Maya Yoshida, Jagoan Nagoya Grampus yang Cepat Menyatu di Tiga Negara Eropa

19 Juli 2021, 22:40 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Bek timnas Jepang, Maya Yoshida, saat masih memperkuat Nagoya Grampus di J.League.
Bek timnas Jepang, Maya Yoshida, saat masih memperkuat Nagoya Grampus di J.League. /(© J.LEAGUE - all rights reserved)

SKOR.id - Maya Yoshida adalah bek tengah andalan Nagoya Grampus selama tiga musim di J1 League dari 2007 hingga 2009 sebelum ke Eropa.

Tiga musim bersama Nagoya Grampus, Maya Yoshida menunjukkan kualitas besar sebagai pemain bertahan yang mumpuni.

VVV Venlo dari Liga Belanda merekrutnya pada musim 2009-2010, tetapi dia belum dapat menit main di Eredivisie pada saat itu.

Musim berikutnya, 2010-2011 dan 2011-2012, VVV Venlo memaksimalkan perannya sebagai pemain bertahan.

Akhirnya awal musim 2012-2013 saat musim panas, dia juga jadi salah satu properti panas dan Southampton meminangnya.

Kala itu, Southampton baru naik kasta ke level teratas Liga Inggris atau Premier League.

Ternyata, The Saints sangat mengandalkan Maya Yoshida dan memainkan dalam 32 laga untuk klub Inggris ini saat musim debutnya.

Selama tujuh setengah musim bersama Southampton, lelaki kelahiran Nagasaki yang Agustus 2021 genap berusia 32 tahun ini move ke Italia.

Di bursa transfer musim dingin, Maya Yoshida dipinjam Sampdoria dari Serie A dan setengah tahun selanjutnya dipermanenkan.

Di Liga Italia, Maya Yoshida juga tak kesulitan adaptasi dan Sampdoria memaksimalkan sang pemain.

Meski berstatus jagoan karena selalu cepat menyatu dengan semua tim Eropa yang dibelanya, Maya Yoshida miskin gelar.

Bersama Nagoya Grampus, VVV Venlo, Southampton, hingga Sampdoria, dia belum pernah mengangkat trofi juara.

Maya Yoshida saat membela Nagoya Grampus di ajang J1 League.
Maya Yoshida saat membela Nagoya Grampus di ajang J1 League. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Catatan nirgelar juga sama saat dia membela timnas Jepang sejak 2010 dengan caps 110.

Walau secara individu, dia pernah tiga kali dapat penghargaan yang cukup membanggakan.

Maya Yoshida pernah dinobatkan sebagai IFFHS AFC Man Team of the Year 2020 dan IFFHS AFC Men's Team of the Decade 2011–2020.

Kini pada Juli 2020, Maya Yoshida masuk dalam skuad Jepang U-23 untuk turun di Olimpiade 2020 Tokyo.

Ini kali ketiganya dia main di Olimpiade dan Maya Yoshida sebagai salah satu dari tiga pemain di atas usia yang tersedia untuk ajang multi event terbesar di jagad ini.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita J.League Lainnya:

Loyal, 5 Pemain Legendaris J.League yang Hanya Pernah Bela 1 Klub

Pemain-Pemain Terbaik dalam Sejarah J1 League: 6 Pemilik Rekor

Tag

Video

Berita Terkait

Bola Internasional

Jumat, 16 Juli 2021

Derbi Osaka Terjadi di Perempat Final J.League Cup 2021

Berikut ini adalah hasil dari pengundian babak perempat final 2021 J.League YBC Levain Cup (J.League Cup 2021).

Bola Internasional

Sabtu, 17 Juli 2021

Duo Anyar J.League di Celtic Siap Guncang Gerrard, Rangers, dan Skotlandia

Duo anyar J.League di Celtic FC siap mengguncang dominasi Rangers FC di Liga Skotlandia.

Bola Internasional

Sabtu, 17 Juli 2021

Andres Iniesta: Kyogo Furuhashi Produk Terbaik J.League dan Pantas Bermain di Eropa

Andres Iniesta menyatakan bahwa Kyogo Furuhashi pantas bermain di sepak bola Eropa.

Bola Internasional

Sabtu, 17 Juli 2021

Masaaki Toma, Wasit dengan Penampilan Terbanyak Sepanjang Sejarah J.League

Wasit Masaaki Toma baru saja mencatatkan sejarah sebagai wasit dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah J.League.

Terbaru

Dunia

Senin, 25 Oktober 2021

Shunsuke Nakamura, Gelandang Jepang yang Bakat Besarnya Terlihat dari Usia 5 Tahun

Shunsuke Nakamura adalah pesepak bola asli Yokohama. Dia mulai bermain sepak bola secara kompetitif pada usia sanga belia baru lima tahun

Dunia

Senin, 25 Oktober 2021

Jadi Duta Piala Dunia 2022, David Beckham Bakal Kantongi Rp2,9 Triliun

egenda Manchester United, David Beckham akan mengantongi 150 juta poundsterling setelah dipilih sebagai duta Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dunia

Jumat, 22 Oktober 2021

Will Robson, TopSkor J.League Pertama dari Brasil

Will Robson Emilio Andrade atau punya nama singkat Will adalah topskor J1 League musim 2001 dan menjadi pemain Brasil yang membuat sejarah

Dunia

Kamis, 21 Oktober 2021

Atsushi Yanagisawa, Pemain Muda Terbaik J.League yang Membela Dua Klub Italia

Penyerang asli Jepang atas nama Atsushi Yanagisawa merupakan Rookie of The Year J1 League 1997 yang kemudian punya karier di Liga Italia.

Dunia

Senin, 18 Oktober 2021

Yuki Abe, Gelandang Dua Tim J.League yang Berprestasi Level Klub di Asia

Yuki Abe bukan pesepak bola biasa dan dia termasuk salah satu gelandang klub J.League langganan timnas Jepang medio 2005 sampai 2011.

Dunia

Senin, 18 Oktober 2021

Pemain dengan Hat-trick Terbanyak di Tim Nasional

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan pemain dengan jumlah hat-trick tertinggi yang masih aktif hingga sekarang.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hwang Sun-hong, TopSkor Pertama J.League dari Korea Selatan

Striker asal Korea Selatan atas nama Hwang Sun-hong adalah pemain Negeri Gingseng pembuat sejarah di J.League

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hasil Brasil vs Uruguay: Brace Raphinha Bantu Kokohkan Tim Samba di Puncak Klasemen

Brasil sukses mencukur Uruguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (15/10/2021) pagi WIB.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hasil Argentina vs Peru: Gol Tunggal Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan Albiceleste

Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Argentina vs Peru pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Link Live Streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Berikut link live streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X