Makoto Hasebe, Bersinar dari J.League dan Timnas Jepang sampai Jerman

5 Oktober 2021, 20:35 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Legenda timnas Jepang, Maokoto Hasebe, saat masih membela Urawa Red Diamonds di J.League.
Legenda timnas Jepang, Maokoto Hasebe, saat masih membela Urawa Red Diamonds di J.League. /(© J.LEAGUE - all rights reserved)

  • Gelandang bertahan Makoto Hasebe adalah pemain timnas Jepang yang punya karier panjang di Jerman.
  • Meninggalkan J.League per 2007, Makoto Hasebe masih bermain untuk klub Jerman sampai kini.
  • Makoto Hasene selain berprestasi bersama klub yang dibelanya, dia juga sukses bareng timnas Jepang.

SKOR.id - Makoto Hasebe adalah pesepak bola timnas Jepang era 2006 sampai 2018 yang meninggalkan J.League dan sampai kini berkarier di Jerman.

Pesepak bola yang lahir pada 18 Januari 1984 pemain profesional Jepang yang bermain sebagai gelandang bertahan.

Saat ini, Makoto Hasebe menjadi kapten klub Bundesliga, Eintracht Frankfurt. Tim ini adalah klub Jerman ketiga sejauh ini yang dibelanya.

Makoto Hasebe adalah alumnus SMA Fujieda Higashi pada 2002 dan dia bergabung dengan Urawa Red Diamonds selepas lulus sekolah itu.

Dia menjadi pemain reguler tim utama Urawa Reds mulai musim 2003. Sebelumnya pada 2002, Makoto Hasebe hanya main sekali dalam laga J.League Cup.

Saat bermain sebagai pilar reguler terutama sebagai gelandang bertahan, dia bermain dengan Keita Suzuki. Sebanyak 28 laga di J1 League dijalaninya pada musim itu.

Masuk musim 2004, dia dihormati dengan mendapat status sebagai New Hero Award untuk J.League Cup dan terpilih sebagai salah satu pengisi best XI J.League.

Diapun juga terpilih sebagai pemain terbaik fans Urawa Reds musim itu. The Reds memenangi J1 league 2006 untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Lalu, mereka juga mendapat gelar level benua pertama di Liga Champions Asia 2007 dan dua trofi diraih bersama Makoto Hasebe.

Permainan memikat Makoto Hasebe membuatnya dilaporkan pada Oktober 2007 diminati klub Serie A Liga Italia AC Siena.

Namun, dia justru menandatangani kontrak dengan klub Bundesliga, Wolfsburg menjadi pemain Jepang pertama yang pernah bermain untuk klub ini.

Lalu dua tahun kemudian pada 2009, dia menjadi pemain Jepang kedua yang memenangi gelar Bundesliga.

Ketika 29 April 2010, diumumkan bahwa Hasebe memperpanjang kontraknya dengan Wolfsburg hingga 2012.

Makoto Hasebe saat masih membela Urawa Red Diamods di J.League.
Makoto Hasebe saat masih membela Urawa Red Diamods di J.League. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Lalu yang unik pada 17 September 2011, Hasebe bermain sebagai penjaga gawang selama sembilan menit terakhir untuk laga tandang melawan 1899 Hoffenheim.

Sayang, Wolfsburg kalah dalam pertandingan dengan skor 1-3, dengan Hasebe kebobolan gol ketiga Hoffenheim pada menit 85.

Makoto Hasebe membuat rekor pada 3 Desember 2011, dia memainkan pertandingan Bundesliga ke-100 saat Wolfsburg melawan FSV Mainz 05.

FC Nurnberg menjadi pelabuhannya berikutnya per 2 September 2013 dan Hasebe menandatangani kontrak tiga tahun.

Semusim membela FC Nurnberg, Hasebe pindah ke tim Bundesliga yang lain Eintracht Frankfurt untuk musim 2014–2015, di mana ia menjadi starter instan, hanya melewatkan satu pertandingan kompetitif saat musim pertamanya.

Musim 2015–16, dia juga menjadi gelandang yang maksimal untuk Frankfurt, yang berhasil bertahan di play-off degradasi melawan mantan klub Hasebe, Nuremberg.

Legenda timnas Jepang, Makoto Hasebe, saat masih membela Urawa Red Diamonds di J.League.
Legenda timnas Jepang, Makoto Hasebe, saat masih membela Urawa Red Diamonds di J.League. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Di bawah pelatih baru Frankfurt Niko Kovac, pemain Jepang itu untuk pertama kalinya main sebagai bek tengah pada akhir Oktober 2016 sebagai penghubung sentral di lini belakang lima orang dan bermain di posisi ini sejak saat itu.

Dia bermain di final DFB-Pokal musim itu, sayang kalah dengan skor 1-2 dari Borussia Dortmund. Pada Maret 2017, Hasebe selesaikan musim lebih cepat karena operasi lutut.

Akhirnya pada Mei 2018, tim ini memenangi gelar pertamanya dalam 30 tahun setelah kemenangan 3-1 atas FC Bayern Munich di final DFB-Pokal. Mereka pun lolos ke babak grup Liga Europa.

Makoto Hasebe bersama Eintracht Frankfurt melaju ke semifinal melawan Chelsea sayang mereka kalah.

Efek penampilannya yang kuat selama musim tersebut, dia dinilai hebat oleh majalah olahraga Kicker. Dia juga mencatatkan penampilan ke-309 pada 6 Juni 2020 saat melawan FSV Mainz 05.

Maka, Hasebe menjadi pemain Asia yang mencetak rekor baru di Bundesliga. Masuk musim 2020–21, pemain Jepang itu menjadi pesepak bola tertua di Bundesliga pada usia 36 tahun.

Setelah karir profesional David Abraham berakhir pada Januari 2021, kapten tim baru yang permanen tidak diangkat, tetapi Hasebe jadi pemimpin Eintracht sejak itu.

Makoto Hasebe saat masih membela Urawa Red Diamonds di J.League.
Makoto Hasebe saat masih membela Urawa Red Diamonds di J.League. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Kegemilangan kariernya untuk timnas Jepang, Makoto Hasebe juga pernah juara bersama skuad Samurai Biru di Piala Asia 2011.

Hasebe membuat debut tim nasional senior di bawah kepelatihan Zico pada 11 Februari 2006, dalam pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat di AT&T Park di San Francisco.

Namun, dia tidak terpilih untuk Piala Dunia 2006. Takeshi Okada menjadi manajer baru pada Desember 2007 lalu Hasebe kembali masuk timnas Jepang.

Setelah itu, dia menjadi pemain reguler dan memainkan banyak pertandingan sebagai gelandang bertahan bersama Yasuhito Endo untuk Jepang.

Makoto Hasebe adalah kapten Jepang di Piala Dunia 2010, karena Yoshikatsu Kawaguchi adalah penjaga gawang senior dan berstatus kiper ketiga.

Dia juga jadi kapten di Piala Asia 2011. Hasebe menjadi kapten tim untuk tiga kampanye Piala Dunia, sampai dia mengumumkan pensiun dari laga internasional setelah Jepang kalah 2-3 dari Belgia dalam laga 16 Besar Piala Dunia 2014.

Namun, Hasebe kembali bermain untuk Jepang pascakembali dari pensiunnnya di Piala Asia 2015 dan Piala Dunia 2018. Makoto Hasebe memainkan 114 pertandingan dan mencetak 2 gol untuk Jepang hingga 2018.

Berita J.League Lainnya:

Jadwal Siaran Langsung Gratis J.League Bulan Oktober 2021: Semifinal dan Final J.League Cup

Ada Patung Garuda dan Nuansa Indonesia di Kandang Sanfrecce Hiroshima

Tag

Video

Berita Terkait

Bola Internasional

Selasa, 10 Agustus 2021

Assist Chanathip Songkrasin Bantu Hokkaido Consadole Sapporo Kalahkan Urawa Reds

Assist Chanathip Songkrasin turut membantu Hokkaido Consadole Sapporo menang di Meiji Yasuda J1 League.

Bola Internasional

Jumat, 10 September 2021

Jimat Anti-Kalah Urawa Reds di J.League Itu Bernama Alexander Scholz

Jika bebicara tentang bek terbaik dunia, mungkin nama-nama seperti Virgil van Dijk atau Ruben Dias sudah akrab di telinga.

Bola Internasional

Sabtu, 25 September 2021

F.C.Tokyo Cetak Gol Cepat 36 Detik, Tetap Kalah dari Urawa Reds via Gol Perdana Hiroki Sakai

Gol cepat tak mampu membuat F.C.Tokyo menang saat menjamu Urawa Red Diamonds pada laga Meiji Yasuda J1 League 2021.

Bola Internasional

Sabtu, 2 Oktober 2021

Yuya Osako dan Bojan Krkic Cetak Gol Perdana, Vissel Kobe Bungkam Urawa Red Diamonds

Pemain Vissel Kobe, Yuya Osako dan Bojan Krkic, akhirnya berhasil mencetak gol pertamanya musim ini di kompetisi J1 League.

Terbaru

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hwang Sun-hong, TopSkor Pertama J.League dari Korea Selatan

Striker asal Korea Selatan atas nama Hwang Sun-hong adalah pemain Negeri Gingseng pembuat sejarah di J.League

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hasil Brasil vs Uruguay: Brace Raphinha Bantu Kokohkan Tim Samba di Puncak Klasemen

Brasil sukses mencukur Uruguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (15/10/2021) pagi WIB.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hasil Argentina vs Peru: Gol Tunggal Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan Albiceleste

Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Argentina vs Peru pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Link Live Streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Berikut link live streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dunia

Kamis, 14 Oktober 2021

Presiden FIFA Ingin Piala Dunia Dilangsungkan di Israel dan Palestina, Rencananya Picu Kontroversi

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memiliki keinginan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2030 di negara-negara tetangga Arab, termasuk Israel dan Palestina.

Dunia

Kamis, 14 Oktober 2021

Prediksi Argentina vs Peru: La Albiceleste Jaga Laju Tak Terkalahkan

Argentina bertekad mempertahankan laju tak terkalahkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan saat menjamu Peru.

Dunia

Kamis, 14 Oktober 2021

Brasil vs Uruguay: Prediksi dan Link Live Streaming

Jadwal Kualifikasi Piala Dunia Qatar akan mempertemukan dua raksasa dunia, Brasil vs Uruguay.

Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021

Toshihide Saito, Defender Muda Fenomenal pada J.League Musim 1996

Shimizu S-Pulse pernah punya defender yang punya reputasi jempolan pada J.League musim 1996 atas nama Toshihide Saito

Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021

Vietnam Remuk di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia

Empat laga empat kekalahan dan itu dirasakan Vietnam di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia

Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021

Rincian 10 Hat-trick Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal

Berikut ini rincian 10 hat-trick Cristiano Ronaldo bersama timnas Portugal.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X