Liga Singapura Bermasa Depan Cerah, Efek Mundurnya Petinggi Operator Liga Thailand

4 Mei 2021, 22:30 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Logo Singapore Premier League atau Liga Singapura /Twitter.com/SGPremierLeague

SKOR.id - Orang Singapura atas nama Benjamin Tan baru saja melepaskan posisi ganda sebagai wakil kepala eksekutif Liga Thailand dan direktur lisensi klub Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) pada pekan lalu.

Kemudian, Benjamin Tan akan menjadi bagian dari proyek Unleash the Roar yang dicanangkan untuk masa depan sepak bola Negeri Singa.

Lelaki berusia 44 tahun, mengumumkan via akun Facebook pribadinya pada Minggu (2/5/2021), bahwa dia selesai dengan tugasnya selama lima tahun di Thailand.

Benjamin Tan terbang pulang ke Singapura pada Senin (3/5/2021) malam, lalu menjalani karantina selama 14 hari.

Tan mengatakan kepada The New Paper: "Saya sangat senang bisa kembali. Ketika saya mendengar tentang proyek Unleash the Roar, saya sangat senang."

"Sekarang, saya merasa terhormat menjadi bagian dari proyek ini. Sekarang adalah waktu yang menarik dengan rencana untuk meningkatkan standar sepak bola Singapura," ujarnya.

"Dengan dukungan dari semua orang mulai penggemar, ofisial, pemain, orang tua, sekolah, pemerintah, sponsor, dan media, saya berharap sepak bola Singapura dapat meningkat."

TNP memahami bahwa Tan akan ditugaskan untuk meningkatkan standar klub Liga Singapura atau Singapore Premier League (SPL).

Dia bakal mendorong privatisasi kompetisi profesional, komponen kunci dari ekosistem sepak bola lokal yang ingin ditingkatkan oleh proyek Unleash the Roar.

SPL memulai proses privatisasi tahun lalu, dengan Lion City Sailors FC, yang pertama melakukan.

Klub dengan nama lama Home United ini kini dibiayai oleh miliarder lokal Forrest Li dan menjadi klub dengan status privatisasi pertama.

Logo Lion City Sailors FC dari Liga Singapura atau Singapore Premier League.
Logo Lion City Sailors FC dari Liga Singapura atau Singapore Premier League. Facebook.com/lioncitysailorsfc/

Pada Maret 2021, Presiden Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) Lim Kia Tong mengakui bahwa privatisasi adalah jalan ke depan untuk kompetisi berusia 25 tahun itu.

Karena, klub tidak dapat terus bergantung pada pemerintah untuk memberikan bantuan dari dekade ke dekade.

Meningkatkan standar klub akan menjadi sesuatu yang lebih dari familiar bagi Benjamin Tan.

Sebagai direktur lisensi klub FAT, dia membantu klub-klub Thailand meningkatkan berbagai aspek manajemen sepak bola, dari pengembangan pemain muda hingga tata kelola klub.

Benjamin Tan telah naik pangkat sebagai eksekutif kompetisi FAS pada 2000-an menjadi kepala kompetisi klub Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dari 2010 hingga 2014.

Dia kembali ke FAS sebagai wakil direktur pengembangan dan perencanaan dari 2014 hingga 2016, setelah itu dia diburu oleh FAT.

Saat ia menyebut waktu untuk tugas terakhirnya di luar negeri, Liga Thailand telah menjadi yang terbaik di wilayahnya.

Thailand juga sekarang memiliki empat wakil di Liga Champions Asia, termasuk satu tim melalui playoff.

Logo Liga Champions Asia 2020
Logo Liga Champions Asia 2020

Ini adalah prestasi yang tidak luput dari perhatian negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Vietnam, yang seperti Singapura, hanya memiliki satu slot di kompetisi klub utama Asia, ingin memburu Benjamin Tan menjadi CEO V.League sesuai laporan berbagai media negeri itu.

Namun, ketika panggilan negaranya datang, Benjamin Tan sudah mengambil keputusan.

Mantan pemain timnas Thailand Therdsak Chaiman menyebut Tan sebagai katalisator di balik kebangkitan klub-klub Thailand.

"Sebelum dia datang, kami tidak tahu tentang perizinan klub. Tetapi, Ben membantu meningkatkan standar klub," kata Therdsak, yang juga melatih klub papan atas Thailand Chonburi FC, kepada TNP.

"Awalnya tidak mudah karena klub tidak mengerti mengapa mereka harus mengeluarkan uang untuk ini dan itu," ucapnya.

"Tetapi Anda lihat hari ini, kami memiliki empat klub Thailand yang bersaing di Liga Champions Asia."

Gelandang serang Supachok Surachat (19) disambut rekannya seusai mencetak gol bagi Buriram United FC pada laga uji coba jelang lanjutan Liga Thailand 1 2020, 5 September 2020.
Gelandang serang Supachok Surachat (19) disambut rekannya seusai mencetak gol bagi Buriram United FC pada laga uji coba jelang lanjutan Liga Thailand 1 2020, 5 September 2020. Facebook.com/BuriramUnitedFC/photos

Namun, jika sepak bola Singapura ingin sukses, Tan tidak bisa melakukannya sendiri, Therdsak memperingatkan itu.

"Ben memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan standar klub," tutur Therdsak.

"Tetapi, dia harus mendapat dukungan dari semua orang, seperti yang dia lakukan di Thailand."

Ikuti juga Instagram, Facebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Liga Singapura lainnya:

Liga Singapura 2021 Mulai 13 Maret, Satu Klub Terpaksa Mundur

Pencetak Gol Terbanyak Liga 1 Merapat ke Liga Singapura dan Bakal Tampil di Piala AFC

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Dunia

Minggu, 21 Maret 2021

Mantan Striker Arema FC Sukses Cetak Gol Pertama di Liga Singapura

Mantan striker asing Arema FC serta Persipura, Sylvano Comvalius akhirnya mencetak gol pertamanya di Liga Singapura.

Dunia

Minggu, 11 April 2021

Eks Striker Persija Jadi Bintang saat Timnya Raih Kemenangan Pertama di Liga Singapura

Tanjong Pagar United FC layak berterima kasih kepada mantan striker Persija Luiz Junior di lanjutan Liga Singapura 2021.

Dunia

Selasa, 13 April 2021

Liga Singapura 2021 Dikuasai Klub Asing, Tim yang Diperkuat Eks Topskor Liga 1 Terseok

Juara bertahan Liga Singapura yang juga klub asing asal Jepang, Albirex Niigata tetap tak terkalahkan setelah enam pertandingan awal

Dunia

Rabu, 21 April 2021

Putaran Pertama Liga Singapura 2021 Selesai, Pemain dan Klub asal Jepang Jadi Penguasa

Liga Singapura 2021 sudah menyelesaikan putaran pertama dan Jepang jadi penguasa sementara, baik level tim maupun pemain

Terbaru

Dunia

Senin, 17 Mei 2021

Roberto Mancini Perpanjang Kontrak hingga 2026, FIGC Berharap Italia Juara Piala Eropa dan Piala Dunia

Roberto Mancini telah memperpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Italia.

Dunia

Senin, 17 Mei 2021

Yasuyuki Konno, Andalan Timnas Jepang yang ''Penting'' Bagi FC Tokyo dan Gamba Osaka di J.League

Yasuyuki Konno bisa dikatakan identik dengan FC Tokyo, tetapi juga "dekat" Gamba Osaka di J.League dan dia andalan timnas Jepang

Dunia

Senin, 17 Mei 2021

Pelatih Timnas Malaysia Tak Mau Pikirkan Efek dari Mundurnya Korea Utara

Pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, tak mau terlalu memikirkan dampak mundurnya Korea Utara dari Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dunia

Senin, 17 Mei 2021

VIDEO: Momen Berkesan David Beckham di Piala Dunia

David Beckham meninggalkan kenangan berkesan selama tiga kali tampil di Piala Dunia berbeda.

Dunia

Senin, 17 Mei 2021

VIDEO: Gol-gol Romelu Lukaku di Piala Dunia

Romelu Lukaku menyumbang lima gol dalam dua edisi terakhir Piala Dunia.

Dunia

Minggu, 16 Mei 2021

VIDEO: Perjalanan Zidane di Piala Dunia, Juara hingga Tandukan

Berikut ini video lika-liku perjalanan Zinedine Zidane di Piala Dunia.

Dunia

Sabtu, 15 Mei 2021

Pelatih Timnas Swedia Umumkan Zlatan Ibrahimovic Tidak Dapat Tampil di Piala Eropa 2021

Cedera yang dialami Zlatan Ibrahimovic membuatnya harus melupakan tampil di Piala Eropa 2020 (2021).

Dunia

Sabtu, 15 Mei 2021

Eks Pemain Asing PSM Makassar Sukses Antarkan Timnya Raih Double Winner di Lebanon

Kesuksesan menghampiri mantan pemain asing PSM Makassar, Hussein El Dor, bersama tim barunya di Lebanon.

Dunia

Sabtu, 15 Mei 2021

Diabaikan Prancis, Aymeric Laporte Akhirnya Resmi Diizinkan Membela Timnas Spanyol

Bek Manchester City, Aymeric Laporte, akan diperbolehkan untuk memperkuat timnas Spanyol.

Dunia

Jumat, 14 Mei 2021

''Saudara'' PSPS Riau Terancam Kena Hukuman dari Operator Liga Malaysia

Kabar kurang enak menghampiri "saudara" PSPS Riau asal Liga Malaysia, Kelantan FC terkait pemain mereka yang terpapar Covid-19.
X