Final Euro 2020: Bukayo Saka Gagal Penalti, Gareth Southgate Beri Pembelaan

12 Juli 2021, 06:37 WIB
Editor: Dini Wulandari
Pemain timnas Inggris di Piala Eropa 2020 (Euro 2020), Bukayo Saka.
Pemain timnas Inggris di Piala Eropa 2020 (Euro 2020), Bukayo Saka. /(twitter.com/sportbible)

SKOR.id - Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, membela winger muda Bukayo Saka yang gagal melakukan penalti di final Euro 2020.

Bukayo Saka gagal melakukan tugasnya sebagai penendang penalti terakhir Inggris di adu penalti final Piala Eropa 2020 saat melawan Italia, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Kegagalan pemain muda Arsenal membuat Italia menjadi juara turnamen tahun ini.

Inggris dan Italia harus menyelesaikan pertandingan dengan adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Pada babak adu penalti Italia menang 3-2 atas The Three Lions.

Baca Juga: Piala Eropa 2020: Jadwal, Hasil, Klasemen, Profil Tim dan Stadion Lengkap 

Saka bersama Marcus Rashford dan Jadon Sancho menjadi pemain Inggris yang gagal mengonversikan gol melalui titik putih.

Sementara itu, dari Italia terdapat Andrea Belotti dan Jorginho yang gagal melakukan tugasnya.

Akan tetapi, Saka menjadi sasaran orang-orang atas kegagalan Inggris di Piala Eropa 2020.

Gareth Southgate merasa pemain Arsenal tersebut tidak pantas untuk disalahkan. Southgate justru bertanggungjawab penuh atas kegagalan tersebut karena ia yang menentukan algojo penalti Inggris.

Momen Bukayo Saka ditenangkan oleh pelatih Gareth Southgate usai gagal penalti di final Euro 2020.
Momen Bukayo Saka ditenangkan oleh pelatih Gareth Southgate usai gagal penalti di final Euro 2020. Twitter BBCMOTD)

"Itu terserah saya, saya memutuskan pengambil penalti berdasarkan apa yang telah mereka lakukan dalam pelatihan dan tidak ada yang sendirian."

"Kami telah menang bersama sebagai sebuah tim dan kami semua bersama-sama tidak dapat memenangkan pertandingan malam ini dan dalam hal penalti, itu adalah panggilan saya dan itu sepenuhnya ada di tangan saya," terangnya.

Meski kalah, mencapai final Euro 2020 menjadi pencapaian tertinggi timnas Inggris di Piala Eropa. Pasalnya, mereka prestasi tertinggi mereka sebelumnya hanya menempati posisi ketiga dan semifinalis.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Piala Eropa lainnya:

Final Euro 2020: Inggris Kalah Penalti, Manchester United Dibully

Pemain Muda Terbaik Euro 2020: Pedri 

  • Sumber: BBC Sport
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Rabu, 23 Juni 2021

    Alasan Paling Masuk Akal Mengapa Southgate Setengah Hati Turunkan Rashford dan Sancho

    Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, menjadi bahan kritik penggemar sepak bola dunia, terutama pendukung Inggris.

    Dunia

    Sabtu, 3 Juli 2021

    Bereksperimen dengan Pola 3 Bek, Gareth Southgate Pilih 4-2-3-1 di Euro 2020

    Melihat pola yang kerap digunakan Gareth Southgate sebagai pelatih timnas Inggris.

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Final Euro 2020: Gagal Bawa Inggris Juara, Bukayo Saka Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo

    Sama seperti Cristiano Ronaldo (Portugal, Euro 2004) dan Anatoliy Baidachniy (Uni Soviet, Euro 1972), Bukayo Saka juga gagal meraih gelar pada laga final.

    Terbaru

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Johor Darul Takzim, Raja di Malaysia dan Inspirasi Terbaik bagi Klub Asia Tenggara

    Johor Darul Takzim (JDT) menjadi salah satu klub raksasa yang patut menjadi contoh klub-klub di kawasan Asia Tenggara.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Lanjutan Liga Super Malaysia, Kurniawan Minta Saddil Ramdani Cs Balas Dendam

    Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, memiliki optimisme tinggi jelang pertemuan lawan PJ City FC di lanjutan Liga Super Malaysia.

    Dunia

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Kualitas Liga Domestik Kunci Sukses Australia Menang atas Argentina

    Australia mengejutkan dunia ketika mereka mengalahkan Argentina, 2-0, di fase grup.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Ademir Santos, Pemain Jepang Kelahiran Brasil yang Kariernya Pendek

    Dari awal karier senior sampai pensiun muda, Ademir Santos hanya gabung dua klub yang main di Japan Soccer League serta J.League.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Lahirnya Samuel Eto'o dan Carlos Tevez

    Samuel Eto'o menjadi perhatian besar pada Olimpiade Sydney 2000 ketika timnas Kamerun tampil sebagai juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Pemain Korsel Enggan Jabat Tangan Usai Kalah dari Selandia Baru

    Pemain Korea Selatan diketahui melakukan tindakan tidak terpuji dengan menolak berjabat tangan dengan pemain Selandia Baru di Olimpiade Tokyo 2020.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Takefusa Kubo Sejak Awal Yakin Bisa Cetak Gol di Laga Jepang vs Afrika Selatan

    Winger muda timnas Jepang, Takefusa Kubo, sudah prediksikan sejak awal bakal mencetak gol di laga Olimpiade Tokyo 2020 melawan Afrika Selatan.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pedri Dipaksa Main 66 Pertandingan dalam Setahun

    Pedri kini tercatat sudah bermain sebanyak 66 pertandingan dalam setahun.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Generasi Emas Olimpiade: Munculnya Josep Guardiola dan Nwankwo Kanu

    Olimpiade 1992 ditandai tampilnya pemain muda Josep Guardiola dan Atalanta 1996 gol Nwankwo Kanu yang membawa Nigeria juara.

    Dunia

    Jumat, 23 Juli 2021

    Klasemen Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Prancis dan Argentina Juru Kunci

    Berikut ini adalah klasemen cabang olahraga sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X