IIMS

10 Keputusan Paling Kontroversial dalam Sepak Bola

14 Januari 2022, 07:00 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Momen ketika Antonio Rattin mendapatkan kartu merah dari wasit dalam Piala Dunia 1966, lawan Inggris.
Momen ketika Antonio Rattin mendapatkan kartu merah dari wasit dalam Piala Dunia 1966, lawan Inggris. /(Twitter/FIFA Museum)

  • Wasit Janny Sikazwe akan tercatat dalam sejarah sepak bola sebagai wasit kontroversial.
  • Namun, keputusan wasit di Piala Afrika 2021 itu bukan satu-satunya yang kontroversial.
  • Dalam sejarah sepak bola, banyak terjadi keputusan wasit yang kontroversial.

SKOR.id - Insiden di Piala Afrika 2021 antara Tunisia vs Mali pada Rabu (12/1/2022) malam membuat sosok wasit Janny Sikazwe dalam perhatian.

Pengadil ini mengakhiri dua kali mengakhiri pertandingan tersebut lebih cepat. Yang pertama pada menit ke-85 dan yang kedua menit ke-89.

Keputusan yang dilakukan Janny Sikazwe pun menjadi perhatian. Namanya akan dicatat sebagai wasit yang kontroversial dalam sejarah sepak bola.

Meski demikian, peristiwa yang terjadi dalam ajang Piala Afrika 2021 tersebut bukanlah yang pertama terjadi tentunya dalam sepak bola.

Banyak momen aneh yang terjadi dan semuanya karena keputusan wasit yang tidak tepat.

Bahkan, di antara momen tersebut dapat dikategorikan sebagai keputusan yang paling kontroversial dalam sepak bola.

Terkait itu pula, Skor.id merangkum 10 keputusan yang paling kontroversial yang pernah terjadi dalam sepak bola. Berikut rangkumannya:

10. Harald Schumacher vs Patrick Battiston

Dalam semifinal Piala Dunia 1982 antara Jerman Barat vs Prancis. Patrick Battiston yang baru masuk sebagai pemain pengganti, mendapatkan kesempatan emas untuk mencetak gol.

Dalam situasi 1-1, sebuah umpan terobosan dari Michel Platini, membuatnya mendapat ruang.

Ketika dia mengejar bola tersebut, kiper Jerman Barat yaitu Harald Schumacher, berlari pula menyongsongnya.

Harald Schumacher saat menerjang Patrick Battiston pada Piala Dunia 1982.
Harald Schumacher saat menerjang Patrick Battiston pada Piala Dunia 1982. (Twitter/Squawka)

Namun, yang dilakukan Harald Schumacher adalah seperti menendang wajah Patrick Battiston yang kemudian membuat sang pemain tidak sadarkan diri.

Patrick Battiston kemudian kemudian kehilangan giginya dan sempat mengalami koma di rumah sakit.

Ironisnya, wasit setelah insiden itu tidak memberikan hadiah penalti atau tendangan bebas kepada Prancis.

9. Hand of God

Perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Inggris memang salah satu momen kontroversial dalam sejarah sepak bola.

Laga itu akan selalu diingat sebagai peristiwa "Hand of God".

Wasit pemimpin pertandingan, Ali Bin Nasser, entah bagaimana tidak melihat apa yang dilakukan Diego Maradona saat posisinya melompat lebih tinggi dari kiper timnas Inggris, Peter Shilton.

Saat itu, Diego Maradona mencetak gol menggunakan tangan kirinya ketika Peter Shilton mencoba menjangkau bola tersebut.

Diego Maradona saat mencetak gol dengan menggunakan tangannya pada Piala Dunia 1986.
Diego Maradona saat mencetak gol dengan menggunakan tangannya pada Piala Dunia 1986. (Twitter/80 Football)

8. Kartu Merah Antonio Rattin

Kartu merah yang diberikan wasit kepada kapten timnas Argentina, Antonio Rattin, disebut dengan "pencurian terbesar yang pernah terjadi".

Momen itu terjadi dalam Piala Dunia 1966 saat timnas Inggris sebagai tuan rumah. Dalam laga Inggris lawan Argentina, wasit pemimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, membuat keputusan kontroversial.

Wasit asal Jerman tersebut memberikan kartu kuning kepada Antonio Ratin setelah dia menjatuhkan Bobby Charlton.

Lalu, dia kemudia memberikan kartu kuning kedua untuk Antonio Rattin hanya karena caranya berbicara kepada wasit tersebut.

Rudolf Kreitlein kabarnya menyatakan kartu kuning itu diberikan hanya karena dia tidak suka dengan cara Antonio Rattin melihatnya. Lalu, alasan lainnya adalah kata-kata kasar.

Padahal, tidak ada komunikasi ketika itu, apalagi Rudolf Kreitlein tidak berbahasa Spanyol dan Antonio Rattin juga tidak berbahasa Jerman.

7. Gol Hantu Crystal Palace

Crystal Palace memiliki sejarah buruk terkait keputusan wasit yang merugikan mereka. Momen tersebut terjadi saat menghadapi Coventry City pada 1980.

Pemain Crystal Palace, Clive Allen, melepaskan tendangan bebas. Bola jelas masuk ke gawang namun kemudian terpental lagi keluar.

Wasit pemimpijn pertandingan kemudian menganulir gol tersebut dan menilai bahwa bola hanya mengenai sisi luar. Gol itu yang kemudian disebut dengan "ghost goal" dalam sepak bola.

6. Tackle Dorchester

Ada momen aneh yang terjadi dalam laga Dorchester vs Havant Waterloovile. Peristiwanya terjadi ketika seorang penonton yang masuk ke lapangan.

Dia kemudian berlari-lari sementar wasit dan kedua pemain membiarkan ulah tersebut untuk beberapa saat. Penjaga (steward) mencoba menangkapnya tapi gagal.

Ketika itulah, seorang pemain Doschester kemudian menghentikannya dengan cara menjegal (tackle).

Yang terjadi kemudian, wasit malah memberikan kartu merah kepada pemain Doschester tersebut.

5. Penalti Kontroversial

Wasit bernama Robert Hoyzer menjadi salah satu contoh kelam dari tugas sang pengadil dalam sepak bola.

Betapa tidak, dalam laga lawan Hamburg vs Padeborn pada 2004, Robert Hoyzer memberikan hadiah penalti kontroversial kepada Padeborn.

Wasit Robert Hoyzer yang terlibat skandal pengaturan hasil.
Wasit Robert Hoyzer yang terlibat skandal pengaturan hasil. (Twitter/Footyfans)

Tidak hanya itu, dia mengusir pemain Hamburg, Emile Mpenza karena dinilai terlalu keras dalam protes.

Diketahui kemudian bahwa sang wasit menerima 2 juta euro dan dia ditetapkan terlibat dalam match fixing.

4. Wasit dan Mussolini di Piala Dunia 1934

Piala Dunia 1934 ternyata penuh dengan kontroversi. Italia sebagai tuan rumah dan ketika itu negeri ini di bawah rezim Benito Mussolini.

Il Duce berkuasa bahkan hingga ke soal teknis. Untuk setiap pertandingan Italia, dia sendiri yang memilih wasitnya.

Dan, bahkan, sebelum laga digulirkan, dia mengadakan pertemuan dulu dengan wasit. Ini pula tampaknya yang membuat sejumlah laga Italia dipenuhi kontroversi.

Dalam laga semifinal contohnya, wasit pemimpin pertandingan pun sampai memotong arah bola timnas Austria dan bahkan ikut menanduk bola (mengantisipasi) tandukan Austria. Italia pun menang di laga itu.

3. Gol Ball Boy

Keanehan terjadi dalam kompetisi FPF di Brasil pada 2006 silam di Sao Paolo mempertemukan Atletico Sorocaba vs Santacruzense.

Atletico Sorocaba sudah dalam posisi unggul 1-0 jelang laga akan berakhir (menit ke-89). Kemudian, pemain Santacruzense kemudian melepaskan tembakan.

Bola melenceng dari gawang. Seorang ball boy kemudian menngambil bola tersebut dan kemudian dengan kakinya memasukkan bola tersebut ke gawang.

Momen itu terjadi ketika wasit dalam posisi telah membalikkan badannya. Namun, entah mengapa, wasit kemudian menyatakan bahwa Santacruzense telah menyamakan kedudukan, 1-1.

2. Kontroversi Bryan Moreno

Di posisi kedua ada Bryan Moreno, wasit asal Ekuador. Namanya menjadi sangat dikenal karena sejumlah keputusan kontroversial yang dibuat dalam laga Korea Selatan vs Italia.

Momen itu terjadi di Piala Dunia 2002 silam ketika Korea Selatan bersama Jepang sebagai tuan rumah.

Dalam kedudukan 1-1, Italia berhasil mencetak gol di babak perpanjangan waktu. Namun, Bryan Moreno menyatakan offside dan menganulir gol tersebut.

Terbukti kemudian bahwa gol tersebut seharusnya sah (tidak offside). Bryan Moreno juga kemudian memberikan kartu merah kepada Francesco Totti yang dinilai diving, padahal tidak.

1. Piala Dunia Wanita 2011

Peristiwanya terjadi dalam Piala Dunia Wanita 2011 yag digelar d Australia. Momennya terjadi dalam laga kedua fase grup antara timnas Australia lawan Equatorial Guinea.

Tepatnya dalam serangan timnas Australia, saat bola terpental setelah mengenai tiang.

Yang menarik, bola tersebut mengarah kepada pemain Equatorial Guinea.

Bukan hanya mengenai atau menyentuh pemain tersebut melainkan juga sang pemain sempat memegang bola dengan kedua tangannya untuk beberapa detik.

Ironisnya wasit pemimpin pertandingan ketika itu pula menyatakan permainan dilanjutkan seolah tidak terjadi apa-apa. Beruntung, insiden itu tidak memengaruhi hasil karena Australia menang 3-2.

Berita Bola Internasional Lainnya

Hentikan Pertandingan Piala Afrika di Menit ke-85, Ternyata Wasit Dilarikan ke Rumah Sakit

Kejadian Wasit Tiup Peluit Akhir Lebih Cepat di Piala Afrika 2021 Bukan Pertama Kalinya

  • Sumber: The Sportster
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Kamis, 13 Januari 2022

    Wasit Buat Keputusan Kontroversial di Piala Afrika 2021, Akhiri Laga pada Menit Ke-85

    Wasit asal Zambia, Janny Sikazwe, membuat dua kali keputusan kontroversial saat mengakhiri laga pada menit ke-85 dan kemudian 89.

    Bola Internasional

    Kamis, 13 Januari 2022

    Ini Yang Terjadi, Jika Blunder Wasit Piala Afrika Dilakukan di 5 Laga Ikonik

    Berandai-andai. Jika blunder wasit Janny Sikazwe dilakukan di lima partai ikonik ini, apa yang akan terjadi?

    Dunia

    Kamis, 13 Januari 2022

    Wasit Tiup Peluit Akhir Lebih Cepat di Piala Afrika 2021 Pernah Tersandung Kasus Korupsi

    Sikazwe juga pernah melakukan blunder hingga berujung skorsing karena dituding melakukan k´╗┐orupsi.

    Terbaru

    Liga Inggris

    Kamis, 27 Januari 2022

    Setelah Lukaku, Giliran Christian Pulisic "Keluhkan" Kepemimpinan Tuchel di Chelsea

    Christian Pulisic menjadi pemain teranyar yang mengakui mengalami kesulitan bermain di Chelsea sejak Thomas Tuchel datang.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Alasan Lionel Messi Tak Dipanggil ke Timnas Argentina

    Albiceleste telah dipastikan lolos ke Qatar, sementara La Pulga dalam pemulihan pasca-Covid-19.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Jelang Ekuador vs Brasil, Casemiro Minta Publik Bersabar dengan Vinicius Junior

    Vinicius Junior berpeluang unjuk gigi saat Brasil bertemu Ekuador di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Liga Inggris

    Kamis, 27 Januari 2022

    Manchester United Terkesan dengan Ralf Rangnick, Bisa Diangkat sebagai Pelatih Tetap

    Ralf Rangnick memiliki rapor yang bagus sebagai pelatih sementara Manchester United.

    Dunia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Prediksi Ekuador vs Brasil: Selecao Waspadai Ambisi La Tri

    Brasil punya misi mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 saat tandang ke Ekuador.

    Liga Spanyol

    Kamis, 27 Januari 2022

    Alvaro Morata Sudah di Kota Madrid tapi Belum Tahu soal Masa Depannya

    Alvaro Morata sudah berada di Kota Madrid, kemungkinan untuk membahas rencana transfernya ke Barcelona.

    Liga Inggris

    Kamis, 27 Januari 2022

    Roberto Mancini Masuk Radar Manchester United

    Fabrizio Romano mengklaim Mancini tertarik kembali ke Liga Inggris, setelah hampir sedekade pergi.

    Liga Italia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Negosiasi Gagal Total, Diego Costa Batal Gabung ke Salernitana

    Beberapa laporan mengklaim Salernitana tidak akan menandatangani Diego Costa. Juru kunci Liga Italia itu tidak yakin dengan kebugaran dan motivasi sang pemain.

    Liga Italia

    Kamis, 27 Januari 2022

    Selangkah Lagi ke Juventus, Dusan Vlahovic Dapat Ancaman Pembunuhan

    Fans Fiorentina marah dan mengancam akan membunuh Dusan Vlahovic setelah mengetahui sang pemain akan hijrah ke Juventus.

    Liga Spanyol

    Kamis, 27 Januari 2022

    VIDEO: Mengintip Kiper Real Madrid Pemanasan sebelum Bertanding

    Cuplikan aksi-aksi dua kiper Real Madrid jelang tampil dalam sebuah pertandingan.
    X