Liga Malaysia Diganggu Covid-19, Operatornya Tiru Cara di Eropa dan Klub Mulai Lega

29 Juli 2021, 11:15 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Pemain Indonesia, Saddil Ramdani (depan, kedua dari kanan), berfoto bersama tim Sabah FC kala menghadapi Sri Pahang FC dalam lanjutan Liga Super Malaysia 2021, Selasa (16/3/2021).
Pemain Indonesia, Saddil Ramdani (depan, kedua dari kanan), berfoto bersama tim Sabah FC kala menghadapi Sri Pahang FC dalam lanjutan Liga Super Malaysia 2021, Selasa (16/3/2021). /Instagram Sabah FC

SKOR.id - Sebagian besar klub Liga Malaysia menghela napas lega ketika Malaysian Football League (MFL) sebagai operator kompetisi sigap dalam penanganan paparan Covid-19.

Ya, MFL sedang mengajukan permohonan kepada Dewan Keamanan Nasional (MKN) dan Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) terkait paparan virus corona.

Mereka mengharapkan ada kebijakan baru yaitu soal karantina. Jadi jika klub ada yang terpapar virus corona, maka ofisial dan pemain yang positif Covid-19 saja yang dikarantina.

Langkah ini bertepatan dengan apa yang dilakukan beberapa kompetisi di Eropa, sehingga memastikan bahwa pertandingan berjalan sesuai rencana dan tidak mempengaruhi perencanaan tim.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

Pelatih Kedah Darul Aman (KDA) FC asal Singapura, Aidil Sharin Sahak mengaku sangat terkesan dengan situasi saat ini yang tidak bisa bermain karena keikutsertaan Piala AFC dibatalkan.

"Saya pikir itu solusi terbaik yang harus ada saat ini, jika tidak, berapa banyak pertandingan yang harus ditunda lagi dan itu akan memakan waktu lama," ujar Aidil Sharin.

"Tim kami, hanya satu hari lagi untuk bermain, harus menerima berita penundaan. Padahal saat itu, kami semua siap dan perencanaan sedikit terpengaruh," katanya.

"Jadi, saya kira bisa dipertimbangkan yang negatif untuk melanjutkan tugas, ambil contoh kompetisi luar negeri, Eropa dan Euro 2020. Hanya pemain positif yang perlu dikarantina."

Aidil Sharin mengakui, mereka sangat sedih dan kecewa karena setelah Piala AFC 2021 yang seharusnya dijalani batal terlaksana.

Sementara itu, CEO MFL Datuk Ab Ghani Hassan telah mengajukan permohonan untuk meninjau standar operasional prosedur (SOP) untuk menyelenggarakan Liga Malaysia terkini.

MFL mengirimkan permohonan itu melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (KBS) Malaysia untuk dipertimbangkan oleh departemen yang terkait penanganan Covid-19.

Suasana latihan berbasis karantina klub Liga Malaysia, Selangor FC di Shah Alam pada 15 Februari 2021.
Suasana latihan berbasis karantina klub Liga Malaysia, Selangor FC di Shah Alam pada 15 Februari 2021. Facebook.com/selangorfc-Brandon

Dia mengatakan, MFL mengusulkan agar hanya petugas dan pemain positif Covid-19 yang dikarantina.

Sedangkan mereka yang dikonfirmasi negatif diizinkan untuk berlatih dan pada saat yang sama melanjutkan pertandingan Liga Malaysia sesuai jadwal.

Dua pertandingan Liga Super Malaysia; KDA FC kontra Penang FC serta PJ City FC lawan KDA FC ditunda karena dua pemain Kedah Darul Aman FC dinyatakan positif Covid-19.

Untuk Liga Premier Malaysia, ada tiga pertandingan ditunda. Laga-laga itu melibatkan Sarawak United FC vs Perak FC II, Kuching City FC vs Terengganu FC II, dan Kuching City FC vs Johor Darul Ta'zim II.

Langkah MFL ini juga didukung oleh pelatih Kuching City FC, Irfan Bakti Abu Salim. Dia menjelaskan bahwa pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti semua instruksi yang ditetapkan.

Selain itu, mantan pelatih Persipura ini mengatakan kalau dia melihat proposal itu adil bagi semua tim.

"Saya kira langkah yang baik bagi kami untuk mengajukan pertimbangan ke MKN karena tim kami akan selalu melakukan tes RTK setiap ada pertandingan," ucap Irfan Bakti.

Para pemain Kuching City FC, klub Liga Malaysia, dalam sesi latihan di Stadion Sarawak pada 2 Januari 2021.
Para pemain Kuching City FC, klub Liga Malaysia, dalam sesi latihan di Stadion Sarawak pada 2 Januari 2021. Facebook.com/kuchingfootballclub

"Jadi saya pikir akan lebih baik jika pemain negatif dibiarkan terus berlatih dan bermain dalam pertandingan."

"Sementara itu, pemain yang positif Covid-19 terus dikarantina seperti yang ditentukan," tuturnya menambahkan.

Menurut Irfan Bakti, Kuching City FC selalu peduli dengan hal ini dan karena mereka tidak pernah ketinggalan untuk selalu melakukan tes.

"Jadi jika hasil tes negatif, saya harap kami diberikan keleluasaan untuk bermain dan berlatih,” kata Irfan Bakti.

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: 

Berita Liga Malaysia lainnya:

Rapor Pemain Indonesia di Liga Malaysia: Gagal Cetak Gol hingga Harus Menelan Kekalahan

Tragis, Dua Laga Liga Malaysia Kembali Dibatalkan dan Satu Partai Jelang Mulai

Pilihan Berkebalikan 2 Pemain Indonesia yang Resmi Jadi Pilar Asing Anyar di Liga Malaysia

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Dunia

Senin, 12 Juli 2021

Pemenang FIFA Puskas Award 2016 Gabung Klub Kasta Ketiga Liga Malaysia

Pemenang FIFA Puskas Award 2016, Faiz Subri akhirnya resmi menjadi milik Kuala Kangsar FC (KK FC) yang merupakan klub kasta ketiga Liga Malaysia

Dunia

Jumat, 16 Juli 2021

Siaran Langsung Liga Malaysia 2021 Tembus 21 Juta Penonton Saat Pandemi Covid-19

Liga Malaysia 2021 tetap jalan pada saat pandemi Covid-19 dan mencatatkan total 21.814.979 penonton siaran langsung.

Dunia

Minggu, 18 Juli 2021

Mimpi Buruk Indonesia di Piala AFF 2010 Minta Striker Asing Dibatasi di Liga Malaysia

Safee Sali yang menjadi mimpi buruk Piala AFF 2010 bicara keras soal kesempatan striker lokal di Liga Malaysia.

Liga 1

Minggu, 18 Juli 2021

5 Defender Asli Indonesia yang Berstatus Pemain Asing di Liga Malaysia

Lima pemain bertahan dari Indonesia tercatat pernah berstatus sebagai pemain asing di Liga Malaysia.

Terbaru

Dunia

Selasa, 21 September 2021

Daftar Terbaru 11 Pelatih Timnas Negara ASEAN untuk Piala AFF 2020

Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) memastikan drawing terbaru Piala AFF 2020 akan terlaksana sore ini, Selasa (21/9/2021).

Dunia

Senin, 20 September 2021

Takashi Hirano, si Petualang J.League yang Mengakhiri Karier di Kanada

Takashi Hirano adalah gelandang yang bisa disebut pesepak bola petualang di J.League tetapi dia memilih pensiun setelah berkarier di Kanada

Dunia

Jumat, 17 September 2021

Patrick Mboma Rela Tinggalkan PSG lalu Jadi TopSkor Pertama J.League asal Afrika

Patrick Mboma bukan pemain asing asal Afrika pertama di J.League, tetapi dia adalah jadi topskor pertama asal Benua Hitam di Liga Jepang.

Dunia

Rabu, 15 September 2021

Kazuaki Tasaka, Rookie Terbaik Edisi Kedua J.League yang Bersinar Sejak Pertama

Rookie atau pemain baru terbaik J.League 1994 sangat layak diberikan kepada gelandang kelahiran Hiroshima atas nama Kazuaki Tasaka

Dunia

Selasa, 14 September 2021

10 Stadion Paling Aneh di Dunia, Salah Satunya di Asia Paling Canggih

Banyak hal yang membuat sebuah stadion sepak bola unik dan aneh, mulai dari lokasi, hingga teknologi.

Dunia

Selasa, 14 September 2021

Kisah Marcel Sabitzer, Lepas Ban Kapten RB Leipzig demi Hias Bangku Cadangan Bayern Munchen

Bayern Munchen akan melawat ke markas Barcelona untuk melakoni matchday 1 Grup E Liga Champions 2021-2022.

Dunia

Selasa, 14 September 2021

AFC Tanggapi Usulan Piala Dunia 2 Tahun Sekali, Timnas Indonesia Ikut Diuntungkan

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya angkat bicara tentang wacana dihelatnya Piala Dunia dua tahun sekali.

Dunia

Selasa, 14 September 2021

Siap Lawan Vietnam sampai Indonesia, India Ajukan Proposal Ikut Piala AFF

Memburu lawan tangguh dari ASEAN seperti Vietnam, Thailand, sampai Indonesia, India minat gabung Piala AFF

Dunia

Senin, 13 September 2021

Hiroaki Morishima, Pejuang Setia Cerezo Osaka yang Bawa Jepang Juarai Asia

Hiroaki Morishima adalah pemain setia Cerezo Osaka dari 1991 sampai 2008 yang punya catatan istimewa bersama timnas Jepang.

Dunia

Sabtu, 11 September 2021

Kazuyoshi Miura, TopSkor Pertama J.League saat Berformat Single Season

J.League edisi 1996 mengalami perubahan format yang beda dari tiga musim sebelumnya dan Kazuyoshi Miura langsung jadi topskor.
X