IIMS

Generasi Emas Sepak Bola Olimpiade: Magnet Lionel Messi dan Mohamed Salah

24 Juli 2021, 19:40 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Lionel Messi menjadi pusat perhatian, tampak dia memperlihatkan medali emas Olimpiade 2008 ketika usianya masih 21 tahun.
Lionel Messi menjadi pusat perhatian, tampak dia memperlihatkan medali emas Olimpiade 2008 ketika usianya masih 21 tahun. /(Twitter FIFA)

  • Lionel Messi menjadi bintang ketika Argentina meraih medali emas Olimpiade 2008.
  • Mohamed Salah berhasil mencuri perhatian lewat gol-gol yang diciptakannya dalam fase grup.
  • Kedua pemain ini contoh ketika Olimpiade menjadi momen awal perjalanan karier keduanya di sepak bola Eropa.

SKOR.id - Olimpiade selalu menjadi ajang lahirnya sejumlah pemain bintang. Termasuk Olimpiade 2008 dan Olimpiade 2012.

Di dua ajang terbesar olahraga multicabang ini menandai munculnya dua pemain yang kemudian menjadi bintang dunia: Lionel Messi dan Mohamed Salah.

Olimpiade 2008 sendiri menjadi penegasan tentang talenta Lionel Messi yang sebelumnya meraih gelar Piala Dunia 2005 ketika usianya masih 18 tahun.

Sementara bagi Mohamed Salah, ajang Olimpiade 2012 benar-benar menjadi titik tolak dari perjalanan kariernya sebagai pemain profesional.

Meski Mesir tidak meraih medali emas, namun Mohamed Salah salah satu generasi emas yang muncul dari Olimpiade 2012 yang digelar di London tersebut.

Pada Olimpiade Tokyo 2020 ini, akan muncul sejumlah bintang muda tentunya seperti juga yang terjadi di Olimpiade sebelumnya.

Terkait tradisi itu pula, Skor.id merangkum momen ketika Lionel messi dan Mohamed Salah menjadi bintang pada ajang Olimpiade ini.

Olimpiade 2008

Argentina datang pada Olimpiade 2008 ini dengan sejumlah talenta. Lionel Messi masih berusia 21 tahun, Sergio Aguero 20 tahun, atau Angel Di Maria 20 tahun.

Ketiganya merupakan pemain muda Tim Tango yang menjadi bintang di Piala Dunia U-20, saat membawa Argentina juara di ajang tersebut.

Di bawah asuhan Sergio Batista, trio pemain muda Argentina ini kembali memperlihatkan kemampuan terbaik mereka dengan tampil sebagai juara Olimpiade 2008.

Ketika itu, Argentina satu grup dengan Pantai Gading, Australia, dan Serbia di Grup A. Pada fase grup, Argentina menang dalam semua laga lawan lawan-lawan mereka tersebut.

Di perempat final, mereka menang 2-1 atas Belanda lewat perpanjangan waktu. Gol Lionel Messi dan Angel Di Maria menaklukkan Belanda yang saat itu memiliki pemain senior seperti Roy Makaay.

Timnas Argentina Olimpiade 2008 saat merayakan gelar juara.
Timnas Argentina Olimpiade 2008 saat merayakan gelar juara. (Twitter FIFA)

Sedangkan dalam semifinal, Tim Tango bertemu dengan rival abadi mereka, Brasil. Dua gol Sergio Aguero dan satu gol Juan Roman Riquelme, membuat Tim Tango lolos setelah menang 3-0 atas Brasil.

Brasil sendiri saat itu juga membawa bintang mereka yaitu Ronaldinho yang masuk kategori senior. Usia Ronaldinho ketika itu masih 28 tahun). Brasil juga membawa Alexandre Pato, Marcelo, atau Thiago Silva.

Argentina akhirnya tampil sebagai juara setelah mengalahkan Nigeria, 1-0 lewat gol Angel Di Maria. Argentina meraih medali emas, Nigeria medali perak, dan Brasil meraih perunggu setelah mengalahkan Belgia.

Olympiade 2012

Pada Olimpiade 2012 yang digelar di London, timnas Meksiko memang tampil sebagai juara. Namun, pada momen ini sejumlah pemain muda menjadi perhatian besar.

Di antaranya adalah Mohamed Salah. Dalam Olimpiade 2012 ini, usia Mohamed Salah saat itu masih 20 tahun dan masih bermain di klub Swiss, Basel.

Mesir satu grup yaitu di Grup C dengan Brasil, Belarus, dan Selandia Baru. Pada pertandingan pertama menghadapi Brasil, The Pharaohs muda kalah 2-3.

Namun, pertandingan tersebut memperlihatkan potensi timnas Mesir dalam memberikan perlawanan.

Tertinggal 0-3, Mesir berhasil memperkecil skor kekalahan dengan mencetak dua gol, satu di antaranya diciptakan Mohamed Salah pada menit ke-76.

Pada pertandingan kedua menghadapi Selandia Baru, Mohamed Salah kembali mencetak gol yang membuat Mesir terhindar dari kekalahan.

Golnya pada menit ke-40 membuat laga berakhir imbang 2-2. Sedangkan di pertandingan ketiga menghadapi Belarus, Mohamed Salah mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-1.

Mohamed Salah ketika merayakan gol pada Olimpiade 2012 bersama timnas Mesir ketika dirinya masih berusia 20 tahun.
Mohamed Salah ketika merayakan gol pada Olimpiade 2012 bersama timnas Mesir ketika dirinya masih berusia 20 tahun. (Twitter FIFA)

Gol-gol Mohamed Salah pun membawa Mesir lolos ke fase knockout tapi langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah telak, 0-3 dari Jepang.

Performa Mohamed Salah sepanjang Olimpiade 2012 ini pun menarik perhatian dan membuatnya menjadi bintang yang diminati sejumlah klub besar Eropa.

Jalan karier Mohamed Salah di sepak bola Eropa kembali dimulai. Dari Chelsea, Fiorentina, AS Roma, dan kemudian menjadi bintang di Liverpool, hingga saat ini.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Olimpiade Lainnya: 

Menuju Olimpiade Tokyo: Bulu Tangkis, Cabor Tersukses Indonesia di Olimpiade

Menuju Olimpiade Tokyo: Daftar 28 Atlet yang Mewakili Indonesia

Menuju Olimpiade Tokyo: Daftar Pembawa Bendera Indonesia di Upacara Pembukaan

Menuju Olimpiade Tokyo: Serba Pertama Indonesia di Olimpiade

  • Sumber: fifa.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Kamis, 22 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo Grup D: Hat-trick Richarlison Bawa Brasil Kalahkan Jerman

    Brasil tampil perkasa saat menghadapi Jerman di pertandingan penyisihan grup Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Kamis, 22 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020 Grup A: Gol Takefusa Kubo Bawa Jepang Menang atas Afrika Selatan

    Takefusa Kubo tentukan kemenangan timnas Jepang atas Afsel, Kamis (22/7/2021).

    Dunia

    Kamis, 22 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Rumania Langsung Menang setelah Absen 57 Tahun

    Rumania menang 1-0 atas Honduras dalam laga pertama penyisihan grup sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (22/7/2021).

    Dunia

    Kamis, 22 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo, Kamis (22/7/2021): Meksiko Pesta Gol, Prancis dan Argentina Terpuruk

    Hasil laga sepak bola putra Olimpiade Tokyo yang digelar pada Kamis (22/7/2021).

    Terbaru

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Alasan Lionel Messi Tak Dipanggil ke Timnas Argentina

    Albiceleste telah dipastikan lolos ke Qatar, sementara La Pulga dalam pemulihan pasca-Covid-19.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Jelang Ekuador vs Brasil, Casemiro Minta Publik Bersabar dengan Vinicius Junior

    Vinicius Junior berpeluang unjuk gigi saat Brasil bertemu Ekuador di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Prediksi Ekuador vs Brasil: Selecao Waspadai Ambisi La Tri

    Brasil punya misi mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 saat tandang ke Ekuador.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Piala AFF U-23 2022 Bukan Prioritas, 70 Persen Skuad Timnas Malaysia Diisi Wajah Baru

    Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin, menegaskan Piala AFF U-23 2022 bukanlah prioritas bagi timnas Malaysia.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Presiden FAM Pastikan Pelatih Baru Timnas Malaysia Bebas dari Intervensi

    Presiden FAM memastikan pelatih anyar timnas Malaysia akan mendapat kebebasan menentukan pemain pilihannya.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Mantan Pelatih Asnawi Mangkualam Tolak Latih Timnas U-23 Vietnam

    Mantan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, dikabarkan menolak tawaran dari Vietnam.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Filipina Incar Tiket Piala Dunia Wanita 2023 dan Ingin Inspirasi Generasi Mudanya

    Timnas putri Filipina ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda di negaranya dengan meraih tiket ke putaran final Piala Dunia Wanita 2023.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    5 Pemain Timor Leste yang Berpotensi Menyulitkan Timnas Indonesia

    Berikut profil lima pemain Timor Leste yang berpotensi menyulitkan lini pertahanan timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan ini.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Kondisi Sadio Mane Stabil setelah Mengalami Gegar Otak Ringan

    Bintang Senegal, Sadio Mane, dilarikan ke rumah sakit setelah berbenturan dengan kiper Cape Verde, Vozinha, di Piala Afrika 2021.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bintang Timnas Vietnam Tolak Tawaran Jadi Suksesor Chanathip Songkrasin di Consadole Sapporo

    Pemain timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai, dikabarkan menolak tawaran untuk menjadi suksesor Chanathip Songkrasin di Hokkaido Consadole Sapporo.
    X