IIMS

Kesedihan Korea Selatan Tersingkir dari Olimpiade Tokyo: Bukan Hanya soal Medali, tetapi Wajib Militer

1 Agustus 2021, 05:15 WIB
Penulis: Thoriq Az Zuhri
Editor: Thoriq Az Zuhri
Para pemain Korea Selatan tampak sedih usai tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020.
Para pemain Korea Selatan tampak sedih usai tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020. /(Twitter.com/FOXSportsAsia)

SKOR.id - Bukan hanya soal medali, para pemain Korea Selatan tampak sangat sedih saat tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020.

Timnas Korea Selatan gagal mendapatkan medali di cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

Pada babak perempat final, mereka harus rela kalah 3-6 dari Meksiko dan gagal lolos ke semifinal.

Tak hanya soal kegagalan meraih medali, para pemain Korsel tampak sangat terpukul, salah satunya mungkin karena soal wajib militer.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

 

Wajib militer sudah dilakukan di Korea Selatan sejak 1957, setiap pria berusia 18 sampai 28 tahun wajib masuk ke dalam militer.

Panjang masa wajib militer berbeda-beda tergantung cabang tempat mereka ditempatkan, mulai dari 18 sampai 21 bulan lamanya.

Bagi atlet, usai 18 sampai 28 tahun adalah usia emas, kehilangan satu setengah tahun masa kariernya hampir pasti berarti ia tertinggal dari para pesaing dan bisa gagal kembali jadi atlet.

Meski begitu ada pengecualian untuk para atlet, atau para pelaku seni di Korea Selatan.

Pemain Korea Selatan tertunduk sedih usai kalah dari Meksiko di Olimpiade Tokyo 2020.
Pemain Korea Selatan tertunduk sedih usai kalah dari Meksiko di Olimpiade Tokyo 2020. (Twitter.com/WitballBros)

Sejak 1973, ada aturan yang mengatakan bahwa mereka yang memenangi medali di Olimpiade atau medali emas di Asian Games, akan masuk grade paling bawah di wajib militer.

Mereka yang masuk ke grade 4 hanya akan menjalani wajib militer selama empat pekan.

Setelah itu, mereka diperbolehkan untuk menjalani wajib militer sebagai atlet dalam 34-42 bulan setelahnya, alias bisa melanjutkan karier mereka sebagai atlet atau pelaku seni.

Mereka hanya akan diwajibkan menghadiri beberapa hari wajib militer setiap tahun dalam enam tahun selanjutnya.

Salah satu nama terbesar yang bisa mendapatkan status khusus ini adalah penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-min.

Son hanya melakoni wajib militer selama sebulan usai mendapatkan medali emas sepak bola putra di Asian Games 2018 Jakarta.

Son Heung-min saat menjalani wajib militer di Korea Selatan.
Son Heung-min saat menjalani wajib militer di Korea Selatan. (Twitter.com/BBCSport)

Banyak atlet-atlet lain yang juga mendapat pengecualian ini, termasuk beberapa dari prestasi di luar Olimpiade dan Asian Games.

Salah satunya adalah anggota timnas Korea Selatan yang berhasil melaju hingga semifinal Piala Dunia 2002 di kandang sendiri.

Meski begitu, publik Korea Selatan banyak yang marah soal aturan khusus di luar Olimpiade dan Asian Games ini, sehingga kini mereka yang dikecualikan kebanyakan hanya dari para peraih medali di Olimpiade dan medali emas Asian Games.

Ada 220 atlet dan pelaku seni yang mendapat pengecualian ini sejak 2008 sampai 2018.

Pelaku esport tak bisa mendapat pengecualian ini, sedangkan artis K-Pop boleh menunda wajib militer mereka sampai berusia 30 tahun.

 

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: 

Berita Olimpiade Tokyo 2020 Lainnya:

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (31/7/2021): Cina Mulai Sedikit Menjauh di Puncak Tabel

Olimpiade Tokyo: Gagal Lolos ke Perebutan Medali, Lalu Muhammad Zohri Angkat Bicara

Tag

Video

Berita Terkait

Olahraga Lain

Sabtu, 31 Juli 2021

LIVE: Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Simak informasi terbaru dari atlet Indonesia maupun seputar Olimpiade Tokyo 2020 dalam artikel ini!

Badminton

Sabtu, 31 Juli 2021

Juara Dunia Tanpa Medali Olimpiade, Mohammad Ahsan Ikuti Jejak 2 Legenda Ini

Mohammad Ahsan menjadi salah satu juara dunia asal indonesia tanpa medali Olimpiade

Badminton

Sabtu, 31 Juli 2021

Terpenjara Selama Pandemi, Cina Malah Mendominasi Cabor Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo

Bergulir mulai 24 Juli 2021, sebanyak 172 atlet bulu tangkis jatuh bangun memberikan yang terbaik di Olimpiade Tokyo 2020.

Terbaru

Dunia

Kamis, 27 Januari 2022

Prediksi Ekuador vs Brasil: Selecao Waspadai Ambisi La Tri

Brasil punya misi mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 saat tandang ke Ekuador.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Piala AFF U-23 2022 Bukan Prioritas, 70 Persen Skuad Timnas Malaysia Diisi Wajah Baru

Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin, menegaskan Piala AFF U-23 2022 bukanlah prioritas bagi timnas Malaysia.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Presiden FAM Pastikan Pelatih Baru Timnas Malaysia Bebas dari Intervensi

Presiden FAM memastikan pelatih anyar timnas Malaysia akan mendapat kebebasan menentukan pemain pilihannya.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Mantan Pelatih Asnawi Mangkualam Tolak Latih Timnas U-23 Vietnam

Mantan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, dikabarkan menolak tawaran dari Vietnam.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Filipina Incar Tiket Piala Dunia Wanita 2023 dan Ingin Inspirasi Generasi Mudanya

Timnas putri Filipina ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda di negaranya dengan meraih tiket ke putaran final Piala Dunia Wanita 2023.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

5 Pemain Timor Leste yang Berpotensi Menyulitkan Timnas Indonesia

Berikut profil lima pemain Timor Leste yang berpotensi menyulitkan lini pertahanan timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan ini.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Kondisi Sadio Mane Stabil setelah Mengalami Gegar Otak Ringan

Bintang Senegal, Sadio Mane, dilarikan ke rumah sakit setelah berbenturan dengan kiper Cape Verde, Vozinha, di Piala Afrika 2021.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Bintang Timnas Vietnam Tolak Tawaran Jadi Suksesor Chanathip Songkrasin di Consadole Sapporo

Pemain timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai, dikabarkan menolak tawaran untuk menjadi suksesor Chanathip Songkrasin di Hokkaido Consadole Sapporo.

Dunia

Rabu, 26 Januari 2022

Eks Pilar Madura United Ikuti Mantan Pelatih Borneo FC Gabung Melaka United

Melaka United yang ditangani Risto Vidakovic, mantan pelatih Borneo FC, memperkenalkan pemain yang sempat bermain di Madura United.

Dunia

Selasa, 25 Januari 2022

Mees Hilgers Masuk Tim Terbaik Pekan Ke-20 Eredivisie Versi Eks Pemain Timnas Belanda

Mantan pemain timnas Belanda, Peter Hoekstra, memasukkan nama Mees Hilgers ke dalam starting XI terbaiknya untuk pekan ke-20 Liga Belanda.
X