Profil dan Rekam Jejak Kim Pan-gon, Pelatih Baru yang Ditunjuk Tangani Timnas Malaysia

21 Januari 2022, 16:00 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Taufan Bara Mukti
Pelatih baru timnas Malaysia, Kim Pan-gon.
Pelatih baru timnas Malaysia, Kim Pan-gon. /Dok FAM

  • Federasi Sepak Bola Malaysia telah resmi menunjuk Kim Pan-gon sebagai pelatih kepala timnas Malaysia yang baru.
  • Sederet rekam jejak Kim Pan-gon di dunia kepelatihan dianggap cocok untuk membawa prestasi bagi timnas Malaysia.
  • Berikut Skor.id menyajikan profil dan rekam jejak Kim Pan-gon, pelatih kepala baru yang akan mengasuh timnas Malaysia.

SKOR.id – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengumumkan pelatih asal Korea Selatan, Kim Pan-gon, sebagai pelatih kepala timnas Malaysia.

Kim Pan-gon memiliki kiprah yang cukup menawan di dunia kepelatihan dan dianggap cocok untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Tan Cheng Hoe.

Dari sederet nama kandidat yang ada, pelatih berusia 52 tahun ini dianggap sebagai sosok terbaik yang bisa membawa prestasi bagi skuad Harimau Malaya.

"Pemilihan Pan-gon ini dibuat setelah penilaian menyeluruh atas calon-calon dari berbagai negara termasuk dari Jepang, negara Eropa, Amerika Latin (Selatan), serta dalam negeri," bunyi pernyataan resmi FAM.

"FAM menilai bahwa Pan-gon adalah calon terbaik untuk memimpin skuad Harimau Malaya berdasarkan pengalaman luas beliau sebagai pelatih di klub maupun tim nasional, selain berada di dalam Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan pada empat tahun terakhir," FAM melanjutkan.

Berikut Skor.id menyajikan profil dan rekam jejak Kim Pan-gon yang ditunjuk sebagai pelatih timnas Malaysia yang baru.

Kim Pan-gon merupakan juru taktik asal Korea Selatan yang sudah memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia kepelatihan.

Sebelum terjun ke dunia racik strategi, lelaki kelahiran Jinju, 1 Mei 1969, itu banyak menghabiskan karier bermainnya di Korea Selatan dan Hong Kong.

Di Negeri Ginseng, ia tercatat pernah bermain bersama Ulsan Hyundai (1992-1996) dan Jeonbuk Hyundai Motors (1997).

Sementara itu, tiga klub Hong Kong yang pernah menggunakan jasanya ialah Instant-Dic (2000-2001), Double Flower (2001-2003), dan Buler Rangers (2003-2004).

Bersama klub yang disebutkan terakhir, Kim juga sekaligus berstatus sebagai manajer klub yang saat itu menjadi kontestan terlemah di Liga Hong Kong.

Pada 2004, Kim memutuskan pulang kampung ke Korea Selatan untuk mengurus lisensi pelatih profesional di bawah pengarahan Kwok Ka-ming.

Dari lisensi itu, ia mendapatkan pekerjaan untuk menjadi asisten pelatih yang membantu Ian Porterfield di Busan I’Park pada medio 2005.

Setelah bertahun-tahun menjadi asisten, Kim akhirnya mendapatkan pekerjaan pertama sebagai pelatih kepala dari klub Liga Hong Kong, South China, pada akhir tahun 2008.

Bersama klub itu, ia sukses meningkatkan kualitas fisik dan kebugaran pemainnya hingga akhirnya melaju ke partai semifinal Piala AFC 2009, sebelum ditundukkan oleh Kuwait SC.

Kesuksesannya itu mengantarkan Kim melatih timnas Hong Kong pada Agustus 2009 hingga Maret 2010, lalu pulang kampung ke Korsel.

Salah satu kiprah terbaiknya ialah membawa anak asuhnya untuk pertama kali dalam sejarah meraih medali emas di ajang East Asian Games 2009.

Selain itu, timnas Hong Kong juga diantarkan untuk lolos ke putaran final East Football Championship 2010 dan melaju hingga semifinal.

Di Negeri Ginseng, Kim mendapat kontrak dari Gyeongnam FC untuk menjadi pelatih kepala.

Pada saat yang bersamaan, ia juga menjadi konsultan kebugaran untuk klub terdahulu, South China.

Setelah itu, Kim kembali ke Hong Kong untuk menjabat sebagai pelatih akademi nasional yang berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola Hong Kong (HKFA).

Di sana, ia bertanggung jawab sepenuhnya untuk melatih dan mengembangkan pemain berusia di bawah 18 tahun.

Saat kursi pelatih timnas Hong Kong ditinggalkan Ernie Merrick yang mengundurkan diri, HKFA kembali menunjuknya pada November 2012.

Performa impresif timnas Hong Kong membuat HKFA memberikan kontrak permanen kepada Kim pada 28 Mei 2013. Saat itu, ia meneken kontrak berdurasi 2,5 tahun dengan HKFA.

Pada 26 Desember 2017, Kim mendapat tugas dari Federasi Sepak Bola Korsel (KFA) untuk menjadi Direktur Tim Nasional.

Dengan tugas barunya itu, ia bertanggung jawab untuk mencari pelatih yang tepat untuk timnas Korsel di berbagai kelompok usia.

Dia juga memainkan peran untuk mengembangkan sepak bola Negeri Ginseng dengan menunjuk, mengevaluasi, dan mendukung proses pemilihan pelatih, manajemen, dan road-map jangka panjang.

Kim sempat menjabat sebagai Wakil Presiden KFA hingga akhirnya mengundurkan diri untuk menerima tawaran melatih timnas Malaysia.

Berita Timnas Malaysia Lainnya:

FAM Beri Garansi Pelatih Anyar Timnas Malaysia Bisa Menentukan Sendiri Stafnya

Ikuti Jejak Indonesia dan Vietnam, Timnas Malaysia Bidik Pelatih dari Korea Selatan

Timnas Malaysia Bakal Punya Pelatih Anyar, FAM Buka Suara

Tag

Video

Berita Terkait

Dunia

Senin, 17 Januari 2022

Ikuti Jejak Indonesia dan Vietnam, Timnas Malaysia Bidik Pelatih dari Korea Selatan

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dikabarkan ingin mengikuti jejak Vietnam dan Indonesia dengan menunjuk pelatih untuk tim nasional mereka dari Korea Selatan.

Dunia

Senin, 17 Januari 2022

FAM Beri Garansi Pelatih Anyar Timnas Malaysia Bisa Menentukan Sendiri Stafnya

Federasi sepak bola Malaysia (FAM) akan memberi kebebasan kepada pelatih anyar timnas Malaysia untuk menentukan staf kepelatihannya.

Dunia

Rabu, 19 Januari 2022

Pascagagal di Piala AFF 2020, Pemerintah Malaysia Beri Federasi Sepak Bolanya Rp34 Miliar

Di Piala AFF 2020 boleh gagal, tetapi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dinilai memenuhi syarat untuk menerima dana senilai 10 juta ringgit

Dunia

Jumat, 21 Januari 2022

Resmi, FAM Tunjuk Kim Pan-gon Sebagai Pelatih Baru Timnas Malaysia

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengumumkan Kim Pan-gon sebagai pelatih baru timnas Malaysia.

Terbaru

Dunia

Selasa, 28 Juni 2022

Era Baru Sepak Bola Kamboja: Asa Merajai Asia Tenggara, hingga Lolos Piala Dunia

Dunia sepak bola Kamboja memasuki era baru di bawah Cambodia Premier League (CPL) yang dipimpin Satoshi Saito.

Dunia

Selasa, 28 Juni 2022

Profil Tim Grup G Piala Dunia 2022: Swiss

Swiss akan tampil di putaran final Piala Dunia untuk ke-12 kalinya, dan yang kelima beruntun.

Dunia

Senin, 27 Juni 2022

Profil Tim Grup G Piala Dunia 2022: Brasil

Berikut ini profil timnas Brasil yang akan tampil di Piala Dunia 2022.

Dunia

Senin, 27 Juni 2022

Profil Tim Grup G Piala Dunia 2022: Serbia

Serbia akan bersaing di Grup G Piala Dunia 2022.

Dunia

Senin, 27 Juni 2022

Hadapi Timnas U-19 Indonesia di Piala AFF U-19 2022, Dinh The Nam Beber Rencana Formasi Vietnam

Pelatih timnas U-19 Vietnam, Dinh The Nam, mengungkapkan taktik yang bakal mereka pakai di Piala AFF U-19 2022, termasuk lawan Indonesia.

Dunia

Senin, 27 Juni 2022

Mantan Pemain Sepak Bola Brasil Ini Melanggar Tabu: Saya Seorang Biseksual

Richarlyson mengaku biseksual dan pernah berkencan dengan pria dan wanita, menjadi pemain Serie A Brasil pertama yang mempublikasikan seksualitasnya.

Dunia

Senin, 27 Juni 2022

Bermain untuk Tim Putra, Giovanna Waksman Sering Jadi Korban Pelanggaran Keras dan Perlakuan Seksis

Sorotan di Botafogo U-13, Giovanna Waksman menderita retak klavikula dan mengeluhkan pelanggaran keras dan pelanggaran: 'Mereka telah membunuh saya

Dunia

Minggu, 26 Juni 2022

Profil Tim Grup F Piala Dunia 2022: Kroasia

Profil tim peserta Piala Dunia 2022 dari grup F, Kroasia.

Dunia

Minggu, 26 Juni 2022

Rayakan HUT Ke-35, Lionel Messi Meneguhkan Tekad bersama Skuat Timnas Argentina

Sebelas pemain internasional Argentina yang akan berangkat ke di Piala Dunia Qatar menemani kapten mereka, Lionel Messi di Ibiza, tanda persatuan dan keluarga dalam tim yang menginginkan '10' memenangkan gelar juara.

Dunia

Minggu, 26 Juni 2022

Israel Pastikan Diri Lolos ke Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia

´╗┐Timnas U-19 Israel resmi bakal mentas di Piala Dunia U-20 2023 yang bakal digelar di Indonesia, tepatnya Mei-Juni tahun depan.
X