Ini Alasan Pelatih Singa Betina Inggris Selalu Mencium Gelang di Pergelangan Tangan

2 Agustus 2022, 14:27 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Sarina Wiegman mengungkapkan gelang yang dia cium setelah Inggris memenangkan Euro adalah milik saudara perempuannya, yang meninggal sebelum turnamen dimulai.
Sarina Wiegman mengungkapkan gelang yang dia cium setelah Inggris memenangkan Euro adalah milik saudara perempuannya, yang meninggal sebelum turnamen dimulai. /Twitter @ESPNUK

  • Sarina Wiegman sukses membawa tim sepak bola Inggris memenangkan gelar Piala Eropa Wanita 2022, usai menaklukkan Jerman 2-1, di Wembley.
  • Saat The Lionesses berpesta, sang pelatih mencium gelang di pergelangan tangannya.
  • Itu dilakukan untuk mengenang adik perempuannya yang meninggal pada Juni lalu.

SKOR.id - Dikelilingi gegap gempita 87.192 penggemar Stadion Wembley yang meneriakkan "Sweet Caroline", tim sepak bola Inggris mengangkat trofi Piala Eropa Wanita 2022.

Chloe Kelly memicu adegan gembira ketika dia mencetak gol di perpanjangan waktu untuk memastikan kemenangan The Lionesses atas Jerman, 2-1, di laga final itu.

Di bawah sorotan lampu sorot, dikelilingi timnya yang berpesta pora, pelatih Sarina Wiegman tampak emosional pada kemenangan bersejarah setelah 120 menit yang mendebarkan.

Lalu, perlahan, dia mengangkat tangan kanan, lalu mencium gelang-gelang yang melingkari pergelangan tangannya, sebelum tenggelam dalam pelukan para asisten pelatihnya.

Dan, itu persis apa yang dibutuhkan sang pelatih berbakat - setelah dengan sedih kehilangan saudara perempuannya dalam persiapan untuk turnamen.

Wanita asal Belanda itu mengungkap cerita di balik aksinya itu dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Bahwa dia mendedikasikan kemenangan Inggris untuk sang mendiang.

"Saya mencium ban lengan kecil ini yang merupakan milik saudara perempuan saya," kata Wiegman kepada wartawan setelahnya.

"Adik saya meninggal selama kamp persiapan kami. Itu sungguh kehilangan yang sangat besar, karena dia adalah pasangan saya."

"Saya pikir dia ada di sini, dia berada di mistar gawang, dia pergi ke setiap pertandingan, Dia akan berada di sini, dia akan sangat bangga dengan saya dan saya juga bangga padanya."

Wiegman harus melakukan perjalanan kembali ke Belanda selama seminggu selama kamp pemanasan untuk Euro saat saudarinya meninggal untuk berduka bersama keluarga.

Dan, timnya yang kompak bersatu di belakang pelatih kepala mereka, dengan mengenakan ban lengan hitam untuk pertandingan mereka saat melawan Belgia.

Pada saat itu, sang pelatih mengungkapkan keputusan para pemainnya untuk mengenakan ban kapten adalah cerminan dari mentalitas juara mereka.

"Mereka mendatangi saya dan bertanya apakah mereka bisa melakukan atribute itu dan saya pikir saudara perempuan saya akan bangga."

"Itu menunjukkan mereka adalah manusia yang hebat dan kebersamaan tim," tambahnya. "Saya pikir saudara perempuan saya bangga dengan mereka."

Wiegman yang gila sepak bola telah menceritakan bagaimana dia harus bermain di tim anak laki-laki ketika dia masih muda - bersama saudara kembarnya, dan memotong pendek rambutnya agar sesuai.

Berusia 11 tahun, dia memulai tim putri bersama mendiang adiknya, dan bermain untuk tim senior Belanda pada usia 16 tahun.

Wiegman menjadi wanita Belanda pertama yang memenangkan 100 caps dan bermain 104 kali untuk negaranya - yang dijalaninya sambil bekerja penuh waktu sebagai guru olahraga.

Dia menerima tugas penuh waktu sebagai pelatih kepala Den Haag di Eredivisie Vrouwen sebagai tim semi-profesional - setelah menolak peran paruh waktu.

Pada tahun 2014, ia bekerja dengan tim nasional sebagai asisten manajer, sebelum melatih di Sparta Rotterdam, tim profesional pria, sambil menjalani kursus mendapatkan Lisensi UEFA Pro, Times melaporkan.

Wiegman, 52, ditunjuk FA pada tahun 2020, ia tetapi masih melanjutkan kontraknya sebagai manajer Holland Women's, lalu melakoni pertandingan pertamanya sebagai pelatih The Lionesses pada kualifikasi Piala Dunia 2023 pada September 2021.

Dia menandatangani kontrak empat tahun, menggantikan Phil Neville pada akhir kontraknya pada Juli 2021.

Dalam sebuah wawancara beberapa tahun yang lalu, dia berkata: "Kemudian, saya kadang-kadang bertanya-tanya apakah orangtua saya tidak khawatir tentang itu," katanya dalam sebuah wawancara dengan novelis Belanda, Anna Enquist untuk Volkskrant.

"Maksud saya, mereka mungkin mengira saya lebih suka menjadi laki-laki. Tapi tidak seperti itu. Ketika saya harus menjalankan tugas dan tukang daging memanggilku sebagai "anak muda", aku marah. "Aku perempuan!" Dan, saya selalu akan mengatakan itu.'"

Wiegman sebelumnya mengatakan dia tidak akan pindah penuh waktu ke Inggris setelah mengambil alih tugas Neville, demi membagi waktunya antara Inggris dan tanah airnya.

Pada saat itu, dia berkata: "Kami akan mencari tahu apakah itu akan berhasil dan apakah saya dapat mendapatkan kualitas yang saya butuhkan."

Wiegman telah melakukan pekerjaan luar biasa sebagai bos Inggris, memimpin Lionesses meraih kemenangan turnamen besar pertama mereka - dan yang pertama di negara itu secara keseluruhan sejak Piala Dunia 1966.***

Baca Juga Berita Bola Internasional Lainnya:

Sarina Wiegman, Wanita Belanda yang Mengubah Nasib The Lionesses

VIDEO: Komentar Pelatih Inggris setelah Kalahkan Jerman di Final Piala Eropa Wanita 2022

Inggris Juara Piala Eropa Wanita 2022: Ratu Elizabeth II Beri Ucapan Selamat untuk Lionesses

  • Sumber: Daily Star, Mirror
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Minggu, 31 Juli 2022

    VIDEO: Sekelompok Meerkat dari Drusillas Park Prediksi Juara Piala Eropa Wanita 2022

    Meerkat 'mistis' yang memprediksi sepak bola Inggris memenangkan kembali Lionesses di final Euro. Grup meerkat memiliki rekam jejak yang sukses setelah melakukannya dengan benar di perempat final dan semi final

    Dunia

    Minggu, 31 Juli 2022

    Piala Eropa Wanita 2022: Kapten Jerman Alexandra Popp Sebut Inggris dalam Tekanan

    Kapten tim nasional sepak bola wanita Jerman, Alexandra Popp, mengundang gelak tawa ketika menghadiri konferensi pers dengan tampilan kumis palsu pada hari Jumat.

    Dunia

    Senin, 1 Agustus 2022

    Kilas Balik Piala Dunia 1950: Bencana Maracana, Brasil Dipermalukan Uruguay

    Uruguay keluar sebagai kampiun untuk kedua kali, namun sampai saat ini mereka belum pernah lagi mengangkat piala.

    Dunia

    Senin, 1 Agustus 2022

    Piala Eropa Wanita 2022: Inggris Kalahkan Jerman di Final, Sederet Rekor Tercipta

    Inggris berhasil merengkuh gelar Piala Eropa Wanita 2022 (Women's Euro 2022) setelah mengalahkan Jerman di final.

    Terbaru

    Dunia

    Selasa, 16 Agustus 2022

    Luis Suárez Beralih dari Kemewahan Eropa ke Realitas Sepak Bola Amerika Selatan

    Luis Suarez bermain untuk Nacional di stadion yang sama sekali berbeda dari stadion yang biasa digunakan striker internasional Uruguay itu di Eropa.

    Dunia

    Senin, 15 Agustus 2022

    Menuju Piala AFF 2022, Ini Dua Agenda Vietnam Terdekat pada FIFA Matchday

    FIFA Matchday terdekat dimaksimalkan timnas Vietnam untuk bersiap ke Piala AFF 2022.

    Dunia

    Minggu, 14 Agustus 2022

    Gawat, Mobil Pemain Dibakar Usai Aldosivi Kalah

    Mobil milik pemain dari tim sepak bola divisi satu Argentina Aldosivi jadi sasaran. Mobil mereka dibakar setelah kalah 2-0 dari rivalnya Godoy Cruz.

    Dunia

    Jumat, 12 Agustus 2022

    Persiapan Piala AFF 2022, Timnas Malaysia Ikut Turnamen di Thailand

    Timnas Malaysia akan mengikuti turnamen Quadrangular di Chiang Mai, Thailand, yang diikuti empat tim.

    Dunia

    Kamis, 11 Agustus 2022

    Didier Deschamps Yakin Paul Pogba Bisa Main di Piala Dunia 2022

    Pelatih Didier Deschamps yakin bintang Juventus ini bisa fit tepat waktu dan jadi andalan Prancis di Qatar.

    Dunia

    Kamis, 11 Agustus 2022

    Laga Perdana Piala Dunia 2022 Qatar Berpotensi Berubah

    Untuk saat ini, terdapat dua laga yang mendahului pertemuan tuan rumah Qatar dengan Ekuador.

    Dunia

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Profil FC ViOn Zlate Moravce, Klub Baru Egy Maulana Vikri yang Pernah Main di Piala UEFA

    Berikut ini Skor.id menyajikan profil singkat FC ViOn Zlate Moravce, klub baru dari pemain timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri.

    Dunia

    Senin, 8 Agustus 2022

    Babak Belur di Kompetisi Malaysia, Kedah Darul Aman Ingin Jadikan PSM Makassar Pelampiasan

    Kedah Darul Aman FC mencari obat penawar kekecewaan suporternya setelah babak belur di Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Kamis, 4 Agustus 2022

    Kilas Balik Piala Dunia 1962: Brasil Juara untuk Kedua Kalinya

    Berikut ii adalah jukas balik gelaran Piala Dunia 1962.

    Dunia

    Rabu, 3 Agustus 2022

    Kilas Balik Piala Dunia 1958: Pele Datang, Brasil Bawa Pulang Trofi Pertama

    Berikut ini adalah kilas balik Piala Dunia tahun 1958 di mana Brasil tampil sebagai juara.
    X