Granada Berubah Menjadi Singa di Los Carmenes

8 April 2021, 21:00 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Pelatih Granada, Diego Martinez, menjadi perhatian besar setelah sukses timnya ke perempat final Liga Europa 2020-2021. /(Twitter La Liga Loswdown)

SKOR.id - "Setiap kami akan bermain di Los Carmenes, kami harus mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga kami."

Demikian yang pernah disampaikan Amancio, mantan bintang Real Madrid, tentang tandang ke Stadion Los Carmenes, seperti yang dikisahkan pers Spanyol, Marca.

Pada masanya, Granada pernah ditakui sejumlah bintang Liga Spanyol, khususnya mereka yang memperkuat klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona.

Granada pada era tahun 1970-an, mampu memberikan perlawanan kepada sejumlah klub besar.

Musim terbaik tim dari wilayah Andulisia ini di Liga Spanyol terjadi pada 1971-1972 di bawah asuhan pelatih Jose Iglesias atau yang dikenal dengan Joseito.

 

Ketika itu, Granada berhasil meraih posisi keenam klasemen Liga Spanyol. Itu merupakan posisi tertinggi yang pernah diraih Granada di kompetisi domestik tertinggi sepak bola Spanyol.

Saat itu pula, Granada memiliki pencetak gol bernama Enrique Porta yang meraih gelar pencetak gol pada musim tersebut dengan menorehkan total 20 gol.

Pada tahun 1970-an, Granada menjadi tim yang memberikan kenangan pahit bagi kebanyakan klub besar, khususnya jika tandang ke Los Carmenes. "Mereka berubah menjadi singa setiap bermain di Los Carmenes," kata Amancio lagi.

Musim lalu, Barcelona pun digasak Granada dengan 2-0 di Los Carmenes.

Stadion Los Carmenes adalah kandang Granada, klub yang akan dihadapi Manchester United dalam laga pertama perempat final Liga Europa, Kamis atau Jumat (9/4/2021) dini hari WIB nanti.

Jelang duel Granada vs Manchester United, nama Granada kini menjadi perhatian besar.

Klub Spanyol yang bermain di Liga Spanyol ini memang berhasil lolos ke perempat final Liga Eropa setelah menyingkirkan dua klub besar Eropa dalam fase knockout.

Para pemain Granada merayakan gol mereka ke gawang Napoli di leg kedua 32 besar Liga Europa, Kamis (25/2/2021).
Para pemain Granada merayakan gol mereka ke gawang Napoli di leg kedua 32 besar Liga Europa, Kamis (25/2/2021). (opta/Twitter)

Pertama, Roberto Soldado dan kawan-kawang menyingkirkan Napoli pada fase 32 besar. Pada pertandingan pertama 32 besar di Los Nuevo Los Carmenes, Granada menang 2-0 atas Napoli.

Sedangkan di laga kedua, mereka kalah 1-2 di kandang I Partenopei. Dengan agregat 3-2, mereka pun lolos ke 16 besar. Pada fase ini, Granada bertemu dengan klub asal Norwegia, Molde.

Dan, skenarionya pun persis sama. Pada pertandingan pertama, Granada menang 2-0 atas Molde sedangkan di laga kedua di kandang Molde, mereka kalah 1-2.

Kini, skenario yang sama tampaknya akan dijalankan tim yang memiliki sebutan dengan Nazaries (Nasrids) saat menjamu Manchester United.

Para pemain Granada merayakan gol Kenedy (tengah) ke gawang Barcelona di Copa del Rey.
Para pemain Granada merayakan gol Kenedy (tengah) ke gawang Barcelona di Copa del Rey. (Twitter.com/GranadaCdeF)

Mereka akan memaksimalkan faktor kandang, mencoba mengalahkan Tim Setan Merah dengan mencetak lebih dari satu gol dan tanpa kemasukan.

Permainan yang Keras

Dan, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tentu memiliki koneksi yang sangat erat dengan Molde karena dia pernah melatih tim negeri kelahirannya ini pada 2018 lalu.

Boleh jadi, Ole akan meminta informasi tentang kekuatan Granada dari Molde. Apa kekuatan Granada, apa yang membuat mereka mampu mengalahkan Molde?

Solskjaer pun tampaknya sudah memiliki gambaran, buktinya hari ini dia mengatakan bahwa Granada tim berbahaya.

"Mereka adalah tim yang bisa melukai, mereka memiliki kemampuan untuk membuat kejutan," kata Ole Gunnar Solskjaer, jelang pertandingan malam ini.

Ole Gunnar Solskjaer tentu tidak mau menjadi "Norwegia kedua" yang takluk di Los Carmenes.

Manchester United harus mewaspadai permainan keras ala Granada. Bahkan Napoli menjadi korban karena permainan keras dair tuan rumah di Los Cermenes.

Total, 10 kartu kuning keluar dari saku wasit untuk sejumlah pelanggaran yang terbaik di pertandingan tersebut.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Liga Europa Lainnya:

Link Live Streaming Granada vs Man United di Liga Europa

Granada vs Man United: Solskjaer Waspadai Pemain yang Pernah Berkiprah di Liga Inggris

  • Sumber: Marca
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga Champions

    Kamis, 8 April 2021

    VIDEO: Kata Phil Foden dan Kevin de Bruyne Soal Kemenangan Man City

    Phil Foden merasa lega mencetak gol penentu kemenangan Man City atas Dortmund.

    Liga Champions

    Kamis, 8 April 2021

    5 Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions

    Kylian Mbappe telah mencatatkan sejumlah rekor di ajang Liga Champions dalam usia yang masih muda.

    Bola Internasional

    Kamis, 8 April 2021

    Granada vs Man United: Solskjaer Waspadai Pemain yang Pernah Berkiprah di Liga Inggris

    Ole Gunnar Solskjaer waspada dengan pemain Granada yang pernah merumput di Liga Inggris.

    Terbaru

    Liga Inggris

    Senin, 19 April 2021

    VIDEO: Thomas Tuchel Bangga Bisa Taklukkan Pep Guardiola meski Hanya di Piala FA

    Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku bangga bisa mengalahkan skuad racikan Pep Guardiola.

    Liga Inggris

    Senin, 19 April 2021

    Link Live Streaming Leeds United vs Liverpool di Liga Inggris

    Liverpool akan menjadi tamu Leeds United pada pekan ke-32 Liga Inggris, Selasa (20/4/2021) dini hari WIB.

    Bola Internasional

    Senin, 19 April 2021

    Respons Sho Inagaki seusai Nagoya Grampus Catatkan Kekalahan Perdana

    Pekan ke-10 perhelatan Meiji Yasuda J1 League membawa mimpi buruk tersendiri bagi Nagoya Grampus.

    Liga Inggris

    Senin, 19 April 2021

    Prediksi Leeds United vs Liverpool: Peluang The Reds Naik ke Empat Besar

    Liverpool bakal menjalani laga lawatan rumit ke Leeds United dalam ambisinya merengkuh target pamungkas musim ini.

    Bola Internasional

    Senin, 19 April 2021

    Klub Pendiri European Super League Bakal Terima "Imbalan" Rp70,5 Triliun

    Dua belas klub besar Eropa "pendiri" European Super League bakal menerima imbalan 3,5 miliar euro (Rp70,5 triliun).

    Bola Internasional

    Senin, 19 April 2021

    Tekuk Vitesse Arnhem, Ajax Amsterdam Juarai Piala Belanda Kali ke-20

    Ajax Amsterdam kembali menjadi juara di Piala Belanda untuk kali ke-20 musim ini.

    Liga Inggris

    Senin, 19 April 2021

    Suporter Arsenal dan Chelsea Kecam Keikutsertaan Klub di European Super League

    Suporter Chelsea dan Arsenal satu suara untuk menentang penyelenggaraan European Super League.

    Bola Internasional

    Senin, 19 April 2021

    Inter Milan dan Atletico Hadapi Konsekuensi Berat jika Nekat Gabung European Super League

    Ada dua klub besar Eropa yang diyakini akan menghadapi konsekuensi berat jika nekat gabung European Super League.

    Bola Internasional

    Senin, 19 April 2021

    Mantan Winger Madura United Jalani Debut di J1 League Bersama Vegalta Sendai

    Mantan pemain Madura United, Emmanuel Oti, akhirnya jalani debut di Meiji Yasuda J1 League.

    Liga Spanyol

    Senin, 19 April 2021

    Real Madrid Ditahan Imbang Getafe, Zinedine Zidane Santai

    Real Madrid mencatatkan hasil yang tak begitu baik pada pekan ke-31 Liga Spanyol, Senin (19/4/2021) dini hari WIB.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X