Keisuke Honda, Pemain Serba Bisa yang Memulai dari J.League lalu ke Empat Konfederasi

11 Oktober 2021, 23:45 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Legenda timnas Jepang, Keisuke Honda, saat membela Nagoya Grampus di J.League.
Legenda timnas Jepang, Keisuke Honda, saat membela Nagoya Grampus di J.League. /(© J.LEAGUE - all rights reserved)

SKOR.id - Kompetisi negara-negara dari empat konfederasi pernah dijalani Keisuke Honda sejauh ini sejak meninggalkan J.League per 2007.

Ya, Keisuke Honda adalah pesepak bola asli Jepang yang lahir pada 13 Juni 1986 dengan reputasi cukup mentereng.

Dia adalah pesepak bola profesional yang masih aktif tetapi juga menjabat sebagai manajer umum sekaligus pelatih tim nasional Kamboja.

Di luar itu, Keisuke Honda dikenal sebagai pemain serba bisa. Dia biasanya bermain sebagai gelandang serang, tetapi juga bisa turun sebagai penyerang sayap.

Tak hanya itu, Honda mampu menjalankan peran sebagai false nine maupun playmaker. Bahkan, dia sering tampil sebagai pemain sayap kanan untuk AC Milan selama di Serie A 2014–2015.

Sebagai pemain, Honda dikenal pesepak bola yang cepat, kreatif, kuat, dan multi guna. Dia juga dikenal karena akurasinya dalam menekuk tendangan bebas.

Tak cuma itu, dia punya kemampuan menyerang yang kuat dari jarak jauh, keterampilan menggiring bola, dan pengirim malapetaka lawan melalui spesialis sepakan bola mati.

Memulai karier senior per 2004, dia gabung Nagoya Grampus dari J1 League selama empat musim.

Mulai 2007, Honda pergi ke Eropa tepatnya Belanda gabung VVV Venlo. Sempat dua musim di kasta teratas Liga Belanda, Eredivisie, tetapi juga merasakan turun ke Eerste Divisie.

Namun, VVV Venlo dibawanya naik ke Eredivisie dan hanya semusim di Eerste Divisie. Selepas bersinar di Negeri Kincir Air, Honda melanjutkan karier di Rusia.

CSKA Moscow dibelanya dari 2010 sampai 2014 dengan mempersembahkan empat gelar termasuk sekali juara Liga Rusia.

AC Milan lalu merekrutnya dan bersama klub Italia ini selama empat musim plus ikut menjuarai Piala Super Italia 2016.

Penampilan legenda timnas Jepang, Keisuke Honda, di J.League bersama Nagoya Grampus.
Penampilan legenda timnas Jepang, Keisuke Honda, di J.League bersama Nagoya Grampus. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Mulai musim 2017–2018, Honda melanglang buana ke wilayah Konfederasi Sepak Bola Amerika Tengah, Amerika Utara, dan Karibia (CONCACAF) saat dia gabung Pachuca dari Liga Meksiko.

Setelah itu, dia terbang jauh ke Australia dan membela Melbourne Victory. Tetapi musim 2019, Honda kembali ke Belanda dan membela Vitesse.

Honda kemudian terbang ke Amerika Selatan pada 2020 dan gabung klub Liga Brasil, Botafogo yang notabene anggota Conmebol.

Pada 2021, Honda membela tiga klub dari dua benua dan tiga negara yaitu Portimonense (Portugal), Neftçi Baku (Azerbaijan) dan terbaru membela FK SÅ«duva dari Liga Lithuania.

Dia pun kembali berkompetisi di wilayah UEFA serta AFC. Artinya, Honda bisa melengkapinya jika punya kans ke Afrika dan ikut kompetisi di negara anggota CAF.

Untuk timnas Jepang, Keisuke Honda telah mendapatkan lebih dari 90 caps internasional antara 2008 dan 2018.

Dia bermain di Piala Dunia 2010, 2014, dan 2018. Keisuke juga ikut Jepang dalam memenangi Piala Asia 2011, di mana dia juga terpilih sebagai pemain terbaik turnamen.

Berita J.League Lainnya:

Irfan Bachdim, Satu-satunya Pemain Indonesia yang Pernah Berlaga di J.League Cup

Ada Patung Garuda dan Nuansa Indonesia di Kandang Sanfrecce Hiroshima

Tag

Video

Berita Terkait

Bola Internasional

Sabtu, 9 Oktober 2021

Untuk Kali Kedua, Celtic FC Ingin Curi Top Skor J.League

Untuk kali kedua, Celtic FC berencana curi top skor J.League. Pemain yang dimaksud adalah Daizen Maeda.

Bola Internasional

Minggu, 10 Oktober 2021

Hasil Semifinal J.League Cup Leg 2: Nagoya Grampus dan Cerezo Osaka ke Laga Puncak

Nagoya Grampus dan Cerezo Osaka memastikan diri tampil di final J.League Cup 2021 usai menyingkirkan lawannya masing-masing.

Bola Internasional

Senin, 11 Oktober 2021

Massimo Ficcadenti Bawa Nagoya Grampus Catat Sejarah di J.League Cup 2021

Massimo Ficcadenti mencatat rapor mengesankan sebagai pelatih Nagoya Grampus, di antaranya membawa tim ke final J.League Cup 2021.

Bola Internasional

Senin, 11 Oktober 2021

Final J.League Cup: Pengalaman Kedua Cerezo Osaka, Nagoya Grampus Incar Gelar Pertama

J.League Cup 2021 telah memasuki pertandingan final yang akan mempertemukan Nagoya Grampus kontra Cerezo Osaka.

Terbaru

Dunia

Kamis, 7 Juli 2022

Menangi Laga Perdana Piala Eropa Wanita 2022, Pelatih Inggris Enggan Jemawa

Pelatih Sarina Wiegman menegaskan timnya masih punya banyak pekerjaan rumah ke depannya.

Dunia

Kamis, 7 Juli 2022

Laga Inggris vs Austria di Piala Eropa Wanita 2022 Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak

Laga Inggris vs Austria memecahkan rekor penonton terbanyak di ajang Piala Eropa Wanita 2022.

Dunia

Rabu, 6 Juli 2022

Alexia Putellas Cedera Jelang Piala Eropa Wanita 2022, Pelatih Spanyol Menolak Disalahkan Barcelona

Kabar buruk menimpa Spanyol, setelah pemain andalan mereka, Alexia Putellas mengalami cedera jelang Piala Eropa Wanita 2022 (Women's Euro 2022).

Dunia

Rabu, 6 Juli 2022

Profil Stadion Piala Dunia 2022: Education City

Stadion Education City akan menggelar delapan pertandingan Piala Dunia 2022, termasuk babak perempat final.

Dunia

Rabu, 6 Juli 2022

Bintang Barcelona Femeni, Alexia Putellas Batal Bela Spanyol di Piala Eropa Wanita 2022

Alexia Putellas, salah satu bintang Barcelona Femeni, batal membela timnas Spanyol di Piala Eropa Wanita 2022 (Women's Euro 2022).

Dunia

Rabu, 6 Juli 2022

Persaingan Grup F Piala Dunia 2022: Belgia dan Kroasia Bisa Melenggang Mulus

Berikut adalah preview persaingan Grup F Piala Dunia 2022 di Qatar mendatang.

Dunia

Selasa, 5 Juli 2022

Profil Stadion Piala Dunia 2022: Khalifa Internasional

Stadion Khalifa Internasional akan menjadi salah satu venue pertandingan Piala Dunia 2022.

Dunia

Selasa, 5 Juli 2022

Persaingan Grup E Piala Dunia: Spanyol vs Jerman Paling Dinanti di Grup Maut

Laga Spanyol vs Jerman akan terjadi pada putaran kedua Grup E dan diwarnai aroma balas dendam.

Dunia

Senin, 4 Juli 2022

Profil Stadion Piala Dunia 2022: Al Thumama

Berikut ini adalah profil stadion Piala Dunia 2022, Al Thumama, yang menjadi salah satu kebangaan Qatar.

Dunia

Senin, 4 Juli 2022

Persaingan Grup D Piala Dunia 2022: Prancis Dihantui Kutukan Status Juara Bertahan

Berikut ini peta persaingan di Grup D Piala Dunia 2022 yang terdiri dari Prancis, Denmark, Tunisia, dan Australia.
X