Pelatih Argentina Akui Lionel Messi Bermain dengan Menahan Sakit saat lawan Brasil

11 Juli 2021, 12:45 WIB
Penulis: Dini Wulandari
Editor: Dini Wulandari
Pemain timnas Argentina, Lionel Messi, saat menghadapi Brasil di partai final Copa America 2021.
Pemain timnas Argentina, Lionel Messi, saat menghadapi Brasil di partai final Copa America 2021. /Twitter Copa America 2021

  • Lionel Messi diketahui mengalami masalah fisik saat menghadapi Kolombia dan Brasil
  • Megabintang Argentina itu bermain dengan rasa sakit saat mengantar timnya menjadi juara Copa America 2021.
  • Pengorbanan Messi terbayarkan dengan mengangkat trofi pertama bersama timnas.  

 

SKOR.id - Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan bahwa Lionel Messi harus bermain dengan rasa sakit saat menghadapi Brasil di final Copa America 2021.

Seperti diketahui setelah 28 tahun, Argentina berhasil merasakan gelar di turnamen besar denga menjadi kampiun Copa America 2021, Minggu (11/7/2021).

Tim Tango asuhan Scaloni menang tipis 1-0 atas Brasil di Stadion Maracana berkat gol Angel di Maria.

Sementara Messi gagal menuliskan namanya di papan skor meski punya peluang emas di menit-menit terakhir melawan Brasil

Baca Juga: Copa America 2021: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

Namun, La Pulga mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dan juga top skor ajang tersebut bersama Luis Diaz (Kolombia) dengan koleksi empat golnya.

Usai diproklamirkan sebagai juara Copa America, Scaloni ternyata membeberkan fakta menarik soal kondisi fisik sang bintang.

"Bagi saya tidak ada yang berubah, Messi tetap yang terbaik," katanya kepada ESPN Brasil.

Namun, Scaloni bersikeras Messi tidak memerlukan gelar Copa America untuk membuktikan dirinya pemain terbaik.

"Dia akan terus menjadi yang terbaik. Saya akan bertanya kepada semua orang Brasil apakah Messi benar-benar perlu memenangkan piala untuk menjadi yang terhebat."

Lionel Messi (atas) bersama timnas Argentina merayakan gelar Copa America 2021.
Lionel Messi (atas) bersama timnas Argentina merayakan gelar Copa America 2021. (Twitter Copa America)

Pelatih 43 tahun itu lalu mengakui bahwa Messi memainkan setidaknya dua pertandingan terakhir, semifinal melawan Kolombia dan final Sabtu ini melawan Brasil, dengan "masalah di hamstring".

Scaloni menjelaskan dirinya tidak tahu berapa persentase kekuatan Messi dalam dua laga tersebut, tapi dia bersyukur pengorbanan La Pulga akhirnya terbayar dengan trofi. 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Copa America 2021 lainnya

Copa America 2021: Lionel Messi cs Didukung untuk Kalahkan Brasil dan Conmebol

Prediksi Bek Persija, Brasil Raih Gelar Ke-10 Copa America

  • Sumber: Marca
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Minggu, 11 Juli 2021

    Man of The Match Final Copa America - Argentina vs Brasil: Angel Di Maria

    Angel Di Maria terpilih sebagai man of the match pada final Copa America 2021 antara Argentina vs Brasil.

    Dunia

    Minggu, 11 Juli 2021

    Juara Copa America 2021, Argentina Putus Paceklik Gol di Final Setelah 17 Tahun

    Argentina akhirnya berhasil mencetak gol di pertandingan final Copa America untuk kali pertama sejak 17 tahun.

    Dunia

    Minggu, 11 Juli 2021

    Daftar Penghargaan Copa America 2021: Lionel Messi Boyong Dua Trofi Sekaligus

    Berikut ini adalah daftar penghargaan di ajang Copa America 2021.

    Terbaru

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Link Live Streaming Sepak Bola Putri di Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021)

    Laga sepak bola putri di Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan di Vidio.com.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

    Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

    Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

    Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

    Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

    Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

    Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

    Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

    Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

    Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X