5 Gelandang Fenomenal dalam Sejarah Piala Eropa

5 Juni 2021, 21:45 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Gelandang Republik Ceko, Pavel Nedved (kiri) berusaha mempertahankan bola dari ancaman gelandang timnas Belanda, Edgar Davids pada Piala Eropa 2004.
Gelandang Republik Ceko, Pavel Nedved (kiri) berusaha mempertahankan bola dari ancaman gelandang timnas Belanda, Edgar Davids pada Piala Eropa 2004. /(Twitter Futbol Arena)

SKOR.id - Berikut ini adalah gelandang yang bermain cemerlang dalam sejarah Piala Eropa.

Mereka tidak hanya memberikan peran melalui kemampuannya dalam mengatur serangan tapi juga menjadi inspirator.

Mereka tidak selalu mencetak gol atau memberikan assist, melainkan dengan kemampuannya dalam mengatur permainan baik saat menyerang maupun bertahan.

Pada masanya, mereka adalah pemain yang luar biasa. Mereka ada dalam momen yang tepat, memberikan kontribusi dalam situasi yang tepat, dan menjadi inspirator pada momen yang tepat pula.

Intinya, mereka adalah pemain yang dalam momentumnya. Mereka, pada gelandang ini, memiliki multifungsi yaitu mengorganisasi, memimpin serangan, sampai memberikan assist.

Berikut 5 gelandang yang menurut UEFA.com tampil fenomenal dalam sejarah Piala Eropa:

1. Andres Iniesta (Rusia 0-3 Spanyol, 2008)

Andres Iniesta memperlihatkan kualitasnya sebagai gelandang serang dengan kemampuan memberikan umpan, menciptakan peluang, hingga membangun serangan timnas Spanyol.

Performa pemain yang kini masih aktif memperkuat klub Vissel Kobe (Jepang) tersebut tampil memesona. Andres Iniesta adalah "little guys" dengan kemampuan yang besar.

Andres Iniesta ketika tampil bersama timnas Spanyol.
Andres Iniesta ketika tampil bersama timnas Spanyol. (Twitter Euro 2020)

Pada semifinal Piala Eropa 2008, Andres Iniesta memberikan umpan silang yang membuat rekan setimnya, Xavi Hernandez membuka keunggulan Tim Matador.

Andres Iniesta juga memberikan assist bagi terciptanya gol ketiga Spanyol yang diciptakan David Silva.

Dengan kemenangan ini, Spanyol asuhan Luis Aragones pun ke final hingga akhirnya tampil sebagai juara setelah mengalahkan Jerman.

2. Theodoros Zagorakis (Yunani 1-0 Portugal, 2004)

Yunani salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Eropa. Tim dari Negeri Para Dewa ini memang telah menjungkirbalikkan prediksi pada Piala Eropa 2004.

Di final, Yunani asuhan Otto Rehhagel, membuat tuan rumah Portugal frustrasi ketika mereka mengalahkan bintang dunia sekelas Luis Figo, Cristiano Ronaldo, atau Ricardo Carvalho.

Sukses Yunani merengkuh gelar Piala Eropa ketika itu memang tidak terlepas dari strategi bertahan yang diterapkan Otto Rehhagel.

Kapten timnas Yunani, Theodoros Zagorakis, saat merayakan gelar Piala Eropa 2004.
Kapten timnas Yunani, Theodoros Zagorakis, saat merayakan gelar Piala Eropa 2004. (Twitter Euro 2020)

Namun, tanpa sosok Theodoros Zagorakis, belum tentu Yunani mampu mengakhiri laga dengan keunggulan 1-0.

Skor 1-0 sendiri "simbol" dari pertarungan dan mentalitas Yunani menghadapi tim yang sebenarnya sangat memiliki potensi mencetak banyak gol.

Theodoros Zagorakis adalah organisator ulung. Pada final itu pula, dia terpilih sebagai Pemain Terbaik.

"Yang paling penting adalah kami tidak panik," kata Theodoros Zagorakis, saat itu, kepada UEFA.com.

"Ketika kami mungkin kehabisan tenaga, kami justru malah mampu menguasai pertandingan dan itu membuat kami semakin ingin memenangkan pertandingan," dia menambahkan.

3. Pavel Nedved (Belanda 2-3 Rep. Ceko, 2004)

Sebuah tim membutuhkan figur yang mampu menghadapi situasi yang penuh tekanan.

Sosok yang bisa menghadapi kesulitan dan momen tersebut diperlihatkan oleh gelandang Republik Ceko, Pavel Nedved.

Dalam pertandingan menghadapi Belanda pada Piala Eropa 2004 dalam fase grup, Republik Ceko sudah tertinggal 0-2 setelah timnas Belanda mencetak gol melalui Wilfred Bouma pada menit ke-4 dan Ruud Van Nistelrooy menit ke-19.

Namun, Republik Ceko mampu membalikkan kedudukan tersebut, sebuah laga dramatis.

Dimulai oleh gol yang diciptakan Jan Koller menit ke-23, Milan Baros menit ke-71, dan gol ketiga diciptakan Vladimir Smicer.

Keajaiban tersebut karena kemampuan Pavel Nedved dalam membawa mengatur permainan timnya.

Bahkan, kemampuan tersebut sangat sulit untuk dihentikan oleh pemain Belanda yang menjaganya, John Heitinga, yang kemudian mendapatkan kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Nedved pada menit ke-75.

4. Zinedine Zidane (Prancis 2-1 Portugal, 2000)

Semifinal Piala Eropa 2000 antara Prancis dan Portugal adalah panggung bagi dua gelandang terbaik pada masanya: Zinedine Zidane (Prancis) dan Luis Figo (Portugal).

Dan, pemenangnya adalah Zinedine Zidane yang mampu mengontrol permainan timnya sekaligus jalannya pertandingan. Zinedine Zidane memperlihatkan operan-operan yang brilian.

Zinedine Zidane (tengah) saat tampil pada ajang Piala Eropa 2000 (Euro 2000).
Zinedine Zidane (tengah) saat tampil pada ajang Piala Eropa 2000 (Euro 2000). twitter.com/EURO2020

Bahkan, Zinedine Zidane mampu menginsiprasi rekan setimnya yang sebenarnya merupakan gelandang bertahan yaitu Patrick Vieira.

"Jika Anda bermain bersama dirinya, Anda akan memiliki keinginan untuk bermain seperti dirinya. Dia mampu mengangkat semua aspek dari tim kami," kata Patrick Viera.

5. Kim Vilfort (Belanda 2-2 Denmark, 1992)

Sukses Denmark ketika meraih gelar Piala Eropa 1992, di antaranya terlihat ketika mereka mampu menyingkirkan Belanda di semifinal lewat drama adu penalti yang berakhir 5-4.

Pada waktu normal, duel tersebut imbang 2-2. Belanda yang menjadi favorit mencetak gol lewat Dennis Bergkamp dan Frank Rijkaard pada menit ke-23 dan 86.

Sedangkan dua gol Denmark diciptakan Henrik Larsen pada menit ke-5 dan 33.

Gelandang timnas Denmark, Kim Vilfort, saat menghadapi timnas Jerman pada Piala Eropa 1992.
Gelandang timnas Denmark, Kim Vilfort, saat menghadapi timnas Jerman pada Piala Eropa 1992. (Twitter The Line Breaker)

Denmark tidak kehilangan harapan ketika Belanda memaksa pertandingan dengan perpanjangan waktu hingga akhirnya adu penalti.

Sosok yang menginspirasi Tim Dinamit saat itu adalah gelandang mereka, Kim Vilvort.

Dialah pemain di balik sukses Denmark mengatasi perlawanan timnas Belanda dengan kemampuannya mengorganisasi lini tengah.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Piala Eropa Lainnya:

Profil Tim Piala Eropa 2020 - Finlandia: Semangat Besar Pengalaman Pertama

Profil Tim Piala Eropa 2020 - Denmark: Sukses 1992 sebagai Inspirasi

  • Sumber: UEFA
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Bola Internasional

    Sabtu, 5 Juni 2021

    Profil Tim Piala Eropa 2020 - Belanda: Momen 2012 Jangan Sampai Terulang

    Berikut ini adalah profil timnas Belanda yang akan berlaga di Piala Eropa 2020.

    Bola Internasional

    Sabtu, 5 Juni 2021

    Profil Stadion Piala Eropa 2020 - Arena Nationala: Andalan Negeri Drakula

    Berikut ini adalah profil dari Stadion Arena Nationala, Bukares, Rumania yang menjadi salah satu penyelenggara Piala Eropa 2020 (Euro 2020).

    Dunia

    Sabtu, 5 Juni 2021

    Profil Tim Piala Eropa 2020 - Ukraina: Menanti Magis Andriy Shevchenko

    Profil singkat timnas Ukraina yang akan berjuang di ajang Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Sabtu, 5 Juni 2021

    Pelatih Belgia Tidak Khawatir dengan Kondisi Kebugaran Eden Hazard di Piala Eropa 2021

    Pelatih Belgia, Roberto Martinez, tidak khawatir winger Eden Hazard mengalami cedera di Piala Eropa 2020.

    Terbaru

    Dunia

    Kamis, 29 Juli 2021

    Top Skor Sementara Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Richarlison di Puncak

    Pemain yang membela Everton itu telah mengoleksi lima gol dari tiga pertandingan.

    Dunia

    Kamis, 29 Juli 2021

    Liga Malaysia Diganggu Covid-19, Operatornya Tiru Cara di Eropa dan Klub Mulai Lega

    klub Liga Malaysia menghela napas lega ketika Malaysian Football League sebagai operator kompetisi sigap soal paparan Covid-19.

    Dunia

    Kamis, 29 Juli 2021

    Top Skor Piala Emas CONCACAF 2021: Penyerang Qatar, Almoez Ali, di Urutan Teratas

    Almoez Ali, 24 tahun, telah mengemas empat gol.

    Dunia

    Kamis, 29 Juli 2021

    Jadwal Semifinal Piala Emas CONCACAF 2021: Menanti Kejutan Lanjutan Qatar

    Qatar menjadi paket kejuatan sebagai tim undangan yang melaju ke empat besar.

    Dunia

    Rabu, 28 Juli 2021

    Best XI Pemain Sukses dalam Sejarah Olimpiade

    Berikut adalah 11 pemain yang sukses dalam sejarah Olimpiade ditempatkan dalam Best XI.

    Dunia

    Rabu, 28 Juli 2021

    Jadwal Perempat Final Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020

    Berikut adalah jadwal perempat final cabang olahraga sepak bola putra di Olimpiade Tokyo.

    Dunia

    Rabu, 28 Juli 2021

    Rapor Pemain J.League saat Jepang Bantai Prancis di Olimpiade Tokyo

    Berikut ini rapor para pemain J.League di timnas Jepang saat membantai Prancis.

    Dunia

    Rabu, 28 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Grup A: Jepang Lolos dengan Rapor Sempurna

    Jepang berhasil ke perempat final setelah menang dalam tiga laga fase grup, Takefusa Kubo tampil cemerlang.

    Dunia

    Rabu, 28 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo Grup C: Argentina Tereliminasi, Spanyol Juara Grup

    Mesir dan Spanyol berhak melaju ke babak gugur Olimpiade Tokyo sebagai wakil grup C.

    Dunia

    Rabu, 28 Juli 2021

    Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo Grup B: Selandia Baru Lolos Fase Gugur, Korea Selatan Juara Grup

    Korea Selatan dan Selandia Baru berhasil lolos ke fase gugur Olimpiade Tokyo 2020 sebagai wakil dari grup B.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X