IIMS

Final Euro 2020: Inggris Kalah Penalti, Manchester United Dibully

12 Juli 2021, 05:58 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Momen Jadon Sancho (kiri) dan Marcus Rashford masuk sebagai pemain pengganti di final Euro 2020 antara Italia vs Inggris, Senin (12/7/2021).
Momen Jadon Sancho (kiri) dan Marcus Rashford masuk sebagai pemain pengganti di final Euro 2020 antara Italia vs Inggris, Senin (12/7/2021). /(Twitter)

SKOR.id - Manchester United mendapat serangan bully di dunia maya setelah Inggris gagal mengukuhkan diri sebagai juara Euro 2020, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Inggris harus bertekuk lutut di hadapan Italia dalam drama adu penalti. Tiga pemain Inggris gagal menjadi eksekutor, The Three Lions pun takluk dengan kedudukan 2-3.

Namun, apa yang menjadi penyebab Manchester United mendapat serangan bully di dunia maya, terutama di jagad Twitter?

Sosok pemain Manchester United ternyata menjadi sorotan. Pada awal laga, wakil Setan Merah di Timnas Inggris menjadi pahlawan.

United "menyumbang" dua starter pada laga ini yakni Luke Shaw dan Harry Maguire di posisi pertahanan.

Bahkan, Luke Shaw tampil bak pahlawan, membuka asa juara bagi Inggris dengan mencetak gol saat pertandingan baru berjalan dua menit.

Sepanjang 120 menit pertandingan, Shaw dan Maguire pun tampil menjanjikan meski lini pertahanan mereka bobol pada menit ke-67.

Inilah momen ketika Leonardo Bonucci (nomor 19) mencetak gol ke gawang Inggris dalam final Euro 2020, Senin (12/7/2021).
Inilah momen ketika Leonardo Bonucci (nomor 19) mencetak gol ke gawang Inggris dalam final Euro 2020, Senin (12/7/2021). (Twitter Euro 2020)

Hingga pada menit ke-119, pelatih Inggris, Gareth Southgate, memasukkan dua pemain muda, Marcus Rashford dan Jadon Sancho sebagai pemain pengganti.

Kegagalan Rashford dan Sancho

Masuknya Rashford dan Sancho pada detik-detik terakhir jelang penalti disinyalir menjadi strategi Gareth Southgate dalam memenangi adu tos-tosan.

Akan tetapi, ekspektasi Southgate gagal terealisasi di lapangan. Drama penalti yang awalnya menguntungkan Inggris berakhir menjadi bencana.

Dua penendang Inggris, Harry Kane dan Harry Maguire, berhasil mencetak gol. Bahkan, kedudukan 2-1 sempat menghiasi papan skor usai Andrea Belotti gagal mencetak gol.

Bek sayap Inggris, Luke Shaw, saat merayakan gol yang dia ciptakan dalam laga lawan Italia di final Piala Eropa 2020, Senin (12/7/2021).
Bek sayap Inggris, Luke Shaw, saat merayakan gol yang dia ciptakan dalam laga lawan Italia di final Piala Eropa 2020, Senin (12/7/2021). (Twitter Opta)

Namun, keunggulan ini gagal dilanjutkan. Tendangan Marcus Rashford menuju sudut kiri gawang Gianluigi Donnarumma hanya membentur mistar.

Kedudukan pun kembali imbang 2-2 usai Federico Bernardeschi membobol gawang Inggris. Jadon Sancho yang menjadi eksekutor keempat juga gagal menembus gawang Italia usai tendangannya diblok.

Inggris akhirnya merelakan trofi Euro ke pangkuan Italia usai penendang kelima, Bukayo Saka, gagal mengeksekusi penalti.

Akun Manchester United Indonesia jadi bulan-bulanan

Sesaat setelah masuk, nama 'Rashford' sempat menduduki trending topic worldwide (#TTWW) ketiga. Nada cuitan pun beragam, ada yang optimistis dengan masuknya sang pemain, ada yang mempertanyakan, juga ada yang memandang sinis.

Akan tetapi, nama Rashford lalu penuh dengan nyinyiran setelah gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti ketiga.

Bahkan setelah penalti, kata 'Rashy, Manchester United, dan Pemain MU' juga menjadi tema yang paling banyak dibahas di jagad burung biru. Tentu, nada kekecewaan memenuhi timeline.

Serangan bully lalu menyasar akun Manchester United Indonesia, terutama cuitan yang berbunyi "Udah siapin alasan apa ke bos buat nanti pagi?"

Balasan mengenai kegagalan Rashford dan Sancho pun memenuhi twit tersebut. Meski begitu, akun resmi berbahasa Indonesia ini turut mengajak para penggemar untuk mendukung perjuangan wakil Manchester United di laga final.

Sorotan terhadap Manchester United adalah bagian dari drama sepak bola dan Euro 2020. Namun pada akhirnya, kompetisi tetaplah kompetisi, yang menampilkan kemenangan serta kekalahan.

Good game, Inggris dan Italia.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Piala Eropa 2020 Lainnya:

 

 

Italia Juara Euro 2020, Cuitan Fans Inggris Tahun 2013 Jadi Kenyataan

Final Euro 2020: Gagal Bawa Inggris Juara, Bukayo Saka Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo

  • Sumber: Twitter
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Italia Juara Euro 2020, Roberto Mancini: Kami Mendominasi

    Pelatih Italia, Roberto Mancini, meneteskan air mata saat timnya mengklaim gelar Euro 2020.

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Italia Juara Euro 2020, Cuitan Fans Inggris Tahun 2013 Jadi Kenyataan

    Cuitan seorang fans timnas Inggris menjadi kenyataan setelah Italia menjuarai Euro 2020.

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Inggris Gagal Juarari Euro 2020, Dua Legenda Bilang: Terlalu Menyakitkan

    Penantian Inggris untuk mengangkat trofi Euro 2020 belum terwujud pada tahun 2021.

    Terbaru

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Alasan Lionel Messi Tak Dipanggil ke Timnas Argentina

    Albiceleste telah dipastikan lolos ke Qatar, sementara La Pulga dalam pemulihan pasca-Covid-19.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Jelang Ekuador vs Brasil, Casemiro Minta Publik Bersabar dengan Vinicius Junior

    Vinicius Junior berpeluang unjuk gigi saat Brasil bertemu Ekuador di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Prediksi Ekuador vs Brasil: Selecao Waspadai Ambisi La Tri

    Brasil punya misi mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 saat tandang ke Ekuador.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Piala AFF U-23 2022 Bukan Prioritas, 70 Persen Skuad Timnas Malaysia Diisi Wajah Baru

    Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin, menegaskan Piala AFF U-23 2022 bukanlah prioritas bagi timnas Malaysia.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Presiden FAM Pastikan Pelatih Baru Timnas Malaysia Bebas dari Intervensi

    Presiden FAM memastikan pelatih anyar timnas Malaysia akan mendapat kebebasan menentukan pemain pilihannya.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Mantan Pelatih Asnawi Mangkualam Tolak Latih Timnas U-23 Vietnam

    Mantan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, dikabarkan menolak tawaran dari Vietnam.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Filipina Incar Tiket Piala Dunia Wanita 2023 dan Ingin Inspirasi Generasi Mudanya

    Timnas putri Filipina ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda di negaranya dengan meraih tiket ke putaran final Piala Dunia Wanita 2023.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    5 Pemain Timor Leste yang Berpotensi Menyulitkan Timnas Indonesia

    Berikut profil lima pemain Timor Leste yang berpotensi menyulitkan lini pertahanan timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan ini.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Kondisi Sadio Mane Stabil setelah Mengalami Gegar Otak Ringan

    Bintang Senegal, Sadio Mane, dilarikan ke rumah sakit setelah berbenturan dengan kiper Cape Verde, Vozinha, di Piala Afrika 2021.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bintang Timnas Vietnam Tolak Tawaran Jadi Suksesor Chanathip Songkrasin di Consadole Sapporo

    Pemain timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai, dikabarkan menolak tawaran untuk menjadi suksesor Chanathip Songkrasin di Hokkaido Consadole Sapporo.
    X