Asal-usul dan Arti Nama Klub-Klub Meiji Yasuda J1 League: Bahasa Asing dan Harapan

6 Mei 2021, 15:45 WIB
Penulis: Thoriq Az Zuhri
Editor: Thoriq Az Zuhri
Dari Bali untuk J.League - 20J1: Dimainkan di Jepang, Dibuat oleh Dunia.
Dari Bali untuk J.League - 20J1: Dimainkan di Jepang, Dibuat oleh Dunia. /(© J.LEAGUE - all rights reserved)

  • Klub-klub Liga Jepang biasanya memiliki nama yang aneh dan bukan dari Bahasa Jepang.
  • Biasanya, arti nama mereka menunjukkan identitas atau harapan klub.
  • Berikut arti nama ke-20 tim Meiji Yasuda J1 League musim ini.

SKOR.id - Setiap nama dari klub-klub Meiji Yasuda J1 League memiliki makna dan arti tersendiri. Berikut arti nama ke-20 tim Meiji Yasuda J1 League musim ini.

Nama klub di Liga Jepang saat ini biasanya adalah paduan dari dua atau lebih kata: menunjukkan kota atau tempat mereka berasal dan bahasa asing yang menunjukkan nilai-nilai klub.

Bahasa asing memang jadi ciri khas kebanyakan nama klub di Liga Jepang saat ini. Bahasa Spanyol, Italia, dan Inggris jadi beberapa bahasa yang sering digunakan orang-orang Jepang untuk memberi nama klub-klub mereka.

Biasanya, nama ini menunjukkan nilai-nilai lokal atau juga apa yang diharapkan dari berdirinya klub oleh masyarakat sekitar.

Lalu bagaimana asal-usul dan arti nama klub-klub Meiji Yasuda J1 League musim ini? Simak selengkapnya berikut ini:

 

Avispa Fukuoka

Aksi para fans Avispa Fukuoka saat laga Kyushu Clasico lawan Sagan Tosu di Meiji Yasuda J1 League 2021, Minggu (21/3/2021).
Aksi para fans Avispa Fukuoka saat laga Kyushu Clasico lawan Sagan Tosu di Meiji Yasuda J1 League 2021, Minggu (21/3/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Avispa Fukuoka adalah tim yang berasal dari Hakata, Prefektur Fukuoka di Pulau Kyushu.

Avispa adalah Bahasa Spanyol yang berarti tawon, memang klub Jepang tak jarang menggunakan bahasa asing untuk penamaan klub mereka.

Nama ini pula yang membuat mereka mendapat julukan Hachi, yang juga berarti serangga sejenis tawon.

Cerezo Osaka

Para pemain Cerezo Osaka merayakan gol ke gawang Sagan Tosu di Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (3/4/2021).
Para pemain Cerezo Osaka merayakan gol ke gawang Sagan Tosu di Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (3/4/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Pada tahun 1993, tim yang sebelumnya bernama Yanmar Diesel ini berubah nama menjadi Cerezo Osaka, nama yang dipilih berdasarkan kontes yang dilakukan secara publik.

Cerezo adalah Bahasa Spanyol untuk pohon ceri. Nama ini dipilih karena lambang kota Osaka: Bunga Sakura. Sakura yang juga dianggap sebagai bunga nasional Jepang adalah salah satu jenis pohon ceri yang endemik di Jepang.

Hal ini pula yang membuat Cerezo Osaka punya julukan "Sakura" dan mengenakan jersi berwarna merah muda sebagai seragam utama.

F.C.Tokyo

Para pemain F.C.Tokyo merayakan kemenangan lawan Cerezo Osaka pada laga Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (6/3/2021).
Para pemain F.C.Tokyo merayakan kemenangan lawan Cerezo Osaka pada laga Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (6/3/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

F.C.Tokyo adalah tim J.League yang berasal dari Chofu, Tokyo. Klub ini jadi satu dari empat tim di J.League yang namanya "hanya" Football Club, tanpa memiliki nama panjang.

F.C.Tokyo didirikan pada 1935 oleh Tokyo Gas, perusahaan gas terbesar di Jepang saat ini.

Kemudian pada tahun 1999, beberapa perusahaan besar di Tokyo menggabungkan kekuatan dan membentuk F.C.Tokyo agar bisa bersaing di J.League.

Gamba Osaka

Para pemain Gamba Osaka merayakan kemenangan lawan Sagan Tosu di Meiji Yasuda J1 League 2021.
Para pemain Gamba Osaka merayakan kemenangan lawan Sagan Tosu di Meiji Yasuda J1 League 2021. (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Gamba Osaka adalah klub J.League yang berasal dari Suita, Prefektur Osaka.

Nama Gamba dari klub ini diambil dari Bahasa Italia yang berarti "kaki" dan juga Bahasa Jepang "Ganbaru" (dibaca: gambaru) yang berarti "lakukan yang terbaik".

Memiliki seragam utama hitam dan biru, Gamba Osaka memiliki julukan Nerazzurri, sama seperti Inter Milan di Liga Italia karena warna di jersi mereka.

Hokkaido Consadole Sapporo

Hokkaido Consadole Sapporo adalah tim yang berasal dari Sapporo di Pulau Hokkaido dan jadi tim paling utara di Meiji Yasuda J1 League musim ini.

Nama Consadole diambil dari dua kata: Consado dan Ole. Consado adalah permainan kata dari Bahasa Jepang "Dosanko" yang berarti "Orang-orang asal Hokkaido".

Sedangkan Ole adalah ungkapan dalam Bahasa Spanyol untuk memberikan semangat kepada seseorang atau sesuatu.

Kashima Antlers

Pemain Kashima Antlers merayakan kemenangan lawan Hokkaido Consadole Sapporo pada laga J.League YBC Levain Cup Matchday 3.
Pemain Kashima Antlers merayakan kemenangan lawan Hokkaido Consadole Sapporo pada laga J.League YBC Levain Cup Matchday 3. (Kashima Antlers)

Kashima Antlers berasal dari Kashima, Prefektur Ibaraki, yang juga bagian dari Greater Tokyo Area alias Area Metropolitan Tokyo.

Antlers diambil dari nama kota mereka, Kashima, yang berarti "Pulau Rusa". Rusa jantan identik memiliki tanduk atau dalam Bahasa Inggris, "Antlers".

Kashiwa Reysol

Pemain Kashiwa Reysol, Shunki Takahashi, saat laga lawan Cerezo Osaka di Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (27/2/2021).
Pemain Kashiwa Reysol, Shunki Takahashi, saat laga lawan Cerezo Osaka di Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (27/2/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Kashiwa Reysol adalah klub J.League yang berasal dari Kashiwa di Prefektur Chiba. Kota ini terletak di Greater Tokyo Area atau Area Metropolitan Tokyo.

Nama Reysol diambil dari gabungan dua kata Bahasa Spanyol, Rey dan Sol, yang berarti "Raja Matahari". Nama ini diambil karena perusahaan pendiri, Hitachi, sering dikait-kaitkan dengan matahari.

Hal-hal ini yang membuat Kashiwa mendapat julukan Taiyo-O, Bahasa Jepang yang berarti Raja Matahari.

Kawasaki Frontale

Leandro Damiao cetak gol untuk Kawasaki Frontale ke gawang Nagoya Grampus di Meiji Yasuda J1 League, Kamis (29/4/2021).
Leandro Damiao cetak gol untuk Kawasaki Frontale ke gawang Nagoya Grampus di Meiji Yasuda J1 League, Kamis (29/4/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Kawasaki Frontale berasal dari Kota Kawasaki di Prefektur Kanagawa dan didirikan pada 1955 oleh perusahaan Fujitsu.

Mereka berganti nama pada 1997, Frontale diambil dari Bahasa Italia yang berarti "Frontal".

Warna jersi dan logo diambil dari klub asal Brasil, Gremio, yang membuat mereka mendapat julukan "Gremio dari Jepang".

Nagoya Grampus

Para pemain Nagoya Grampus merayakan kemenangan lawan Sanfrecce Hiroshima di Meiji Yasuda J1 League 2021, Rabu (14/4/2021).
Para pemain Nagoya Grampus merayakan kemenangan lawan Sanfrecce Hiroshima di Meiji Yasuda J1 League 2021, Rabu (14/4/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Berasal dari Nagoya di Prefektur Aichi, nama klub Nagoya Grampus diambil dari simbol paling terkenal dari kota ini.

Grampus diambil dari lambang dua lumba-lumba grampus emas yang ada di atas Kastil Nagoya.

Grampus grisues merupakan salah satu spesies lumba-lumba yang ada di dunia dan dikenal dengan nama "Lumba-lumba Risso".

Oita Trinita

Meski berasal dari Kota Oita, Oita Trinita juga mendapat banyak dukungan dari kota-kota di sekitarnya dan hampir seluruh Prefektur Oita.

Klub ini berdiri pada 1994 sebagai Oita Trinity, meski kemudian harus berganti nama menjadi Oita Trinita pada 1999 karena masalah hak cipta.

Trinita diambil dari terjemahan nama asli mereka ke Bahasa Italia. Koneksi Italia memang sangat terasa dengan julukan Azzurro (Biru Langit) serta Camenaccio untuk mereka.

Sagan Tosu

Para pemain Sagan Tosu merayakan kemenangan lawan Vegalta Sendai di Meiji Yasuda J1 League 2021, Rabu (10/3/2021).
Para pemain Sagan Tosu merayakan kemenangan lawan Vegalta Sendai di Meiji Yasuda J1 League 2021, Rabu (10/3/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Sagan Tosu adalah tim yang berasal dari Tosu, Prefektur Saga di Pulau Kyushu. Dibentuk pada 1997, ada beberapa arti dari nama Sagan Tosu.

Dalam Bahasa Jepang, Sagan dengan penulisan berbeda juga bisa berarti Batu Pasir. Hal ini menunjukkan bahwa hal-hal kecil yang bersatu bisa jadi kuat, seperti sebuah tim.

Selain itu, Sagan Tosu juga bisa berarti "Tosu dari Saga" dalam Bahasa Jepang dialek lokal.

Sanfrecce Hiroshima

Para pemain Sanfrecce Hiroshima merayakan gol Junior Santos ke gawang Vegalta Sendai pada laga Meiji Yasuda J1 League, (27/2/2021).
Para pemain Sanfrecce Hiroshima merayakan gol Junior Santos ke gawang Vegalta Sendai pada laga Meiji Yasuda J1 League, (27/2/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Sanfrecce Hiroshima adalah klub J1 League yang berasal dari Hiroshima.

Nama Sanfrecce adalah gabungan dari dua kata. "San" dalam Bahasa Jepang berarti "Tiga", sedangkan "Frecce" adalah Bahasa Italia untuk "Panah".

"Tiga Panah" diambil dari cerita lokal tentang pemimpin klan yang memberi tahu kepada ketiga anaknya bahwa "satu panah akan mudah patah, sedangkan tiga panah tak akan mudah hancur".

Shimizu S-Pulse

Shimizu S-Pulse dibentuk berkat dukungan pebisnis dan masyarakat lokal di Shimizu, Prefektur Shizuoka. Huruf "S" dari S-Pulse bermakna empat hal: Shizuoka, Shimizu, Supporter, dan Soccer.

Sedangkan Pulse diambil dari Bahasa Inggris yang melambangkan semangat dari mereka yang mendukung tim ini.

Sejak berdiri, mereka selalu mengenakan jersi kandang berwarna oranye. Ini melambangkan produk lokal mereka yang paling terkenal: Jeruk Mikan.

Shonan Bellmare

Shonan Bellmare adalah klub Liga Jepang yang berasal dari Hiratsuka di sebelah Barat Prefektur Kanagawa. Nama Shonan Bellmare diambil dari beberapa kata.

Shonan adalah sebutan untuk daerah pantai sepanjang teluk Sagami, termasuk juga Hiratsuka, kota tempat klub ini berasal.

Sedangkan Bellmare adalah gabungan dari dua kata Bahasa Italia, "bello" dan "mare" yang jika digabungkan berarti "laut yang indah".

Tokushima Vortis

Tokushima Vortis adalah klub yang berasal dari Prefektur Tokushima yang ada di Pulau Shikoku.

Musim ini di J1 League, mereka akan jadi satu-satunya tim yang berasal dari pulau ini, satu dari empat pulau terbesar di Jepang.

Nama Vortis diambil dari bahasa Italia "Vortice" yang berarti pusaran, diambil dari "Pusaran Naruto" yang terkenal di Selat Naruto, selat di pulau Shikoku.

Urawa Red Diamonds

Penyerang Urawa Red Diamonds, Kasper Junker, mencetak gol pada laga J.League Cup lawan Kashiwa Reysol, Rabu (5/5/2021).
Penyerang Urawa Red Diamonds, Kasper Junker, mencetak gol pada laga J.League Cup lawan Kashiwa Reysol, Rabu (5/5/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Nama Urawa diambil dari nama kota mereka berasal, Urawa, yang kini termasuk dalam Kota Saitama.

Sedangkan Red Diamonds berasal dari logo mereka dulu saat masih bernama Mitsubishi yang memiliki tiga diamond alias tiga berlian.

Vegalta Sendai

Vegalta Sendai adalah klub J.League yang berasal dari Sendai di Prefektur Miyagi. Nama Vegalta dipilih sebagai bentuk penghormatan ke festival lokal yang sangat terkenal, Tanabata atau Festival Bintang.

Festival ini adalah bentuk perayaan bertemunya dewa-dewi Orihime dan juga Hikoboshi, pasangan yang dipisahkan alam semesta, dan hanya bisa bertemu sekali setahun, saat festival ini dirayakan.

Hikoboshi digambarkan dengan dua bintang, Vega dan Altair, gabungan nama ini kemudian menjadi Vegalta dari nama klub ini.

Vissel Kobe

Andres Iniesta comeback untuk Vissel Kobe usai cedera empat bulan saat lawan Sanfrecce Hiroshima di Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (1/5/2021).
Andres Iniesta comeback untuk Vissel Kobe usai cedera empat bulan saat lawan Sanfrecce Hiroshima di Meiji Yasuda J1 League, Sabtu (1/5/2021). (© J.LEAGUE - all rights reserved)

Vissel Kobe didirikan pada 1966 sebagai Kawasaki Steel, sebelum berganti nama pada 1995 dan pindah ke Kota Kobe di Prefektur Hyogo.

Nama Vissel diambil dari gabungan kata "Victory" (menang) dan "Vessel" (kapal), sebagai penanda sejarah Kota Kobe sebagai kota pelabuhan.

Yokohama F. Marinos

Yokohama F. Marinos adalah klub J.League yang berasal dari Yokohama di Prefektur Kanagawa. Berdiri pada 1972 sebagai Nissan Motor, sejarah klub ini bisa dibilang rumit.

Mereka berganti nama jadi Yokohama Marinos saat bergabung ke J.League pada 1992. Nama "Marinos" diambil dari Bahasa Spanyol yang berarti "Pelaut", menunjukkan identitas mereka sebagai kota pelabuhan.

Enam tahun berselang, klub sekota mereka, Yokohama Flugels, kehilangan sponsor utama dan memutuskan untuk bergabung dengan rival sekota mereka, Yokohama Marinos.

Sejak saat itu, ada tambahan "F." di tengah nama mereka, menunjukkan bahwa Flugels selalu jadi setengah bagian dari klub.

Fans Flugels yang tak terima kemudian membuat klub baru yang kini juga sudah berada di kasta teratas, Yokohama FC.

Yokohama FC

Berdiri pada 1999, sejarah Yokohama FC bisa dibilang lumayan rumit dan saling berkaitan dengan rival sekota mereka, Yokohama F. Marinos.

Yokohama F. Marinos dibentuk dengan penggabungan dua tim, Yokohama Marinos dan Yokohama Flugels.

Akan tetapi, fans Flugels merasa bahwa hal ini tak seperti penggabungan, klub mereka hanya dilebur, dan menolak untuk mendukung Marinos.

Dengan menggunakan dana dari donasi, para fans ini mendirikan Yokohama Fulie Sports Club, yang kemudian membuat Yokohama FC dengan meniru sistem socio milik FC Barcelona, menjadikan mereka klub profesional pertama di Jepang yang dimiliki oleh suporter.

 

Para pencinta Liga Jepang bisa menyaksikan pertandingan-pertandingan Meiji Yasuda J1 League musim ini lewat siaran langsung K-Vision di channel MNC Sport dan atau Soccer Channel.

Selain itu, penggemar J.League juga bisa menyaksikan melalui MNC vision (Channel: MNC Sport dan atau Soccer Channel), Vision+ (OTT), dan MNC Play (TV Kabel).

 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita J.League Lainnya:

Dari Bali untuk J.League - 20J1: Dimainkan di Jepang, Dibuat oleh Dunia

Rapor Pemain ASEAN di J.League Pekan Ke-12: Theerathon Tak Terkalahkan, Chanathip Hampa

  • Sumber: J.League
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Bola Internasional

    Senin, 3 Mei 2021

    Kembali Berlaga, Iniesta Incar Gelar J1 League Bersama Vissel Kobe

    Usai kembali dari cedera, Andres Iniesta mengincar gelar juara Meiji Yasuda J1 League bersama Vissel Kobe.

    Bola Internasional

    Selasa, 4 Mei 2021

    Hasil Meiji Yasuda J1 League: Nagoya Grampus Kembali Bertekuk Lutut di Hadapan Kawasaki Frontale

    Kawasaki Frontale kembali berhasil meraih kemenangan saat berjumpa dengan Nagoya Grampus dalam lanjutan Meiji Yasuda J1 League 2021.

    Bola Internasional

    Kamis, 6 Mei 2021

    Hasil, Klasemen, dan Highlight J.League Cup: 4 Tim Pastikan Diri Lolos Playoff

    Berikut adalah hasil, klasemen, dan highlight J.League YBC Levain Cup matchday kelima.

    Terbaru

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Copa America 2021: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

    Simak jadwal, hasil, dan klasemen lengkap Copa America 2021 dalam artikel ini!

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Hasil Brasil vs Kolombia di Copa America 2021: Gol Telat Casemiro Bawa Selecao Juara Grup

    Carlos Casemiro menjadi pahlawan kemenangan Brasil atas Kolombia di laga Grup B Copa America 2021, Kamis (24/6/2021) pagi WIB.

    Bola Internasional

    Kamis, 24 Juni 2021

    Mantan Pemain Arsenal Segera Gabung Yokohama F. Marinos

    Mantan pemain Arsenal, Ryo Miyaichi, kabarnya dekat dengan kepindahan ke Yokohama F. Marinos.

    Liga Inggris

    Kamis, 24 Juni 2021

    Beda Nasib Paul Pogba di Prancis dan Inggris

    Paul Pogba disebut memilki perbedaan nasib yang cukup signifikan di Inggris dan Prancis.

    Bola Internasional

    Kamis, 24 Juni 2021

    Hasil dan Highlight J1 League Pekan Ke-19: Vissel Kobe Pesta 5 Gol, Marinos ke Pos Kedua

    Berikut ini adalah hasil dan highlight Meiji Yasuda J1 League 2021 pekan ke-19.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Polandia Terdepak dari Piala Eropa 2020, Robert Lewandowski Catat Sejarah

    Robert Lewandowski tercatat dalam sejarah sepak bola Polandia saat dikalahkan Swedia di Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    VIDEO: Inggris Panen Keuntungan dari Sterling yang Tak Kelelahan

    Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, mengaku senang melihat Raheem Sterling yang tak kelelahan.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Meski Tersingkir di Piala Eropa 2020, Hungaria Sukses Pertahankan Rekor Berusia 110 Tahun

    Hungaria tetap menorehkan catatan baik meskipun harus tersingkir dari Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Gianluca Lapadula Menginspirasi Comeback Peru saat Tahan Ekuador di Copa America 2021

    Peru berhasil melakukan comeback dan menahan Ekuador 2-2 di laga Grup B Copa America 202pada Rabu (24/6/2021).

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    14 Fakta Menarik Setelah Portugal Imbang 2-2 lawan Prancis di Piala Eropa 2020

    Ada setidaknya 14 fakta menarik setelah Portugal bermain imbang 2-2 melawan Prancis pada matchday 3 Grup F Piala Eropa 2020, Kamis (24/6/2021) dini hari WIB.
    X