Piala Dunia 2022: Tumbuh di Sanfrecce Hiroshima, Hajime Moriyasu Pernah Ditolak Manchester United

24 November 2022, 23:18 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Cover Hajime Moriyasu
Cover Hajime Moriyasu /(Grafis: Hendy/Skor.id)

SKOR.id - Kemenangan timnas Jepang atas Jerman menjadi satu dari dua kejutan yang telah terjadi di Piala Dunia 2022 yang baru berlangsung ini.

Setelah Arab Saudi yang mengalahkan Argentina, sehari kemudian giliran Jepang yang mengalahkan Jerman.

Tepatnya dalam pertandingan Rabu (23/11/2022) malam WIB. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Khalifa International tersebut, Jepang menang 2-1.

Dua gol Jepang diciptakan oleh dua pemain pengganti mereka, Ritsu Doan dan Takuma Asano.

Setelah kemenangan tersebut, sosok Hajime Moriyasu pun mencuat seiring nama Tim Samura Biru yang menjadi perhatian publik sepak bola dunia.

Hajime Moriyasu dipuji karena keputusannya yang melakukan pergantian pemain dengan menurunkan dua pemain tersebut.

Tanpa keputusan itu, belum tentu Jepang mampu membuat kejutan. Hajime Moriyasu pun menjadi perhatian karena keberhasilannya membawa Jepang mengalahkan tim raksasa seperti Der Panzer.

Apalagi, fakta bahwa kedua pencetak gol kemenangan Jepang yang diturunkan Hajime Moriyasu tersebut merupakan pemain yang memang bermain di klub Jerman.

Ritsu Doan adalah pemain SC Freiburg sedangkan Takuma Asano adalah pemain Vfl Bochum. Jepang benar-benar berhasil mengambil ilmu dari dua pemainnya yang bermain di Bundesliga.

"Jerman selalu menjadi ukuran bagi sepak bola, kami pun akan tetap belajar dari Jerman setelah kemenangan ini," kata Hajime Moriyasu, terkait sukses timnya mengalahkan raksasa sepak bola Eropa tersebut.

Hajime Moriyasu yang kini berusia 54 tahun dalam kariernya sebagai pemain hanya "mengenal" tiga klub, yaitu Sanfrecce Hiroshima, Vegalta Sendai, dan sempat bermain sebagai pinjaman di Kyoto Purple Sanga.

Pada masa kariernya sebagai pemain, Jepang memang sedang rajin-rajinnya memberikan kesempatan kepada pemain mereka untuk bermain di luar negeri, terutama Eropa.

Namun, saat sejumlah pemain Jepang berhasil masuk ke tim besar Eropa, Hajime Moriyasu justru harus melupakan mimpinya untuk mengikuti barisan pemain yang berkarier di Benua Biru.

Keinginannya untuk menembus masuk Manchester United gagal. Hajime Moriyasu pernah mengikuti tes di Manchester United di awal-awal kariernya sebagai pemain profesional.

Tepatnya pada tahun 1990 saat usianya masih 22 tahun dan masih bermain di Sanfrecce Hiroshima. Saat itu, Hajime Moriyasu mengikuti tes di tim Liga Inggris tersebut.

Namun, dia gagal masuk tim. Pelatih Manchester United ketika itu, Alex Ferguson, menolak Hajime Moriyasu sehingga dia pun gagal mendapatkan kontrak di Tim Setan Merah.

Namun, Hajime Moriyasu tidak menyerah terkait kariernya. Dia pun meneruskan kariernya di Sanfrecce Hiroshima.

Hajime Moriyasu mengikuti klubnya, baik bermain di J1 League yang kini dikenal dengan Meiji Yasuda J1 League maupun di J2 League.

Di klub inilah Hajima Moriyasu melewati hampir seluruh kariernya sebagai pemain profesional sebelum bergabung ke Vegalta Sendai.

Bermain sebagai gelandang, Hajime Moriyasu tampil dalam 271 pertandingan di level tertinggi sepak bola Jepang dengan mencetak 34 gol untuk Sanfrecce Hiroshima.

Bukan hanya sebagai pemain, Hajime Moriyasu justru lebih sukses dalam kariernya sebagai pelatih dengan membawa Sanfrecce Hiroshima meraih sejumlah gelar, termasuk tiga gelar J1 League.

Momen Pahit Agony of Doha

Kemenangan timnas Jepang atas Jerman yang digelar di Stadion Khalifa International, Doha, sejatinya dapat mengobati sejarah pahit Tim Samurai Biru yang terjadi di Doha.

Hajime Moriyasu memang memiliki kenangan yang pahit di Ibu Kota Qatar ini yang dikenal dengan Agony of Doha.

Sebutan tersebut menjadi sisi pahit yang tidak pernah terlupakan oleh publik sepak bola Jepang ketika itu, tepatnya pada 1994 dalam kualifikasi terakhir zona Asia menuju Piala Dunia 1994.

Saat itu, Jepang dengan sejumlah pemain seperti Hajime Moriyasu bertemu dengan Iraq dalam laga yang digelar di tempat netral, yaitu di Doha, Qatar.

Jepang hanya membutuhkan kemenangan dalam pertandingan ini. Dengan kemenangan, mereka akan mencatatkan sejarah untuk kali pertama dalam sejarah mereka tampil di ajang Piala Dunia.

Namun, ketika sudah unggul 2-1, Iraq justu berhasil mencetak gol di menit terakhir yaitu menit ke-90+1.

Hasil imbang 2-2 tersebut pun membuat Jepang gagal ke Piala Dunia 1994 dan tempat mereka justru diambil oleh rival mereka, Korea Selatan.

Kini, dengan kemengan atas Jerman, cukup menjadi obat bagi kenangan pahit dalam sejarah sepak bola Jepang.

Berita J.League Lainnya:

 

Rapor Pemain J.League di Laga Jerman vs Jepang

Belum Mendapat Debut, Ryo Ishii Sudah Dilepas Urawa Red Diamonds

 

Tag

Video

Berita Terkait

Bola Internasional

Kamis, 15 September 2022

Oswaldo vs Moriyasu, Kisah 2 Pelatih Tersukses J.League Sepanjang Masa

Berikut ini adalah kisah Oswaldo de Oliveira dan Hajime Moriyasu, dua pelatih tersukses J.League sepanjang masa.

Bola Internasional

Kamis, 3 November 2022

Penyerang Vissel Kobe Yuya Osaka Tak Masuk Skuad Jepang, Hajime Moriyasu Bilang Begini

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu tidak menyertakan striker Vissel Kobe, Yuya Osako dari 26 pemainnya untuk Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dunia

Kamis, 24 November 2022

Piala Dunia 2022: Shuichi Gonda, Man of The Match Jepang vs Jerman

Ketangguhan Shuichi Gonda di bawah mistar gawang layak menjadikannya sebagai Man of the Match saat Jepang mengalahkan Jerman 2-1, Rabu (23/11/2022) malam WIB.

Dunia

Kamis, 24 November 2022

Piala Dunia 2022: Ritsu Doan dan Takuma Asano, Dua Sayap Jepang Pembunuh Jerman

Jerman ditaklukan oleh dua pemain sayap Jepang, Ritsu Doan dan Takumo Asano, di Piala Dunia 2022.

Terbaru

Bola Internasional

Kamis, 9 Februari 2023

Real Madrid ke Final Piala Dunia Antarklub, Federico Valverde Senang Akhiri Paceklik Gol

Federico Valverde mengungkapkan kebahagiaan setelah dapat mengakhiri paceklik golnya sejak awal November tahun lalu.

Liga Inggris

Kamis, 9 Februari 2023

Hasil Manchester United vs Leeds United: Jadon Sancho Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

Hasil pertandingan Liga Inggris antara Manchester United vs Leeds United pada Kamis (9/2/2023) dini hari WIB.

Bola Internasional

Kamis, 9 Februari 2023

Hasil Al Ahly vs Real Madrid: Pesta Gol, Los Blancos ke Final Piala Dunia Antarklub

Real Madrid melaju ke final Piala Dunia Antarklub setelah sukses menyingkirkan wakil Mesir Al Ahly pada Kamis (9/2/2022) dini hari WIB.

Liga Champions

Kamis, 9 Februari 2023

Cedera, Hugo Lloris Absen di Laga Tottenham Hotspur vs AC Milan

Tottenham Hotspur mendapat kabar tak sedap, Hugo Lloris cedera yang memaksanya absen hingga delapan bulan.

Liga Inggris

Kamis, 9 Februari 2023

Prediksi dan Link Live Streaming Manchester United vs Leeds United di Liga Inggris 2022-2023

Manchester United akan menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris pada Kamis (9/2/2023) dini hari WIB.

Bola Internasional

Kamis, 9 Februari 2023

Prediksi dan Link Live Streaming Al Ahly vs Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2022

Real Madrid akan berusaha menemukan momentum untuk bangkit saat menghadapi Al Ahly di semifinal Piala Dunia Antarklub 2022.

Bola Internasional

Rabu, 8 Februari 2023

Bayern Munchen Konfirmasi Ada Tawaran untuk Benjamin Pavard

Bayern Munchen menolak tawaran dari klub besar Eropa yang menginginkan membeli Benjamin Pavard.

Liga Inggris

Rabu, 8 Februari 2023

Pertanyaan dan Jawaban tentang Kasus Pelanggaran Manchester City

Berikut ini jawaban dari sejumlah pertanyaan terkait kasus tuduhan pelanggaran yang dilakukan Manchester City.

Liga Italia

Rabu, 8 Februari 2023

Juventus Bantah Bakal Putus Kontrak Paul Pogba

Petinggi Juventus membantah akan memutus kontrak Paul Pogba lantaran pemain asal Prancis ini sama sekali belum bermain di musim 2022-2023.

Bola Internasional

Rabu, 8 Februari 2023

Al Ahly vs Real Madrid: Masalah Benzema Dependencia Muncul Lagi

Melihat rapor produktivitas Real Madrid jelang laga semifinal lawan Al Ahly di ajang Piala Dunia Antarklub.
X