FIFA Bekukan Federasi Sepak Bola Negara asal Pemain Asing Bhayangkara Solo FC

8 April 2021, 13:10 WIB
Logo FIFA di depan kantor pusatnya di Zurich, Swiss. /(Ben Sutherland/CC BY 2.0)
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso

  • FIFA membuat keputusan pembekuan dua federasi anggota mereka.
  • Dua federasi anggota FIFA yang dibekukan itu adalah Chad dan Pakistan.
  • Satu dari dua negara yang dibekukan FIFA ini, ada pemainnya yang berkarier untuk Bhayangkara Solo FC.

SKOR.id - Federasi Sepak Bola Chad (FTFA) atau negara asal striker asing Bhayangkara FC, Ezechiel N'Douassel, dibekukan FIFA per 7 April 2021.

Biro Dewan FIFA mengambil keputusan berikut mengenai tata kelola dua asosiasi anggota mereka.

Pertama, penangguhan Federasi Sepak Bola Chad (FTFA). Biro Dewan FIFA memutuskan untuk menangguhkan FTFA dengan segera karena campur tangan pemerintah negara itu.

Penangguhan dipicu oleh keputusan baru-baru ini dari otoritas Pemerintah Chad untuk secara permanen menarik kekuasaan yang didelegasikan ke FTFA.

Pemerintah Chad membentuk komite nasional untuk manajemen sementara sepak bola dan menguasai kantor FTFA tanpa persetujuan FIFA.

Penangguhan akan dicabut setelah keputusan pemerintah yang relevan telah dicabut dan FTFA serta manajemennya, yang dipimpin oleh Presiden Moctar Mahamoud Hamid, telah mengkonfirmasi kepada FIFA bahwa gedung FTFA kembali berada di bawah kendalinya.

Yang kedua, penangguhan Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF). Biro Dewan FIFA menangguhkan PFF dengan segera akibat campur tangan pihak ketiga.

Pihak ketiga itu ikut campur dan merupakan pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA.

Situasi ini dipicu oleh pengambilalihan markas PFF di Lahore baru-baru ini oleh sekelompok pemrotes dan dugaan keputusan oleh individu tertentu untuk mencopot komite normalisasi PFF yang ditunjuk FIFA yang dipimpin oleh Haroon Malik.

Mereka para pelaku protes menginginkan kepemimpinan PFF diserahkan kepada Syed Ashfaq Hussain Shah.

Para pemain timnas Chad seusai menjamu timnas Guinea pada lanjutan Kualifikasi Piala Afrik 2020, 15 November 2020. Tchadinfos.com

FIFA mengeluarkan surat peringatan bahwa kepada mereka yang menduduki markas PFF.

Jika pendudukan tidak sah di markas PFF tidak dicabut dan pengusung kantor yang diakui oleh FIFA tidak diizinkan punya akses gratis ke gedung untuk melaksanakan mandat mereka, masalah tersebut akan segera diserahkan ke Biro Dewan FIFA untuk keputusan lanjutan.

Karena situasinya tetap tidak berubah, Biro Dewan FIFA pun memutuskan untuk menangguhkan PFF.

Penangguhan ini hanya akan dicabut setelah FIFA menerima konfirmasi dari komite normalisasi PFF bahwa gedung, akun, administrasi, saluran komunikasi PFF berada di bawah kendali penuhnya.

Lalu, komite normalisasi PFF dapat terus menjalankan mandatnya tanpa hambatan lebih lanjut.

Khusus PTFA, striker asing Bhayangkara Solo FC, Ezechiel N'Douassel ini mengalami hal sama dengan rekan setimnya, Andik Vermansah.

Kala itu, PSSI dibekukan FIFA saat Andik bermain di Liga Malaysia untuk Selangor FA. Tetapi, Andik sebagai individu tak terpengaruh sanksi FIFA ke PSSI.

Aksi striker Bhayankara FC, Ezechiel Ndouassel (kanan) dalam pertandingan uji coba melawan Persita Tangerang, 19 September 2020 Dok. Bhayangkara FC

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor Indonesia (@skorindonesia)

Baca juga Berita Bhayangkara Solo FC lainnya:

Coba Tantangan Baru, Eks Asisten Pelatih Arema FC Latih Bhayangkara Solo FC Putri

Alasan Pelatih Bhayangkara Solo FC Menduetkan Andik Vermansah dan Renan Silva di Lini Depan

Tag

Berita Terkait

Latest