Final Euro 2020: Terungkap, Gianluca Vialli Tak Sanggup Tonton Adu Penalti Italia vs Inggris

17 Juli 2021, 08:10 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Thoriq Az Zuhri
Roberto Mancini dan Gianluca Vialli berpelukan usai Italia juara Euro 2020.
Roberto Mancini dan Gianluca Vialli berpelukan usai Italia juara Euro 2020. /Twitter

  • Gianluca Vialli tampak tegang saat adu penalti Italia vs Inggris di final Euro 2020
  • Anggota staf pelatih ini tak kuat menyaksikan langsung drama dari titik putih. 
  • Vialli memanfaatkan suara riuh penonton dan komentator televisi untuk mengetahui skor adu penalti.  

SKOR.id - Gianluca Vialli menjadi salah satu staf timnas Italia yang menjuarai Euro 2020, namun ia terlihat tegang saat adu penalti sampai tak sanggup menyaksikan eksekusi dari titik putih.

Italia sukses membawa pulang trofi Piala Eropa untuk kedua kali sepanjang sejarah mereka usai membekuk tuan rumah Inggris di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Namun Gli Azzurri harus tampil hingga adu penalti sebelum akhirnya dikukuhkan sebagai kampiun, karena skor imbang 1-1 bertahan sampai perpanjangan waktu.

Pada tahap ini, Gianluica Vialli tampak begitu tegang. Ia bahkan tak mau menyaksikan drama adu penalti dan memilih membalikkan badan ke arah tribun.

 

RAI 1 mengunggah sebuah video dokumenter yang menunjukkan bagaimana Vialli terlihat deg-degan.

Alih-alih menyaksikan dengan mata kepala sendiri drama menegangkan itu, mantan pelatih Chelsea ini hanya mendengarkan suara riuh suporter dan komentator televisi untuk menggambarkan kedudukan dalam adu penalti.

Ketika sepakan Jorginho digagalkan Jordan Pickford, Roberto Mancini mendekati Vialli yang masih tegang.

Namun kegembiraan pria berkepala plontos seketika tumpah begitu mengetahui Gianluigi Donnarumma berhasil membendung tendangan Bukayo Saka.

 

Italia dan Roberto Mancini merayakan juara.
Italia dan Roberto Mancini merayakan juara. Twitter

 

Gianluca Vialli dan Roberto Mancini sudah bersahabat sejak remaja. Saat ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia pada 2018 silam, Mancini pun tak lupa mengajak sahabatnya untuk ambil bagian sebagai staf pelatih.

Selepas pertandingan final Euro 2020, Vialli tampak menangis emosional di pelukan Mancini. Pada 2020 lalu, ia dinyatakan ‘menang’ melawan kanker pankreas setelah berjuang selama satu tahun lebih.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Timnas Italia lainnya:

Liga Italia Bakal Larang Klub Pakai Jersi Warna Hijau

Best XI Italia, Kombinasi Piala Eropa 1968 dan 2020

  • Sumber: Football Italia
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Rabu, 14 Juli 2021

    10 Pemain dengan Daya Jelajah Terjauh di Euro 2020, Inggris Lebih Dominan dari Italia

    Khusus untuk pemain dengan daya jelajah tertinggi, Inggris lebih mendominasi dibanding Italia.

    Dunia

    Kamis, 15 Juli 2021

    Sepakan 45 Meter Patrik Schick Jadi Gol Terbaik di Euro 2020

    Penyerang Republik Ceko, Patrik Schick menerima penghargaan dari UEFA dengan menasbihkan golnya ke gawang Skotlandia sebagai yang terbaik di Euro 2020.

    Dunia

    Kamis, 15 Juli 2021

    Fans Bikin Rusuh di Luar Stadion Wembley, Final Euro 2020 Nyaris Dibatalkan

    Final Euro 2020 antara Italia dan Inggris nyaris ditunda karena kerusuhan yang terjadi di luar Stadion Wembley, demikian ditegaskan Polisi Metropolitan.

    Terbaru

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Link Live Streaming Sepak Bola Putri di Olimpiade Tokyo, Sabtu (24/7/2021)

    Laga sepak bola putri di Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan di Vidio.com.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

    Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

    Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

    Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

    Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

    Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

    Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

    Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

    Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

    Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X