Best XI Gareth Southgate: Ada Persaingan Ketat di Posisi Sayap

30 Juni 2021, 19:50 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate.
Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate. /(Twitter/SoccerBaeNaza1)

  • Gareth Southgate mencatatkan pencapaian yang belum pernah diraih pelatih timnas Inggris sebelumnya sejak 1966.
  • Pria 50 tahun ini berhasil membangun kekuatan Inggris dengan memaksimalkan banyaknya pilihan di posisi sayap.
  • Berikut adalah Best XI timnas Inggris era kepelatihan Gareth Southgate sejak 2016 silam.

SKOR.id - Gareth Southgate berhasil membawa timnas Inggris melangkah ke perempat final Euro 2020 setelah mengalahkan timnas Jerman dalam laga 16 besar, Rabu (30/6/2021) dini hari WIB.

The Three Lions menang 2-0 atas Tim Panser lewat gol yang diciptakan Raheem Sterling dan Harry Kane.

Kemenangan ini cukup monumental karena rivalitas di antara kedua tim plus tren buruk Inggris setiap menghadapi Jerman di ajang kompetitif.

Sebelumnya, The Three Lions selalu kesulitan setiap kali menghadapi Jerman dalam ajang seperti ini, khususnya dalam fase knockout.

Kali terakhir Inggris menang atas Jerman dalam fase knockout terjadi pada Piala Dunia 1966. Tepatnya dalam final lewat kemenangan 4-2 melalui perpanjangan waktu.

Setelah itu, Inggris kalah dari Jerman pada perempat final Piala Dunia 1970, kalah dalam adu penalti pada Piala Dunia 1990, dan kalah pula dalam adu penalti pada Piala Eropa 1996.

Lalu pada ajang Piala Dunia 2010, Inggris pun kalah dari Jerman. Kekalahan yang telak, 1-4 pada putaran 16 besar.

Mereka memang pernah menang sekali yaitu pada Piala Eropa 2000 tapi itu terjadi di fase grup.

Dengan demikian, dalam periode 55 tahun, Inggris tidak pernah meraih kemenangan dari enam duel lawan Jerman pada fase knockout.

Rapor tersebut yang kemudian membuat frase atau pernyataan Gary Lineker tentang Inggris vs Jerman menjadi terkenal.

Baca Juga: Piala Eropa 2020: Jadwal, Hasil, Klasemen, Profil Tim dan Stadion Lengkap

"Sepak bola itu laga yang sederhana, 22 pemain memperebutkan bola sepanjang 90 menit, pada akhirnya, Jerman yang selalu menang," kata Gary Lineker, mantan pemain timnas Inggris.

Kini, kalimat itu tidak lagi berlaku. Dari Alf Ramsey, Ron Greenwood, Bobby Robson, Terry Venables, hingga Fabio Capello, deretan pelatih timnas Inggris yang gagal mematahkan tradisi buruk tersebut.

Hingga akhirnya, Gareth Southgate yang mampu melakukannya. Pencapaian ini pun menjadi monumental karena membawa Inggris ke perempat final Piala Eropa 2020.

Jordan Henderson dan kawan-kawan akan menghadapi Ukraina, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB.

Dari pencapaian ini pula memperlihatkan Gareth Southgate berhasil membangun kekuatan timnas Inggris.

Sejak resmi menangani The Three Lions pada 27 September 2016, total 58 kali telah dilalui Southgate sebagai arsitek timnas Inggris.

Dari jumlah tersebut, dia meraih 37 kemenangan, 11 kali imbang, dan 10 mengalami kekalahan. Persentase kemenangannya mencapai 63,8 persen.

Para pemain timnas Inggris saat merayakan gol Harry Kane ke gawang Jerman, Selasa (28/6/2021) malam WIB.
Para pemain timnas Inggris saat merayakan gol Harry Kane ke gawang Jerman, Selasa (28/6/2021) malam WIB. (Twitter Euro2020)

Kemenangan atas Jerman menjadi salah satu pencapaian terbaik dari rapor Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate.

Harry Kane dan Raheem Sterling yang mencetak gol dalam kemenangan pada laga tersebut merefleksikan pula produktivitas gol pemain Inggris bersama pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Keduanya merupakan pemain yang paling produktif dalam mencetak gol di era Inggris asuhan Gareth Southgate.

Di sisi lain, keduanya merupakan pemain yang paling banyak tampil di era mantan pelatih Middlesbrough ini.

Menarik melihat siapa saja pemain yang sering diturunkan di era Gareth Southgate dengan mempertimbangkan rapor masing-masing di setiap posisi.

Skor.id merangkum Best XI timnas Inggris era Gareth Southgate dengan ukuran jumlah laga, gol, serta assist dalam formasi 4-2-3-1:

Kiper

Mudah tentunya menempatkan Jordan Pickford di bawah mistar. Penjaga gawang Everton ini yang memang kerap tampil dalam era kepelatihan Gareth Southgate, 27 kali.

Dari 27 pertandingan tersebut, Jordan Pickford kemasukan 18 gol. Khusus untuk Piala Eropa 2020 ini, Jordan Pickford berhasil membuat gawang timnas Inggris tidak kemasukan: 4 laga, 4 clean sheet.

Kiper Inggris, Jordan Pickford meluapkan kegembiraanya usai menyingkirkan Jerman di Piala Eropa 2020.
Kiper Inggris, Jordan Pickford meluapkan kegembiraanya usai menyingkirkan Jerman di Piala Eropa 2020. (England/Twitter)

Selain Jordan Pickford, Gareth Southgate menurunkan Joe Hart dalam 11 pertandingan, lalu Nick Pope dengan tujuh laga, Jack Butland lima pertandingan.

Kiper lainnya adalah Sam Johnstone, Alex McCarthy, dan Dean Henderson masing-masing satu pertandingan.

Belakang

Untuk bek kanan ada Kyle Walker yang bermain dalam 38 pertandingan di bawah asuhan Gareth Southgate dengan catatan empat assist yang ditorehkannya.

Di jantung pertahanan duet John Stones dan Harry Maguire menjadi pasangan yang dapat ditempatkan dalam Best XI.

Harry Maguire total tampil dalam 34 laga di bawah asuhan Gareth Southgate dengan mencetak tiga gol dan memberikan satu assist.

Bek Inggris, Harry Maguire (kanan) bercengkrama dengan pelatih Gareth Southgate.
Bek Inggris, Harry Maguire (kanan) bercengkrama dengan pelatih Gareth Southgate. (Harry Maguire/Twitter)

Sedangkan John Stone tampil dalam 35 laga, mencetak dua gol dan memberikan satu assist.

Pilihan lainnya adalah Eric Dier yang tampil dalam 33 laga bersama pelatih Gareth Southgate di timnas Inggris dengan rapor satu gol.

Tengah

Untuk lini tengah, Jordan Henderson dan Declan Rice menjadi pemain yang pas untuk ditempatkan di depan pertahanan dalam Best XI timnas Inggris era Gareth Southgate.

Sebagai gelandang jangkar, Jordan Henderson tampil dalam 32 pertandingan. Meski tidak mencetak gol, Jordan Henderson memberikan enam assist.

Di samping Jordan Henderson ada Declan Rice yang bermain dalam 21 pertandingan era Gareth Southgate.

Sementara untuk dua sayapnya adalah Jadon Sancho di kanan dan Raheem Sterling di kiri.

Jadon Sancho tampil dalam 20 pertandingan di bawah asuhan Gareth Southgate dengan mencetak tiga gol dan memberikan lima assist.

Di sayap kiri tentu saja Raheem Sterling. Bintang Manchester City ini menjadi tumpuan Gareth Southgate, termasuk di Piala Eropa 2020 ini.

Dari total 38 pertandingan, Raheem Sterling mencetak 15 gol dan memberikan 13 assist.

Dengan demikian, mantan bintang Liverpool ini terlibat dalam terciptanya 28 gol untuk timnas Inggris.

Posisi sayap kiri juga bisa ditempatkan Marcus Rashford. Penyerang sayap Manchester United ini tampil dalam 41 laga, mencetak 11 gol dan memberikan tujuh assist.

Penyerang timnas Inggris, Marcus Rashford (kiri).
Penyerang timnas Inggris, Marcus Rashford (kiri). (Twitter UtdDistrict)

Dengan dua sayap ini, wajar jika dalam beberapa pertandingan keduanya diturunkan bersama. Namun, jika keduanya tampil bersama, Sterling yang ditempatkan di sayap kanan sedangkan Rashford di kiri.

Situasi ini tentu saja mengorbankan Jadon Sancho yang harus duduk di bangku cadangan.

Persaingan di posisi sayap di timnas Inggris memang sangat ketat dengan munculnya sejumlah pemain dengan performa menanjak di posisi tersebut.

Sebut saja Bukayo Saka yang belakangan tampil mengesankan dan mendapatkan tempat dalam starter, termasuk saat menghadapi Jerman.

Lalu ada Phil Foden yang juga memiliki kemampuan mengesankan di posisi tersebut.

Sedangkan untuk posisi gelandang serang, pada Piala Eropa 2020 ini muncul Jack Grealish hingga Mason Mount.

Meski demikian, nama Jesse Lingard, meski tidak masuk skuad Piala Eropa 2020 ini, pantas ditempatkan di posisi tersebut.

Jesse Lingard tampil dalam 29 pertandingan dengan mencetak empat gol dan memberikan empat assist.

Ligard merupakan pemain penting yang membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018, salah satu fase terbaik Inggris di era kepelatihan Gareth Southgate.

Depan

Inggris faktanya tidak memiliki cukup penyerang murni di lini depan. Dalam era kepelatihan Gareth Southgate, Harry Kane sangat dominan.

Penyerang Tottenham Hotspur ini total tampil dalam 41 pertandingan bersama Gareth Southgate.

Dari jumlah tersebut dia menorehkan 30 gol dan memberikan 13 assist atau terlibat dalam terciptanya 43 gol timnas Inggris.

Penyerang timnas Inggris, Harry Kanes, saat menghadapi Jerman, Selasa (28/6/2021) malam WIB.
Penyerang timnas Inggris, Harry Kanes, saat menghadapi Jerman, Selasa (28/6/2021) malam WIB. (Twitter Euro2020)

Di bawah Harry Kane ada penyerang Leicester City, Jamie Vardy dengan 15 pertandingan. Vardy total mencetak tiga gol dan memberikan satu assist.

Lalu ada Dominic Calvert-Lewin, 10 pertandingan dengan menorehkan empat gol. Era kepelatihan Gareth Southgate juga masih memunculkan nama Wayne Rooney.

Rooney sempat tampil dalam empat pertandingan. Yaitu tiga laga pada 2016 dan satu laga pada 2018 menghadapi Amerika Serikat dalam uji coba sekaligus laga perpisahan bersama timnas Inggris.

Best XI Gareth Southgate.
Best XI Gareth Southgate. Grafis: Jovi/Skor.id

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Piala Eropa 2020 Lainnya:

Man of the Match Piala Eropa 2020 - Swedia vs Ukraina: Oleksandr Zinchenko

Man of The Match Piala Eropa 2020 - Inggris vs Jerman: Harry Maguire

  • Sumber: Transfermarkt, BBC Sport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Rabu, 30 Juni 2021

    Hasil Inggris vs Jerman di Piala Eropa 2020: Harry Kane Pecah Telur, Tim Tiga Singa Lolos ke Perempat Final

    Timnas Inggris berhasil meraih kemenangan atas Jerman pada babak 16 besar Euro 2020.

    Dunia

    Rabu, 30 Juni 2021

    Man of The Match Piala Eropa 2020 - Inggris vs Jerman: Harry Maguire

    UEFA memilih Harry Maguire sebagai Man of The Match di laga Inggris vs Jerman.

    Dunia

    Rabu, 30 Juni 2021

    Euro 2020: Inggris Terus Melaju, Raheem Sterling dan Harry Kane Samai Catatan sang Legenda

    Berhasil mencetak gol pada laga Inggris vs Jerman, Raheem Sterling dan Harry Kane menyamai catatan legenda.

    Dunia

    Rabu, 30 Juni 2021

    Hasil Swedia vs Ukraina di Piala Eropa 2020: Gol Menit 120+1 Bawa Ukraina Menang, Tantang Inggris di 8 Besar

    Drama gol telat membawa Ukraina mengalahkan Swedia dan lolos ke perempat final Euro 2020.

    Terbaru

    Dunia

    Senin, 18 Oktober 2021

    Yuki Abe, Gelandang Dua Tim J.League yang Berprestasi Level Klub di Asia

    Yuki Abe bukan pesepak bola biasa dan dia termasuk salah satu gelandang klub J.League langganan timnas Jepang medio 2005 sampai 2011.

    Dunia

    Senin, 18 Oktober 2021

    Pemain dengan Hat-trick Terbanyak di Tim Nasional

    Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan pemain dengan jumlah hat-trick tertinggi yang masih aktif hingga sekarang.

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Hwang Sun-hong, TopSkor Pertama J.League dari Korea Selatan

    Striker asal Korea Selatan atas nama Hwang Sun-hong adalah pemain Negeri Gingseng pembuat sejarah di J.League

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Hasil Brasil vs Uruguay: Brace Raphinha Bantu Kokohkan Tim Samba di Puncak Klasemen

    Brasil sukses mencukur Uruguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (15/10/2021) pagi WIB.

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Hasil Argentina vs Peru: Gol Tunggal Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan Albiceleste

    Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Argentina vs Peru pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Dunia

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Link Live Streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022

    Berikut link live streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Dunia

    Kamis, 14 Oktober 2021

    Presiden FIFA Ingin Piala Dunia Dilangsungkan di Israel dan Palestina, Rencananya Picu Kontroversi

    Presiden FIFA, Gianni Infantino, memiliki keinginan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2030 di negara-negara tetangga Arab, termasuk Israel dan Palestina.

    Dunia

    Kamis, 14 Oktober 2021

    Prediksi Argentina vs Peru: La Albiceleste Jaga Laju Tak Terkalahkan

    Argentina bertekad mempertahankan laju tak terkalahkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan saat menjamu Peru.

    Dunia

    Kamis, 14 Oktober 2021

    Brasil vs Uruguay: Prediksi dan Link Live Streaming

    Jadwal Kualifikasi Piala Dunia Qatar akan mempertemukan dua raksasa dunia, Brasil vs Uruguay.

    Dunia

    Rabu, 13 Oktober 2021

    Toshihide Saito, Defender Muda Fenomenal pada J.League Musim 1996

    Shimizu S-Pulse pernah punya defender yang punya reputasi jempolan pada J.League musim 1996 atas nama Toshihide Saito

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X