10 Tragedi Sepak Bola yang Menewaskan Suporter di Stadion

25 Januari 2022, 22:10 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Penonton yang datang ke stadion menyaksikan ajang Piala Afrika 2021.
Penonton yang datang ke stadion menyaksikan ajang Piala Afrika 2021. /(Twitter/Zyite.news)

  • Piala Afrika 2021 telah meminta korban delapan penonton yang tewas.
  • Peristiwa itu terjadi jelang laga Kamerun vs Komoro di 16 besar.
  • Dalam sejarah sepak bola, momen paling kelam pernah terjadi yang menewaskan penonton.

SKOR.id - Sepak bola kembali berduka setelah tewasnya enam penonton dalam laga Kamerun vs Komoro di 16 besar Piala Afrika pada Selasa (25/1/2022) dini hari WIB.

Hingga Selasa (25/1/2022) sore ini, menurut AP Africa, dari semula enam penonton yang tewas kini bertambah menjadi delapan.

Selai itu, puluhan lainnya luka-luka termasuk tujuh penonton yang hingga saat masih di rumah sakit dengan kondisi kritis.

Dilansir dari Sky Sports, peristiwa terjadi akibat desak-desakan suporter yang ingin masuk ke stadion jelang pertandingan di Stadion Paul Biya, Yaounde, Selasa dini hari WIB, 25 Januari 2022.

Laporan menyebut bahwa sebelum kick off di Stadion Paul Biya di Olembe, setidaknya ada 50 ribu penggemar berdesakkan untuk berebut masuk ke stadion.

Momen yang terjadi tersebut tentu bukanlah yang pertama. Dalam sejarah sepak bola, banyak terjadi momen terburuk yang menyebabkan nyawa fans melayang.

Berikut adalah 10 di antaranya yang merupakan bencana terburuk dalam sejarah sepak bola:

24 Mei 1964 Lima, Peru

Lebih dari 300 orang tewas dan 500 lainnya terluka dalam kerusuhan di Stadion Nasional setelah Argentina mengalahkan Peru dalam pertandingan kualifikasi Olimpiade.

Dalam momen tersebut, kekacauan pecah ketika wasit menganulir gol Peru ketika pertandjingan dua menit lagi akan berakhir.

23 Juni 1968 Buenos Aires, Argentina

Ada 74 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya terluka setelah pertandingan River Plate vs Boca Juniors.

Pintu 12 yang ada di Stadion Monumental setelah peristiwa kelam 23 Juni 1968.
Pintu 12 yang ada di Stadion Monumental setelah peristiwa kelam 23 Juni 1968. (Twitter Boca English)

Stadion Monumental menjadi saksi dari tragedi kelam antara dua tim ini. Pendukung Boca Juniors terjebak tidak bisa keluar dari pintu 12 setelah laga berakhir.

Dalam insiden di kandang River Plate tersebut, dari 74 yang tewas, 71 di antaranya disebutkan sebagai pendukung Boca Juniors dan 133 lainnya mengalami cedera parah.

Publik sepak bola Argentina kemudian juga menyebutnya sebagai Pintu Neraka karena ribuan orang mendesak masuk ke dalam lorong tersebut tanpa menyadari bahwa yang sudah dilorong tidak dapat membuka pintunya.

2 Januari 1971 Glasgow, Skotlandia

Stadion Ibrox Park di Glasgow. Total 66 orang pendukung klub sepak bola tewas setelah pertandingan antara rival sekota Glasgow Celtic dan Glasgow Rangers.

Bencana itu terjadi karena pembatas hancur dan runtuh ketika ribuan penggemar berjalan keluar dari stadion.

Kekacauan yang diakibatkan oleh kerumunan itu sendiri yang tidak menyadari.

20 Oktober 1982 Moskow, Rusia

Total 66 orang tewas dalam peristiwa ini. Momen itu terjadi saat penonton meninggalkan pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow dan Haarlem, dari Belanda, di Stadion Luzhniki.

29 Mei 1985, Brussel.

Tercatat 39 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi pada final Piala (Liga) Champions antara Liverpool dan Juventus di Stadion Heysel.

12 Maret 1988 Kathmandu, Nepal

Ada 93 orang tewas ketika ribuan penggemar sepak bola melonjak ke pintu keluar stadion yang terkunci untuk melarikan diri ketika tiba-tiba terjadi badai.

15 April 1989, Sheffield, Inggris

Tercatat 96 tewas dan ratusan terluka di Stadion Hillsborough yang penuh sesak.

Hillsborough bisa dibilang sebagai tragedi sepakbola paling parah di Negeri Ratu Elizabeth.

Insiden itu pecah pada babak semifinal Piala FA yang mempertemukan Liverpool dan Nottingham Forest pada 15 April 1989.

Saat itu, suporter yang sudah berbondong-bondong datang ke Hillsborough Stadium untuk menyaksikan pertandingan tersebut.

Sayangnya, jumlah mereka terlalu banyak untuk menjejali stadion yang kini berkapasitas 39 ribu orang tersebut.

Hasilnya, banyak suporter yang berdesak-desakan di tribune penonton.

Hal tersebut membuat beberapa suporter yang terlanjur berada di dalam terjebak bersama suporter lainnya dan tak bisa ke mana-mana.

Saat laga baru berjalan beberapa menit, wasit sudah harus menghentikan pertandingan pada pukul 15.06, akibat penonton memasuki lapangan.

Akan tetapi hal tersebut bukanlah sebuah invasi biasa namun sebuah upaya menyelamatkan diri dari kondisi yang akhirnya merenggut 96 nyawa suporter.

16 Oktober 1996 Guatemala City

Ada 84 orang tewas dan 147 lainnya terluka ketika penggemar yang panik hancur dan dibekap sebelum kualifikasi Piala Dunia antara Guatemala dan Kosta Rika.

9 Mei 2001 Stadion Accra Sport, Ghana

Sekitar 126 penggemar sepak bola meninggal, Kejadian ini bermula dari pertandingan derby Liga Utama Ghana, antara tuan rumah Hearts of Oak menjamu Asante Kotoko.

Saat pertandingan memasuki menit ke-85 dengan kemenangan Hearts of Oak dengan skor 2-1, pendukung Asante Kotoko mulai terlihat frustasi.

Mereka mulai merobek kursi dari tribun dan melemparkannya ke dalam lapangan.

1 Februari 2012 - Port Said, Mesir

Total 74 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka setelah pertandingan antara al-Masry dan al-Ahly.

Momen buruk itu terjadi saat ribuan penggemar al-Masry menyerbu lapangan dan menyerang fans tim tamu. Liga Mesir ditangguhkan selama dua tahun sebagai hasilnya. (Agnes Rini Christin Febiola)

Berita Bola Internasional lainnya:

Diberi Libur PSG, Lionel Messi Justru Hadiri Pesta Ulang Tahun Xavi Hernandez Bersama Skuad Barcelona

VIDEO: Manuel Neuer Si Tangan Magnet

  • Sumber: WGN Radio 720
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Rabu, 23 Desember 2020

    5 Rivalitas Besar dalam Sepak Bola: Tragedi Berdarah Gerbang 12 hingga Pajak Liverpool

    Melihat lima rivalitas terbesar dan bersejarah antarklub dalam sepak bola.

    Bola Internasional

    Sabtu, 28 Agustus 2021

    10 Nama Klub Sepak Bola Paling Aneh di Dunia, Ada dari Indonesia

    Berikut adalah klub dengan nama aneh dan juga unik dalam sepak bola.

    Bola Internasional

    Jumat, 22 Oktober 2021

    5 Rivalitas Sengit dalam Sepak Bola, 3 di Antaranya Digelar Pekan Ini

    Mulai El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid, North West Derby, hingga Derby d'Italia akan dimainkan pekan ini.

    Terbaru

    Liga Italia

    Kamis, 26 Mei 2022

    Zlatan Ibrahimovic Bakal Absen 7-8 Bulan setelah Operasi Lutut

    Zlatan Ibrahimovic menyampaikan pesan melalui instragram setelah operasi lutut.

    Liga Champions

    Kamis, 26 Mei 2022

    Final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid, Dani Carvajal Peringatkan Mohamed Salah

    Dani Carvajal memberi wejangan untuk Mohamed Salah jelang final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid.

    Liga Champions

    Kamis, 26 Mei 2022

    Liverpool vs Real Madrid: Kiper Chelsea Ingin Sadio Mane Angkat Trofi Liga Champions

    Kiper Chelsea memberikan dukungannya kepada Sadio Mane jelang final Liga Champions antara Liverpool vs Real Madrid.

    Liga Champions

    Kamis, 26 Mei 2022

    VIDEO: Jalan Terjal Liverpool Menuju Final Liga Champions lawan Real Madrid

    Ini menjadi final ketiga Liverpool dalam kurun lima tahun terakhir.

    Bola Internasional

    Kamis, 26 Mei 2022

    Putra Robin Van Persie Teken Kontrak Profesional Pertama dengan Bekas Klub Sang Ayah

    Putra Robin Van Persie, Shaqueel, 15 tahun, telah menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub Belanda, Feyenoord, sepekan lalu.

    Liga Champions

    Kamis, 26 Mei 2022

    VIDEO: H-3 Final Liga Champions, Carlo Ancelotti Ungkap Kondisi Skuad Real Madrid

    Cuplikan video wawancara Carlo Ancelotti jelang final Liga Champions 2021-2022 antara Real Madrid kontra Liverpool.

    Dunia

    Kamis, 26 Mei 2022

    Timnas Malaysia Siapkan Senjata Rahasia untuk FIFA Matchday Besok

    Agenda FIFA Matchday bakal dijalani timnas Malaysia dengan menjamu Brunei Darussalam.

    Liga Champions

    Kamis, 26 Mei 2022

    Bola Final Liga Champions 2021-2022 Bawa Pesan Perdamaian

    Bola yang akan digunakan di final Liga Champions musim ini telah diluncurkan.

    Bola Internasional

    Kamis, 26 Mei 2022

    Dari Carlo Ancelotti, Zlatan Ibrahimovuc, hingga Pep Guardiola: Ketika Cerutu Menjadi Simbol Selebrasi Juara

    Pertama Carlo Ancelotti, lalu Zlatan Ibrahimovic, dan sekarang Pep Guardiola: Apakah cerutu menjadi simbol perayaan juara?

    Liga Inggris

    Kamis, 26 Mei 2022

    5 Pemain yang Justru Bersinar Usai Tinggalkan Chelsea

    Tammy Abraham dan Fikayo Tomori meraih gelar di tim masing-masing setelah tak terpakai di Stamford Bridge.
    X