Makna Istilah "It's Diving Home" hingga "Shawberto Carlos" Jelang Final Euro 2020

9 Juli 2021, 13:00 WIB
Editor: Dini Wulandari
Grafis banner resmi gelaran Piala Eropa atau Euro 2020.
Grafis banner resmi gelaran Piala Eropa atau Euro 2020. /(UEFA)

  • Final Euro 2020 akan mempertemukan Italia vs Inggris di Stadion Wembley.
  • Jelang bentrokan, banyak bermunculkan istilah yang mengiringi dua tim raksasa Eropa ini.
  • Skor.id telah merangkum makna di balik slogan dan istilah tersebut.

SKOR.id - Banyak istilah dan slogan yang bermunculan Jelang final Euro 2020 yang mempertemukan Italia vs Inggris.

Italia vs Inggris akan tersaji di Stadio Wembley pada Minggu (11/7/2021) atau Senin dini hari WIB.

Italia dan Inggris melaju ke partai puncak Piala Eropa 2020 dengan catatan mengesankan. 

Kedua tim sama-sama tak terkalahkan sepanjang turnamen yang sempat tertunda selama setahun ini.

Bahkan, catatan terkalahkan Gli Azzurri mencapai 33 pertandingan di semua ajang.

Sementara, The Three Lions tampil sebagai tim dengan pertahanan terbaik sejauh Piala Eropa 2020 bergulir, dengan baru kebobolan satu gol.

Baca Juga: Piala Eropa 2020: Jadwal, Hasil, Klasemen, Profil Tim dan Stadion Lengkap

Menjelang bentrukan dua raksasa Eropa tersebut, muncul banyak istilah baru, mulai Football's Coming Home or Rome hingga Shawberto Carlos.

Berikut, Skor.id telah merangkum makna di balik istilah dan slogan yang muncul jelang final Euro 2020:

1. Football is Coming Home or Rome

Istilah tersebut sebenarnya lebih melekat pada fan sepak bola Inggris dengan sebutan "It's Coming Home".

Slogan ini merupakan penggalan dari lirik lagu "Three Lions" milik grup Lightning Seeds karangan David Baddiel dan Frank Skinner, yang dirilis pada 1996.

Lagu dan jargon tersebut khusus dibuat untuk menyambut kemeriahan Piala Dunia 1996 yang dihelat di Inggris, memaknai kembalinya sepak bola ke rumah mereka.

Namun, istilah tersebut dipelesetkan pendukung Italia menjadi "It's Coming to Rome", merujuk kota di Italia, Roma. 

Slogan ini merupan psywar fans Gli Azzurri untuk Inggris yang akan menjadi lawan Italia di final.

2. It's Diving Home

Cover artikel Piala Eropa 2020 (Euro 2020).
Cover artikel Piala Eropa 2020 (Euro 2020). (Grafis Jovi/Skor.id)

"It's Diving Home" juga merupakan pelesetan dari "It's Coming Home", menyusul aksi drama Raheem Sterling saat Inggris melawan Denmark di semifinal.

Sterling melakukan diving di kotak penalti saat perpanjangan waktu, aksinya membuahkan hadiah penalti yang membidani gol kedua Inggris.

Sepakan Harry Kane yang maju sebagai eksekutor berhasil digagalkan kiper Denmark, tapi sang striker sukses memanfaatkan bola rebound menjadi gol. 

Berkat gol itu, Inggris menang 2-1 dan lolos ke final Euro untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Salah satu orang yang mempopulerkan "It's Diving Home" adalah Jurnalis BeIN Sports Italia, Tancredi Palmeri, di akun twitter-nya.

3. England vs Everybody

Kesuksesan Inggris menuju final Piala Eropa 2020 tampak tidak membuat semua orang senang. Itu karena mereka menilai Inggris melakukan kecurangan saat menghadapi Denmark di semifinal.

Selain aksi diving Sterling, mata Kasper Schmeichel terlihat disoroti sinar laser untuk mengganggu penglihatan atau konsentrasi saat menghadapi penalti Inggris.

Belum lagi insiden munculnya dua bola pada momen tersebut. Akibatnya, banyak orang yang geram dengan Inggris, terutama lawan-lawan mereka.

UEFA bahkan dikabarkan akan melakukan penyelidikan atas banyaknya insiden yang dilakukan suporter Inggris saat menghadapi Denmark.

4. Duet Kuda Tua Chiellini-Bonucci

Duet Giorgio Chiellini (36) dan Leonardo Bonucci (34) di lini pertahanan Italia sangatlah penting.

Mereka menjadi salah satu kunci sukses tim asuhan Roberto Mancini melenggang ke final, dengan hanya kebobolan tiga gol dari enam pertandingan di Euro 2020.

Keduanya mendapat julukan kuda tua karena usianya tak muda lagi tapi masih dapat terus bersaing.

Koneksi kuat antara Chiellini dan Bonucci sudah terjalin karena sama-sama memperkuat pertahanan Juventus.

5. Shawberto Calos

"Shawberto Carlos" merupakan julukan yang diberikan fans Inggris untuk bek kiri mereka, Luke Shaw.

Shaw disandingkan dengan legenda Brasil, Roberto Carlos, karena kontribusinya sepanjang gelaran Euro 2020.

Sama seperti Carlos yang jadi pemain kunci lewat gol dan assist-nya untuk Brasil, Shaw juga tampil impresif bersama The Three Lions.

Sejauh ini, bek milik Manchester United itu mampu menghasilkan tiga assist.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 Berita Piala Eropa lainnya:

VIDEO: Kata Harry Kane Soal Peluang Inggris di Final Euro 2020

Jelang Italia vs Inggris di Final Euro 2020, Giorgio Chiellini Puji Kualitas Harry Kane

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Dunia

Senin, 7 Juni 2021

5 Aturan Spesial Pandemi di Piala Eropa 2020

Ada beberapa aturan khusus pandemi yang akan diterapkan di gelaran Piala Eropa 2020.

Dunia

Minggu, 20 Juni 2021

10 Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Eropa

Berikut adalah pemain yang memiliki rapor gol terbanyak dalam ajang Piala Eropa.

Dunia

Jumat, 2 Juli 2021

10 Jersey Terbaik di Euro 2020

Pada ajang Piala Eropa 2020 (Euro 2020), bukan hanya pemain dan tim yang menjadi sorotan, jersey yang mereka kenakan juga menarik untuk dibahas.

Terbaru

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Link Live Streaming Sepak Bola Putri di Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021)

Laga sepak bola putri di Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan di Vidio.com.

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

Dunia

Sabtu, 24 Juli 2021

Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

Dunia

Jumat, 23 Juli 2021

Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X