Turki.

    Dunia

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Turki vs Italia: Lorenzo Insigne Sebut Roberto Mancini Peringatkan Pemainnya Tetap Tenang

    Penyerang timnas Italia, Lorenzo Insigne mengungkapkan jika dirinya dan rekan-rekannya telah mendapat peringatan dari pelatih Roberto Mancini saat laga melawan Turki.

    Terbaru

    Dunia

    Senin, 25 Oktober 2021

    Shunsuke Nakamura, Gelandang Jepang yang Bakat Besarnya Terlihat dari Usia 5 Tahun

    Shunsuke Nakamura adalah pesepak bola asli Yokohama. Dia mulai bermain sepak bola secara kompetitif pada usia sanga belia baru lima tahun

    Dunia

    Senin, 25 Oktober 2021

    Jadi Duta Piala Dunia 2022, David Beckham Bakal Kantongi Rp2,9 Triliun

    egenda Manchester United, David Beckham akan mengantongi 150 juta poundsterling setelah dipilih sebagai duta Piala Dunia 2022 di Qatar.

    Dunia

    Jumat, 22 Oktober 2021

    Will Robson, TopSkor J.League Pertama dari Brasil

    Will Robson Emilio Andrade atau punya nama singkat Will adalah topskor J1 League musim 2001 dan menjadi pemain Brasil yang membuat sejarah

    Dunia

    Kamis, 21 Oktober 2021

    Atsushi Yanagisawa, Pemain Muda Terbaik J.League yang Membela Dua Klub Italia

    Penyerang asli Jepang atas nama Atsushi Yanagisawa merupakan Rookie of The Year J1 League 1997 yang kemudian punya karier di Liga Italia.

    Dunia

    Senin, 18 Oktober 2021

    Yuki Abe, Gelandang Dua Tim J.League yang Berprestasi Level Klub di Asia

    Yuki Abe bukan pesepak bola biasa dan dia termasuk salah satu gelandang klub J.League langganan timnas Jepang medio 2005 sampai 2011.

    Dunia

    Senin, 18 Oktober 2021

    Pemain dengan Hat-trick Terbanyak di Tim Nasional

    Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan pemain dengan jumlah hat-trick tertinggi yang masih aktif hingga sekarang.

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Hwang Sun-hong, TopSkor Pertama J.League dari Korea Selatan

    Striker asal Korea Selatan atas nama Hwang Sun-hong adalah pemain Negeri Gingseng pembuat sejarah di J.League

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Hasil Brasil vs Uruguay: Brace Raphinha Bantu Kokohkan Tim Samba di Puncak Klasemen

    Brasil sukses mencukur Uruguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (15/10/2021) pagi WIB.

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Hasil Argentina vs Peru: Gol Tunggal Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan Albiceleste

    Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Argentina vs Peru pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Link Live Streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022

    Berikut link live streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X