IIMS

FIFA Hukum Mantan Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika

8 Agustus 2021, 23:45 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Logo FIFA di depan kantor pusatnya di Zurich, Swiss.
Logo FIFA di depan kantor pusatnya di Zurich, Swiss. /(Ben Sutherland/CC BY 2.0)

SKOR.id - Komite etik FIFA menyerahkan larangan satu tahun dari kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola kepada mantan Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) Issa Hayatou.

Pada Selasa (3/8/2021), sanksi ini dijatuhkan FIFA atas kesepakatan kontroversial senilai 1 miliar dolar AS untuk TV dan hak pemasaran dengan Lagardere Sports.

Kesepakatan yang setara 14 miliar rupiah itu dinilai melanggar peraturan kompetisi dan membuat lelaki 74 tahun ini kena sanksi dari FIFA.

Hi Skorer, jangan lupa untuk segera download app Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa meraih banyak hadiah menarik.

Issa Hyatou juga harus membayar denda 33 ribu dolar AS atau setara Rp471 juta setelah majelis hakim komite menemukan bahwa mantan wakil presiden FIFA dan eks-presiden CAF melanggar pasal 15 (tugas kesetiaan) dari kode etik badan sepak bola dunia itu.

Penyelidikan atas perilaku Issa Hayatou dalam posisinya sebagai Presiden CAF telah difokuskan pada keterlibatannya dalam negosiasi dan penandatanganan nota kesepahaman.

Selain itu, dia juga bermasalah dalam perjanjian kontrak untuk komersialisasi media dan hak pemasaran acara yang diselenggarakan CAF dengan Lagardere Sports antara 2014 sampai 2017.

Komite menemukan Issa Hayatou telah melanggar kewajiban kesetiaannya dalam posisinya sebagai Presiden CAF.

Dia melanggar memasukkan atas namanya ke dalam perjanjian anti-persaingan dengan Lagardere yang merusak organisasi secara finansial serta reputasinya.

Lagardere Sports Agency milik Prancis yang berbasis di Qatar, mitra CAF sejak 1993, diberikan kesepakatan hak siar eksklusif senilai satu miliar dolar AS.

Mereka punya hak meliput kompetisi sepak bola Afrika dari 2017 hingga 2028 dalam perjanjian 2015 yang ditandatangani dengan CAF, yang mengarah pada pembukaan investigasi dari 2017.

Issa Hayatou berhenti menjadi Presiden CAF pada Maret 2017 setelah kalah dalam pemilihan dari Ahmad Ahmad dari Madagaskar.

Dia diangkat menjadi presiden kehormatan CAF pada Januari 2021. Issa Hayatou juga menjadi Presiden sementara FIFA dari Oktober 2015 hingga Februari 2016.

Jabatan itu diemban setelah penangguhan Sepp Blatter dan sebelum terpilihnya Gianni Infantino.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di InstagramFacebookTwitterYouTubeLinkedInTikTok, dan Helo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita FIFA lainnya:

Dua Wasit Berlisensi FIFA Asal Indonesia Dapat Tugas Pimpin Laga Piala AFC 2021

FIFA Resmi Batalkan Turnamen FeWC dan FeNC

 

  • Sumber: AFP
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Senin, 12 Juli 2021

    Pemenang FIFA Puskas Award 2016 Gabung Klub Kasta Ketiga Liga Malaysia

    Pemenang FIFA Puskas Award 2016, Faiz Subri akhirnya resmi menjadi milik Kuala Kangsar FC (KK FC) yang merupakan klub kasta ketiga Liga Malaysia

    Nusantara

    Selasa, 13 Juli 2021

    Wasit Futsal Indonesia Belum Bisa Tembus Piala Dunia meski Berlisensi FIFA

    FIFA telah menentukan 39 wasit untuk Piala Dunia Futsal 2021, tapi tidak ada nama dari Indonesia.

    Bola Nasional

    Minggu, 18 Juli 2021

    FIFA Eksperimen Perubahan Aturan Permainan: Dari Waktu Bermain hingga Kartu Kuning

    FIFA sedang melakukan eksperimen perubahan aturan permainan yang diujicobakan di turnamen usia muda.

    Esports

    Selasa, 27 Juli 2021

    FIFA Resmi Batalkan Turnamen FeWC dan FeNC

    Turnamen sepakbola elektronik, FIFAe Nations Cup (FeNC) dan FIFAe World Cup (FeWC) 2021 batal digelar.

    Terbaru

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Piala AFF U-23 2022 Bukan Prioritas, 70 Persen Skuad Timnas Malaysia Diisi Wajah Baru

    Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin, menegaskan Piala AFF U-23 2022 bukanlah prioritas bagi timnas Malaysia.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Presiden FAM Pastikan Pelatih Baru Timnas Malaysia Bebas dari Intervensi

    Presiden FAM memastikan pelatih anyar timnas Malaysia akan mendapat kebebasan menentukan pemain pilihannya.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Mantan Pelatih Asnawi Mangkualam Tolak Latih Timnas U-23 Vietnam

    Mantan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, dikabarkan menolak tawaran dari Vietnam.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Filipina Incar Tiket Piala Dunia Wanita 2023 dan Ingin Inspirasi Generasi Mudanya

    Timnas putri Filipina ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda di negaranya dengan meraih tiket ke putaran final Piala Dunia Wanita 2023.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    5 Pemain Timor Leste yang Berpotensi Menyulitkan Timnas Indonesia

    Berikut profil lima pemain Timor Leste yang berpotensi menyulitkan lini pertahanan timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan ini.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Kondisi Sadio Mane Stabil setelah Mengalami Gegar Otak Ringan

    Bintang Senegal, Sadio Mane, dilarikan ke rumah sakit setelah berbenturan dengan kiper Cape Verde, Vozinha, di Piala Afrika 2021.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bintang Timnas Vietnam Tolak Tawaran Jadi Suksesor Chanathip Songkrasin di Consadole Sapporo

    Pemain timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai, dikabarkan menolak tawaran untuk menjadi suksesor Chanathip Songkrasin di Hokkaido Consadole Sapporo.

    Dunia

    Rabu, 26 Januari 2022

    Eks Pilar Madura United Ikuti Mantan Pelatih Borneo FC Gabung Melaka United

    Melaka United yang ditangani Risto Vidakovic, mantan pelatih Borneo FC, memperkenalkan pemain yang sempat bermain di Madura United.

    Dunia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Mees Hilgers Masuk Tim Terbaik Pekan Ke-20 Eredivisie Versi Eks Pemain Timnas Belanda

    Mantan pemain timnas Belanda, Peter Hoekstra, memasukkan nama Mees Hilgers ke dalam starting XI terbaiknya untuk pekan ke-20 Liga Belanda.

    Dunia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Chaker Alhadhur, Bek Komoro yang Jadi Kiper Dadakan di Piala Afrika dengan Nomor Punggung Diplester

    Chaker Alhadhur menjadi perbincangan setelah penampilannya di Piala Afrika saat membela Komoro menghadapi Kamerun.
    X