5 Persamaan Italia vs Inggris di Euro 2020 dengan Final Piala Dunia 2006

12 Juli 2021, 08:30 WIB
Editor: Taufan Bara Mukti
Italia dan Roberto Mancini merayakan juara.
Italia dan Roberto Mancini merayakan juara. /Twitter

SKOR.id - Timnas Italia seolah mengalami deja vu ketika meraih gelar juara Euro 2020 dengan menjungkalkan Inggris.

Timnas Italia memastikan diri menjadi juara Euro 2020 setelah menang adu penalti atas Inggris di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021).

Setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan berakhir, Gli Azzurri, julukan Italia, memetik kemenangan 3-2 atas tim Tiga Singa.

Ini adalah gelar Piala Eropa kedua bagi timnas Italia setelah terakhir kali pada edisi 1968.

Yang menarik, final timnas Italia vs Inggris memiliki banyak kesamaan dengan final Piala Dunia 2006 di Jerman melawan timnas Prancis.

 

Piala Dunia 2006 adalah gelar terakhir yang diraih Italia di ajang empat tahunan tersebut.

Berikut 5 persamaan final Euro 2020 dengan final Piala Dunia 2006:

1. Menang Lawan Tim Jersey Putih-Putih

Fabio Cannavaro memegang trofi Piala Dunia bersama skuad Timnas Italia sebagai juara Piala Dunia 2006
Fabio Cannavaro memegang trofi Piala Dunia bersama skuad Timnas Italia sebagai juara Piala Dunia 2006 (World Cup FR/Twitter)

Pada final Euro 2020 dan Piala Dunia 2006, timnas Italia kebagian memakai jersey utama berwarna biru karena berstatus tim home.

Sementara itu, timnas Prancis yang menjadi lawan pada 2006 dan Inggris pada 2020 sama-sama memakai jersey putih-putih.

Jersey putih merupakan jersey kedua timnas Prancis kala itu. Sedangkan bagi Inggris, jersey putih adalah jersey utama.

2. Kebobolan Lebih Dulu

Andrea Pirlo mencium trofi Piala Dunia 2006 yang ia menangkan bersama timnas Italia.
Andrea Pirlo mencium trofi Piala Dunia 2006 yang ia menangkan bersama timnas Italia.

Pada gelaran Piala Dunia 2006, timnas Italia langsung tertinggal lewat gol Zinedine Zidane melalui titik penalti.

Lima belas tahun kemudian, tepatnya pada tahun ini, Italia kembali kebobolan lebih dulu di partai final.

Bek timnas Inggris, Luke Shaw, sempat membuat Italia tertinggal lebih dulu pada final Euro 2020.

Lebih dari itu, gol Zidane dan Shaw ke gawang Italia sama-sama diciptakan dalam tempo cepat. Zidane pada menit ketujuh sedangkan Shaw hanya butuh dua menit.

3. Bek Jadi Penyelamat

Inilah momen ketika Leonardo Bonucci (nomor 19) mencetak gol ke gawang Inggris dalam final Euro 2020, Senin (12/7/2021).
Inilah momen ketika Leonardo Bonucci (nomor 19) mencetak gol ke gawang Inggris dalam final Euro 2020, Senin (12/7/2021). (Twitter Euro 2020)

Setelah tertinggal 0-1, Italia bangkit dari ketertinggalan. Kebuntuan sama-sama melanda penyerang Italia pada dua zaman yang berbeda tersebut.

Pahlawan bagi Italia datang dari lini belakang. Marco Materazzi menjebol gawang Prancis pada final Piala Dunia 2006.

Sedangkan pada Euro 2020, Leonardo Bonucci yang menyelamatkan asa Italia lewat gol yang ia ukir pada menit ke-67.

Kedua pemain tersebut, Materazzi dan Bonucci, sama-sama ditunjuk jadi algojo pada babak adu penalti dan sukses menunaikan tugasnya.

4. Menang Lewat Adu Penalti

Para pemain Italia merayakan kemenangan atas Inggris pada laga final Euro 2020 (Piala Eropa 2020).
Para pemain Italia merayakan kemenangan atas Inggris pada laga final Euro 2020 (Piala Eropa 2020). twitter.com/EURO2020

Final Piala Dunia 2006 dan Euro 2020 berakhir dengan skor sama yakni 1-1 sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Pada edisi 2006, pelatih Marcelo Lippi menurunkan lima eksekutor yakni Andrea Pirlo, Marco Materazzi, Daniele De Rossi, Alessandro Del Piero, dan Fabio Grosso. Kelima algojo Italia tak ada yang meleset.

Sementara pada Euro 2020, Roberto Mancini, pelatih Italia saat ini, memasang Dominico Berardi, Andrea Belotti, Leonardo Bonucci, Federico Bernardeschi, dan Jorginho sebagai penendang penalti. Belotti dan Jorginho gagal mengeksekusi.

5. Kehilangan Pemain Kunci

Bek Italia, Leonardo Spinazzola, ditandu keluar lapangan karena mengalami cedera saat menghadapi Belgia pada perempat final Euro 2020.
Bek Italia, Leonardo Spinazzola, ditandu keluar lapangan karena mengalami cedera saat menghadapi Belgia pada perempat final Euro 2020. (Twitter Milan Post)

Baik di final Piala Dunia 2006 maupun Euro 2020, timnas Italia tampil pincang karena kehilangan pemain pilar.

Alessandro Nesta, eks bek AC Milan, harus mengakhiri turnamen Piala Dunia 2006 lebih cepat karena mengalami cedera saat melawan Ceko pada fase grup.

Nasib serupa juga dialami oleh bek sayap timnas Italia, Leonardo Spinazzola, yang harus naik meja operasi karena cedera pada laga kontra Belgia di babak perempat final Euro 2020.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Euro 2020 Lainnya:

Euro 2020: Tak Ada yang Bisa Taklukkan Jordan Pickford Lewat Permainan Terbuka

Final Euro 2020: Giorgio Chiellini Merasa Beruntung Main Bareng Gianluigi Donnarumma

Italia Juara Euro 2020, Leonardo Bonucci Merasa seperti Mimpi yang Jadi Kenyataan

Tag

Video

Berita Terkait

Dunia

Senin, 12 Juli 2021

Juara Euro 2020, Nasib Italia Berubah setelah Tragedi Piala Dunia 2018

Italia akhirnya menjadi juara Euro 2020 (Piala Eropa 2020), setelah mengalahkan Inggris pada pertandingan final.

Dunia

Senin, 12 Juli 2021

Italia dan Argentina Mirip, Sama-sama Angkat Trofi di Kandang Lawan

Timnas Italia punya nasib yang sama dengan apa yang ditorehkan timnas Argentina sebelumnya.

Dunia

Senin, 12 Juli 2021

Italia Juara Euro 2020, Leonardo Bonucci Langsung Tenggak Coca-Cola dan Bir Saat Jumpa Pers

Bek timnas Italia, Leonardo Bonucci, meminum dua minuman sponsor saat jumpa pers usai laga final Euro 2020 melawan Inggris.

Terbaru

Dunia

Senin, 25 Oktober 2021

Shunsuke Nakamura, Gelandang Jepang yang Bakat Besarnya Terlihat dari Usia 5 Tahun

Shunsuke Nakamura adalah pesepak bola asli Yokohama. Dia mulai bermain sepak bola secara kompetitif pada usia sanga belia baru lima tahun

Dunia

Senin, 25 Oktober 2021

Jadi Duta Piala Dunia 2022, David Beckham Bakal Kantongi Rp2,9 Triliun

egenda Manchester United, David Beckham akan mengantongi 150 juta poundsterling setelah dipilih sebagai duta Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dunia

Jumat, 22 Oktober 2021

Will Robson, TopSkor J.League Pertama dari Brasil

Will Robson Emilio Andrade atau punya nama singkat Will adalah topskor J1 League musim 2001 dan menjadi pemain Brasil yang membuat sejarah

Dunia

Kamis, 21 Oktober 2021

Atsushi Yanagisawa, Pemain Muda Terbaik J.League yang Membela Dua Klub Italia

Penyerang asli Jepang atas nama Atsushi Yanagisawa merupakan Rookie of The Year J1 League 1997 yang kemudian punya karier di Liga Italia.

Dunia

Senin, 18 Oktober 2021

Yuki Abe, Gelandang Dua Tim J.League yang Berprestasi Level Klub di Asia

Yuki Abe bukan pesepak bola biasa dan dia termasuk salah satu gelandang klub J.League langganan timnas Jepang medio 2005 sampai 2011.

Dunia

Senin, 18 Oktober 2021

Pemain dengan Hat-trick Terbanyak di Tim Nasional

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan pemain dengan jumlah hat-trick tertinggi yang masih aktif hingga sekarang.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hwang Sun-hong, TopSkor Pertama J.League dari Korea Selatan

Striker asal Korea Selatan atas nama Hwang Sun-hong adalah pemain Negeri Gingseng pembuat sejarah di J.League

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hasil Brasil vs Uruguay: Brace Raphinha Bantu Kokohkan Tim Samba di Puncak Klasemen

Brasil sukses mencukur Uruguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (15/10/2021) pagi WIB.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Hasil Argentina vs Peru: Gol Tunggal Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan Albiceleste

Berikut ini adalah hasil dan jalannya pertandingan antara Argentina vs Peru pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Dunia

Jumat, 15 Oktober 2021

Link Live Streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Berikut link live streaming Argentina vs Peru di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X