Luis Enrique Puji Ketangguhan Unai Simon Usai Bikin Blunder di Kroasia vs Spanyol

29 Juni 2021, 13:20 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Dini Wulandari
Kiper timnas Spanyol, Unai Simon, tampak lesu setelah mencetak gol bunuh diri karena blunder yang dilakukannya, Senin (28/6/2021).
Kiper timnas Spanyol, Unai Simon, tampak lesu setelah mencetak gol bunuh diri karena blunder yang dilakukannya, Senin (28/6/2021). /(Twitter International Championship)

  • Luis Enrique memberi pujian atas sikap Unai Simon usai membuat blunder fatal. 
  • Kesalahan Unai Simon sempat membuat Spanyol tertinggal dari Kroasia
  • Kiper Athletic Bilbao itu merespons dengan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. 

SKOR.id - Pelatih Spanyol, Luis Enrique, melantunkan sanjungan kepada penjaga gawang Unai Simon atas keberhasilannya merespons blunder horor yang berbuah bunuh diri.

Unai Simon, kiper yang membela Athletic Bilbao, membuat kesalahan fatal saat gagal membendung back pass Pedri di sisi tengah lapangan.

Bola yang mengenai kakinya justru memantul dan mengarah masuk ke gawang yang membuat Kroasia unggul lebih dulu.

Baca Juga: Piala Eropa 2020: Jadwal, Hasil, Klasemen, Profil Tim dan Stadion Lengkap

Namun, Spanyol bangkit, demikian pula dengan Unai Simon, yang membuat penyelamatan krusial saat timnya unggul 3-1 sebelum Kroasia mencetak dua gol penyama yang memaksa pertandingan dilanjut ke tambahan waktu.

La Furia Roja akhirnya memastikan tiket perempat final berkat gol Alvaro Morata dan Mikel Oyarbazal, sementara sang kiper juga kembali memainkan peran kunci dengan melakukan penyelamatan.

Pelatih Luis Enrique menegaskan, penampilan pemain 24 tahun ini di laga Kroasia menjadi salah satu alasan ia menaruh kepercayaan kepada Unai Simon, yang menjadi pilihan utama timnas sejak melakoni debut pada November lalu.

Unai Simon memberikan pelajaran kepada semua orang. Setelah sebuah kesalahan, kesalahan Anda bukan masalah, tapi sikap Anda setelah kesalahan tersebut,” ujar Luis Enrique.

“Ini sebuah pelajaran untuk semua rekan setim dan untuk semua anak-anak yang ingin bermain sepak bola.”

Mantan arsitek Barcelona ini juga mengomentari pertandingan dramatis yang dijalani Spanyol, hingga berbuah total delapan gol.

“Itu pertandingan epik. Ini memiliki hal negatif dan positif,” imbuhnya.

Penyerang timnas Spanyol, Alvaro Morata, ketika merayakan gol pada menit ke-100 perpanjangan waktu lawan Kroasia, Senin (28/6/2021).
Penyerang timnas Spanyol, Alvaro Morata, ketika merayakan gol pada menit ke-100 perpanjangan waktu lawan Kroasia, Senin (28/6/2021). (Twitter International Championship)

"Sepak bola adalah olahraga kesalahan. Dua kubu fans memberikan aplaus kepada dua tim atas usaha dan pertunjukan yang diberikan kedua tim.

"Saya mengalami beberapa pertandingan yang sangat intens, tapi ini termasuk salah satu yang paling intens," Luis Enrique menyudahi.

Spanyol akan berhadapan dengan Swiss, yang berhasil membuat kejutan dengan mendepak Prancis lewat adu penalti, di partai perempat final.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia. 

Berita Euro 2020 lainnya

Ikuti Jejak Fernando Torres, Alvaro Morata Top Skor Bersama Spanyol di Euro

Banjir 14 Gol, Dua Finalis Piala Dunia 2018 Gugur di Euro 2020

  • Sumber: Goal
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Selasa, 29 Juni 2021

    Eliminasi Prancis, Granit Xhaka Sebut Swiss Punya Semangat Juang Luar Biasa

    Kapten timnas Swiss, Granit Xhaka, terkejut dengan keberhasilan timnya mendepak Prancis di Euro 2020.

    Dunia

    Selasa, 29 Juni 2021

    Spanyol Lolos ke Perempat Final Euro 2020, Luis Enrique Berani Sesumbar

    Luis Enrique berani sesumbar usai meloloskan Spanyol ke perempat final Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Selasa, 29 Juni 2021

    5 Laga Rivalitas Klasik Inggris vs Jerman: Hattrick Geoff Hurst sampai Kontroversi Frank Lampard

    Berikut ini adalah lima duel klasik antara Inggris melawan Jerman.

    Terbaru

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Link Live Streaming Sepak Bola Putri di Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021)

    Laga sepak bola putri di Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan di Vidio.com.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

    Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

    Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

    Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

    Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

    Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

    Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

    Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

    Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

    Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X