IIMS

Patrick Mboma Rela Tinggalkan PSG lalu Jadi TopSkor Pertama J.League asal Afrika

17 September 2021, 21:30 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Patrick Mboma, topskor pertama J.League asal Afrika saat berseragam Gamba Osaka pada 1997.
Patrick Mboma, topskor pertama J.League asal Afrika saat berseragam Gamba Osaka pada 1997. /Facebook.com/patrickmboma70

SKOR.id - Patrick Mboma bukan pemain asing asal Afrika pertama di J.League, tetapi dia adalah jadi topskor pertama asal Benua Hitam di Liga Jepang.

Pada 1997, Patrick Mboma hadir di Jepang setelah sebelumnya menjadi pemain Kamerun yang memulai karier senior di kasta teratas Liga Prancis, Ligue 1.

Menjadi bagian dari Akademi Paris Saint-Germain pada 1990, dia naik kelas ke level senior pada 1992.

Namun bersama PSG yang berkompetisi di Ligue 1, Patrick Mboma lebih banyak dipinjamkan ke klub lain seperti Châteauroux dan Metz.

Minim mendapat menit bermain selama di Liga Prancis khususnya saat gabung PSG dan Metz, Mboma direkrut Gamba Osaka.

Ternyata, J1 League 1997 yang merupakan awal pengabdian Mboma untuk Gamba Osaka berbuah manis yaitu prestasi individu.

Dia membuat 25 dari 28 penampilan untuk Gamba Osaka di kasta teratas Liga Jepang dan merebut gelar TopSkor J.League musim itu.

Maka, Patrick Mboma pun mencatatkan rekor fantastis sebagai pemain Kamerun bahkan Afrika pertama yang menjadi pesepak bola paling subur di J.League.

Efek bersinar sebagai striker haus gol di J.League, nama Patrick Mboma melambung dan musim 1998 hanya sebentar membela Gamba Osaka.

Hanya memainkan enam laga dengan sumbangan empat gol, pemilik nama lengkap Henri Patrick Mboma Dem dibeli klub kasta teratas Liga Italia atau Serie A, Cagliari.

Dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu, mantan striker Indomitable Lions, julukan timnas Kamerun, mengungkapkan apa yang menggerakkan kepindahannya ke Liga Jepang.

"Hal yang paling mengejutkan bagi saya adalah mereka (Gamba Osaka) datang untuk saya," ujar Mboma.

Patrick Mboma, mantan striker Gamba Osaka dalam sebuah acara di Afrika pada 2019.
Patrick Mboma, mantan striker Gamba Osaka dalam sebuah acara di Afrika pada 2019. Facebook.com/patrickmboma70

"Saya bermain di bawah asuhan Ricardo di Paris Saint-Germain, tetapi tidak mendapatkan satu pertandingan pun," kata pemenang Pemain Terbaik Afrika 2000 itu kepada situs web FIFA.

Saat tak masuk rencana PSG asuhan Ricardo, Mboma mengaku dikontak satu agen yang mengatakan bahwa Gamba Osaka ingin mengajukan penawaran kepadanya.

"Namun, saya tidak bisa mengatakan bahwa itu menarik bagi saya sejak awal," tutur Patrick Mboma.

"Uang itulah yang membuat saya berpikir lagi karena mereka menawari saya delapan kali lipat gaji dari apa yang saya dapatkan di PSG plus jaminan main secara reguler."

Selain itu, Patrick M'boma juga tahu beberapa nama besar telah bermain di Liga Jepang.

"Saya tahu dari sesi latihan pertama bahwa saya bisa mencapai hal-hal besar. Saya mencetak 24 gol dan memberikan 15 assist pada musim pertama," ujarnya.

Patrick Mboma pernah menjadi topskor J.League pada 1997 saat membela Gamba Osaka.
Patrick Mboma pernah menjadi topskor J.League pada 1997 saat membela Gamba Osaka. Facebook.com/patrickmboma70

"Klub (Gamba Osaka) juga menjadi runner-up di fase kedua J.League musim itu. Saya hanya butuh beberapa bulan untuk mencapai puncak di sepak bola Jepang."

"Pers dan para penggemar menjadi gila tentang saya, yang membuat saya sangat bangga dan memberi saya banyak kepercayaan diri,” tutur Patrick Mboma mantap.

Berita J.League Lainnya:

Kazuaki Tasaka, Rookie Terbaik Edisi Kedua J.League yang Bersinar Sejak Pertama

Kisah Eks Winger Arsenal: Pesakitan di Eropa dan Pilihan Berkarier di J.League

Tag

Video

Berita Terkait

Dunia

Jumat, 16 April 2021

Ayah dan Anak di J.League, dari Takagi Senior yang Penyerang ''Turun'' ke Bek Kiri

Dari penyerang menurun ke bek kiri dan sama-sama berkiprah di J.League, itulah kenyataan dari ayah serta anak bernama belakang Takagi.

Dunia

Jumat, 23 April 2021

Dari Keluarga Yasunaga di J.League, Ayah dan Anak Jadi Rekan Main Shunsuke Nakamura

Gelandang Shunsuke Nakamura masih eksis di J.League sampai musim 2021 dan uniknya ayah serta anak dari keluarga Yasunaga jadi rekan mainnya bergantian.

Dunia

Jumat, 20 Agustus 2021

Frank Ordenewitz, TopSkor J.League Satu-satunya dari Eropa Sampai Musim Ini

Frank Ordenewitz adalah satu-satunya topskor atau pemain paling produktif selama semusim di kasta teratas Liga Jepang atau J.League asal Eropa.

Dunia

Jumat, 27 Agustus 2021

Masahiro Fukuda, Pesepak Bola Jepang Pertama yang Jadi TopSkor J.League

Masahiro Fukuda adalah pemain berstatus one man one club di J.League bersama Urawa Reds dan juga topskor sepanjang masa klub itu.

Terbaru

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Piala AFF U-23 2022 Bukan Prioritas, 70 Persen Skuad Timnas Malaysia Diisi Wajah Baru

Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin, menegaskan Piala AFF U-23 2022 bukanlah prioritas bagi timnas Malaysia.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Presiden FAM Pastikan Pelatih Baru Timnas Malaysia Bebas dari Intervensi

Presiden FAM memastikan pelatih anyar timnas Malaysia akan mendapat kebebasan menentukan pemain pilihannya.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Mantan Pelatih Asnawi Mangkualam Tolak Latih Timnas U-23 Vietnam

Mantan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, dikabarkan menolak tawaran dari Vietnam.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Filipina Incar Tiket Piala Dunia Wanita 2023 dan Ingin Inspirasi Generasi Mudanya

Timnas putri Filipina ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda di negaranya dengan meraih tiket ke putaran final Piala Dunia Wanita 2023.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

5 Pemain Timor Leste yang Berpotensi Menyulitkan Timnas Indonesia

Berikut profil lima pemain Timor Leste yang berpotensi menyulitkan lini pertahanan timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan ini.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Kondisi Sadio Mane Stabil setelah Mengalami Gegar Otak Ringan

Bintang Senegal, Sadio Mane, dilarikan ke rumah sakit setelah berbenturan dengan kiper Cape Verde, Vozinha, di Piala Afrika 2021.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Bintang Timnas Vietnam Tolak Tawaran Jadi Suksesor Chanathip Songkrasin di Consadole Sapporo

Pemain timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai, dikabarkan menolak tawaran untuk menjadi suksesor Chanathip Songkrasin di Hokkaido Consadole Sapporo.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Eks Pilar Madura United Ikuti Mantan Pelatih Borneo FC Gabung Melaka United

Melaka United yang ditangani Risto Vidakovic, mantan pelatih Borneo FC, memperkenalkan pemain yang sempat bermain di Madura United.

Dunia

Selasa, 25 Januari 2022

Mees Hilgers Masuk Tim Terbaik Pekan Ke-20 Eredivisie Versi Eks Pemain Timnas Belanda

Mantan pemain timnas Belanda, Peter Hoekstra, memasukkan nama Mees Hilgers ke dalam starting XI terbaiknya untuk pekan ke-20 Liga Belanda.

Dunia

Selasa, 25 Januari 2022

Chaker Alhadhur, Bek Komoro yang Jadi Kiper Dadakan di Piala Afrika dengan Nomor Punggung Diplester

Chaker Alhadhur menjadi perbincangan setelah penampilannya di Piala Afrika saat membela Komoro menghadapi Kamerun.
X