Pascakalah 0-8, Klub Singapura yang Diperkuat Topskor Liga 1 2017 Tertekan

24 April 2021, 07:30 WIB
Aksi mantan striker Arema FC, Sylvano Comvalius bersama Geylang International saat dikepung pemain Young Lions dalam laga pekan ketiga Liga Singapura 2021 di Tampines Our Hub, 20 Maret 2021. /Facebook.com/SingaporePremierLeague
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso

SKOR.id - Pelatih Geylang International FC, Noor Ali yang sedang dalam kesulitan dan klub Liga Singapura ini sulit mengulang cerita baik musim lalu.

Bicara tentang deja vu untuk Noor Ali. Pada 2001, dia sebagai pemain Geylang United (sekarang Geylang International) dikeluarkan dari lapangan.

Efeknya, Geylang United kalah besar. Saat itu, laga adalah final Piala Singapura 2001 dan tim yang dibela Noor Ali dihancurkan dengan skor 0-8 oleh Home United.

Dua dekade kemudian dan sekarang menjadi pelatih kepala skuad Eagles, Noor Ali hanya bisa menyaksikan timnya kalah 0-8 dari Lion City Sailors (nama baru Home United) awal bulan ini di Liga Singapura.

Kekalahan besar itu menambah tekanan pada Noor Ali, 45 tahun, saat Geylang International berjuang untuk meniru prestasi musim lalu.

The Eagles berakhir di posisi keempat musim lalu dan lolos ke Piala AFC untuk pertama kalinya sejak 2010.

Mereka kalah lima kali dari tujuh pertandingan Singapore Premier League musim ini dan ada di posisi keenam dalam tabel dari delapan tim peserta.

Efeknya, beberapa pendukung klub itu dengan keras mengkritik kepemimpinan Noor Ali.

Kemenangan pada Minggu (25/4/2021), jadi target mutlak Geylang International FC saat melawan tim terbawah Young Lions, yang sejauh ini belum pernah menang.

"Ini adalah bagian tak terpisahkan dari permainan," kata Noor Ali.

"Tentu saja, Anda tidak ingin tim manapun kalah sampai 0-8. Fan akan frustrasi dan orang-orang di klub akan frustrasi," tuturnya.

"Tetapi faktanya adalah bahwa orang tidak akan melihat apa yang telah Anda lakukan selama beberapa tahun terakhir. Tetapi mereka akan melihat situasi saat ini dan memberikan komentar."

Sukacita pemain Geylang United merayakan gol ke gawang Tanjong Pagar United dalam laga pekan pertama Liga Singapura 2021 di Our Tampines Hub, 14 Maret 2021. Facebook.com/SingaporePremierLeague

Menurut Noor Ali, hal sama juga dirasakan saat dia masih sebagai pemain.

"Saya bisa memiliki 20 pertandingan bagus. Tetapi saat saya memiliki satu pertandingan buruk, kritik akan ada," ucap Noor Ali.

"Saya mengerti mereka adalah fan dan mereka kecewa. Saya juga kecewa. Tetapi mereka harus memahami bahwa saya di tempat latihan, tujuh hari seminggu dengan para pemain."

"Saya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa situasinya. Kami semua bekerja keras untuk meningkatkan hasil," tuturnya tegas.

Ada keadaan yang meringankan. Badai cedera membuat pemain asing Geylang International FC tak bisa dimaksimalkan.

Saat ini, Eagles punya penyerang asal Brasil, Matheus Moresche, lalu duo Belanda Sylvano Comvalius dan Barry Maguire, serta bek asli Jepang Yuki Ichikawa.

Mereka belum bisa tampil bersama dalam satu pertandingan, termasuk Sylvano Comvalius yang cukup berpengalaman di Asia Tenggara termasuk Liga 1 teta[i belum maksimal.

Ikuti juga Instagram, Facebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Liga Singapura lainnya:

Liga Singapura 2021 Mulai 13 Maret, Satu Klub Terpaksa Mundur

Pencetak Gol Terbanyak Liga 1 Merapat ke Liga Singapura dan Bakal Tampil di Piala AFC

Tag

Berita Terkait

Latest